10 Cara Belajar Main Skateboard untuk Anak agar Tetap Aktif

Lakukan langkah-langkah ini untuk memastikan anak belajar skateboard dengan aman

16 November 2021

10 Cara Belajar Main Skateboard Anak agar Tetap Aktif
Freepik/Hanna Di

Skateboarding adalah salah satu olahraga jalanan atau street sport yang paling populer dan ikonik di kalangan kaum muda. Skateboarding juga menjadi cara yang menyenangkan dan aktif untuk menghabiskan waktu di luar.

Olahraga dengan papan ini bukan hanya latihan seluruh tubuh yang hebat, tetapi juga membantu membangun kekuatan inti, keseimbangan, dan kepercayaan diri pada anak-anak. Selain menyenangkan untuk disaksikan, skateboarding adalah kegiatan menyenangkan untuk diikuti oleh anak-anak.

Apakah Mama tertarik untuk mengajarkan anak bermain skateboard?

Tepat sekali karena Popmama.com telah menyiapkan 10 cara belajar main skateboard untuk anak agar tetap aktif. Yuk simak langkah-langkahnya!

1. Gunakan alas kaki yang sesuai

1. Gunakan alas kaki sesuai
Freepik/user26142724

Sepatu untuk skateboard biasanya dijual dalam beberapa merek, mereka memiliki sisi yang kokoh dan dasar yang rata, cocok untuk mencengkeram papan.

Meskipun anak bisa meluncur dengan sepatu kets biasa, akan jauh lebih mudah untuk bermanuver di sekitar papan dengan menggunakan sepatu skate. Jangan pernah membiarkan anak mencoba berseluncur dengan sandal jepit, karena mudah terlepas saat berseluncur.

Anak harus bisa menggerakkan kakinya dengan mudah dan merasa nyaman. Tanpa sepatu yang tepat, anak dapat melukai pergelangan kakinya dengan mudah dan lebih mungkin untuk jatuh.

2. Memiliki skateboard yang tepat untuk usia dan ukuran anak

2. Memiliki skateboard tepat usia ukuran anak
Freepik/chachamps

Saat memilih skateboard untuk pengendara baru, Mama harus mempertimbangkan usia dan ukuran anak, karena selain gaya skateboard yang berbeda, ada juga ukuran yang berbeda. Jika anak memulai skateboarding di usia balita atau awal usia sekolah dasar, bisa dimulai dari papan mini.

Ini adalah ukuran yang jauh lebih kecil dan terbaik untuk kaki kecil skater muda. Setelah anak-anak sedikit lebih besar, ia dapat menangani papan yang lebih besar.

Skateboard bisa murah atau mahal dan tersedia dalam berbagai ukuran dan gaya. Dua yang paling dasar adalah skateboard klasik biasa dan longboard. Penting untuk mengunjungi toko skate lokal atau situs web skating untuk melihat beberapa pilihan yang terjangkau.

3. Dapatkan perlengkapan keselamatan yang sesuai

3. Dapatkan perlengkapan keselamatan sesuai
Freepik/user26142724

Ketika anak mama pertama kali mulai belajar skate, ketahuilah bahwa ia pasti akan jatuh, atau mungkin banyak. Sehingga pertimbangkan untuk memiliki peralatan keselamatan seperti helm, bantalan lutut, dan bantalan siku untuk melindungi anak dari jatuh dan kecelakaan.

Ini sangat penting untuk pemula, terlebih lagi ketika anak mulai belajar bermain skate di jalan beraspal.

Pastikan untuk mendapatkan helm yang pas dengan kepala anak. Sebelum pergi ke toko, gunakan pita pengukur untuk mengukur lingkar kepala anak, tepat di atas alisnya, kemudian belilah helm yang pas.

Sangat penting untuk melindungi diri Anda dari cedera kepala yang serius.

4. Temukan tempat yang tepat untuk berseluncur

4. Temukan tempat tepat berseluncur
Freepik/A3pfamily

Lantai, jalan beton atau tempat parkir adalah tempat yang baik untuk membuat anak mulai merasa nyaman di papan. Selanjutnya pastikan tidak ada yang menghalangi jalan dan waspadalah terhadap retakan, batu lepas, dan lubang.

Meluncur di atas kerikil kecil juga dapat menyebabkan banyak kecelakaan, terutama dengan roda yang keras.

Saat anak baru memulai, ia bisa berlatih menyeimbangkan diri di rumput atau karpet terlebih dahulu agar skateboard tidak berguling ke mana-mana.

