Anak Mona Ratuliu Makin Jago Dance, ini 5 Manfaat Dance Bareng Anak

Nala sering membuat konten dance bareng sang Papa lho!

22 Juli 2021

Anak Mona Ratuliu Makin Jago Dance, ini 5 Manfaat Dance Bareng Anak
Instagram.com/nala.kania

Demam dance TikTok kini tengah melanda berbagai kalangan, termasuk anak muda hingga orang dewasa. Salah satunya adalah putri ketiga dari pasangan Mona Ratuliu dan Indra Brasco, Syanala Kania Salsabila.

Dalam beberapa konten di media sosialnya, Syanala atau yang akrab disapa dengan Nala, ternyata semakin fasih melakukan berbagai dance yang tengah viral di TikTok. Menariknya, ia tidak sendiri, Nala juga mengajak sang Papa untuk dance bersama lho!

Namun, membuat konten dance bersama anak ternyata memiliki beragam manfaat, terutama untuk kesehatan fisik, emosional, dan mental. Lantas apa saja manfaat membuat konten dance bersama anak?

Simak beberapa informasinya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini ya!

1. Meningkatkan ketangkasan dan kebugaran fisik

1. Meningkatkan ketangkasan kebugaran fisik
Freepik

Tak sedikit anak yang jarang melakukan aktivitas fisik karena dianggap melelahkan atau tidak menyenangkan. Namun jika Mama mengajak anak untuk membuat konten dance, terutama yang sedang viral, mungkin anak langsung tertarik dan mencobanya.

Menari dapat membantu meningkatkan tonus otot, fleksibilitas, dan stamina. Mengonsumsi makanan seimbang penting untuk kesehatan anak, namun kebugaran fisik juga penting untuk anak-anak di usia muda.

Ketika anak lebih aktif secara fisik, ia lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam kegiatan fisik seperti olahraga. Menari juga dapat membantu postur dan keseimbangan anak, mencegah terbentuknya kebiasaan buruk yang dapat permanen di masa dewasa.

Untuk anak-anak dengan energi tak terbatas, membuat konten dance menawarkan pelepasan fisik untuk melepaskan kegembiraan yang terpendam.

Editors' Picks

2. Membantu kesejahteraan emosional anak

2. Membantu kesejahteraan emosional anak
Pexels/RODNAE Productions

Ketika anak berpartisipasi dalam pembuatan konten dance dan meningkatkan kebugaran fisik, ia mungkin merasa lebih positif secara emosional dan mental. Saat melakiukan aktivitas fisik, anak melepaskan zat kimia yang disebut endorfin, yang memicu perasaan positif.

Dance juga mendorong anak untuk melepaskan hambatan dan membangun kepercayaan diri. Hal ini yang membuat menari dapat membantu anak mengembangkan citra diri yang lebih positif, yang sangat penting bagi anak-anak.

Untuk menampilkan tarian yang baik, anak membutuhkan tingkat fokus dan latihan tertentu. Ketika anak belajar untuk memfokuskan gerakannya, ia dapat mengontrol energi emosional, dan berlatih untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi.

Bahkan keterampilan ini akan membantu kesejahteraan emosionalnya di bidang akademik juga.

3. Meningkatkan keterampilan sosialisasinya

3. Meningkatkan keterampilan sosialisasinya
Freepik

Ketika menari bersama anak, ini membutuhkan kerja tim, kesabaran, dan persekutuan yang baik. Anak akan belajar bagaimana bergerak dalam kelompok dan sinkronisasi. Tak hanya itu, menari juga akan mengajari nilai kerjasama untuk mencapai tujuan.

Dengan keterampilan ini, anak akan meningkatkan sosialisasinya. Jika anak pemalu, menari adalah cara yang bermanfaat untuk membangun kepercayaan dan keterbukaan. Kegiatan ini dapat membantu anak mama keluar dari "cangkangnya", mengembangkan harga diri, dan meningkatkan keterampilan komunikasi.

4. Memicu kreativitas anak

4. Memicu kreativitas anak
Freepik

Saat Mama dan anak belajar koreografi baru, anak juga belajar bagaimana menggerakkan tubuhnya dan mengekspresikan wajahnya. Berbagai bentuk dance yang viral mungkin juga memperkenalkan anak pada berbagai bentuk gerakan.

Hasilnya, anak mungkin terinspirasi untuk membuat gerakannya sendiri dan mengekspresikan kreativitasnya lebih jauh.

Tak jarang, tarian juga dapat mengarahkan anak untuk menemukan kegiatan kreatif lainnya seperti seni, musik, atau teater. Anak akan terinspirasi untuk berpikir dan bergerak di luar kotak, membuka imajinasi, dan menjelajahi dunia baru yang kreatif.

5. Memperkuat kemampuan kognitif

5. Memperkuat kemampuan kognitif
Freepik/Pch.vector

Ketika Mama dan anak melakukan dance bersama, ada berapa gerakan yang perlu dihafalkan? Hal ini tentu tidak mudah di awalnya. Namun ketika dijadikan rutinitas bersama, menari dapat membangun fokus, konsentrasi, memori, dan pengenalan pola pada anak.

Bahkan dapat mengajarkan pemecahan masalah dan inovasi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, setelah anak cukup nyaman untuk bereksperimen, ia mungkin akan mulai membuat koreografi karyanya sendiri.

Untuk menambah motivasi Mama dan anak dalam membuat konten dance bersama, coba yuk lihat video Nala yang menari bersama Papa Indra Brasco di bawah ini!

Nah itulah beberapa manfaat dance bersama orangtua bagi anak-anak. Ketika mengajak anak melakukan dance yang viral bersama, mungkin Mama merasa bahwa itu adalah cara mengajak anak bersenang-senang, tanpa mengetahui ada banyak manfaat positif didalamnya.

Gimana Ma, tertarik mengajak anak untuk menari?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.