Hindari menggunakan skatepark atau taman untuk bermain skateboard. Ini adalah tempat yang bagus untuk bermain skate setelah anak mendapatkan pengalaman. Namun ada satu skatepark di area dekat rumah, menyaksikan beberapa skaters adalah cara tepat untuk belajar.

Editors' Picks

5. Berdiri di skateboard dengan benar

5. Berdiri skateboard benar
Freepik

Letakkan skateboard rata di tanah dan berdiri di atasnya untuk belajar menempatkan kaki dengan benar, dan mendapatkan keseimbangan tanpa jatuh. Berdirilah dengan kaki menyamping papan, biarkan kaki berbaris.

Anak bisa menggunakan kaki kiri ke depan dan kaki kanan di belakang, dengan posisi ini berarti anak akan menggunakan kaki kanan untuk mendorong.

Sebaliknya, anak juga bisa menggunakan kaki kanan di depan dan kiri di belakang. Dengan posisi ini berarti anak akan menggunakan kaki kiri untuk mendorong.

Dengan kaki yang berada di posisi mendororng, goyangkan sedikit skateboard ke depan dan ke belakang untuk melihat bagaimana roda bergerak dan seberapa besar dorongan yang anak dapatkan untuk merasa nyaman.

6. Dorong papan dengan sangat lembut dan letakkan kedua kaki di papan

6. Dorong papan sangat lembut letakkan kedua kaki papan
Freepik/ArthurHidden

Letakan kaki depan sedikit lebih lurus dengan papan, bukan menyamping di papan. Gunakan kaki yang digunakan untuk mendorong, agar bisa mendorong skateboard dengan lembut, berjalan sangat lambat pada awalnya.

Tentu Mama tidak ingin anak mengalami kecelakaan hanya karena melaju terlalu cepat sebelum ia siap, bukan?

Setelah anak mendapatkan keseimbangan, berlatihlah meletakkan kaki belakang di bagian belakang papan, tepat di depan ekor melengkung. Dapatkan keseimbangan dan kendarai skateboard dengan menekuk lutut untuk menjaga keseimbangan.

Mama juga bisa mengarahkan anak pada berbagai posisi yang nyaman, seperti mendorong dengan kaki depan, dan mengendarai dengan kaki belakang. Walaupun bisa, ini mungkin akan menghalangi anak nantinya, dan akan menjadi gerakan yang canggung untuk mengayunkan kaki depan.

Jika anak lebih nyaman menggunakan teknik ini, cobalah mengganti posisi kaki seperti di tips sebelumnya.

7. Lenturkan pergelangan kaki dan pindahkan berat badan untuk berbelok

7. Lenturkan pergelangan kaki pindahkan berat badan berbelok
Freepik/user26142724

Setelah anak mama sudah terbiasa mendorong dan mengendarai skateboard berjalan lurus, coba putar papan dengan lembut dengan menggeser berat badan.

Berkendara dengan lutut tertekuk, dan menjaga agar pusat gravitasi tetap rendah ke tanah. Kemudian, geser berat badan ke depan untuk berbelok ke kanan, dan putar pergelangan kaki ke belakang untuk berbelok ke kiri.

Bergantung pada skateboard yang dimiliki, anak mungkin hanya perlu memindahkan beban dengan sangat pelan, atau sangat membungkuk. 

Namun jika anak kesulitan menyeimbangkan atau jatuh saat berputar, pindahkan berat tubuh bagian atas ke arah yang berlawanan. Yang terpenting adalah bagaimana kaki dapat membelokkan arah papan sehingga mampu melakukan belokan.

8. Turunkan kaki untuk berhenti

8. Turunkan kaki berhenti
Freepik/ArthurHidden

Untuk berhenti, anak cukup meletakkan kaki yang berfungsi untuk mendorong, ke bawah ketika untuk memperlambat atau menghentikan skateboard.

Namun, jangan menapakkan kaki dengan keras jika sedang berada di kecepatan tinggi. Mulailah dengan menyeret ringan dan seret lebih keras untuk memperlambat kecepatan. 

Anak juga dapat menggeser berat badan ke belakang dan mengikis roda belakang ke tanah jika ingin berhenti. Beberapa papan panjang memiliki bantalan "rem" plastik di sepanjang bibir belakang papan. Ini biasanya sedikit lebih sulit, dan akan mengikis bagian belakang papan.

9. Saat sudah nyaman, cobalah untuk menukar posisi kaki

9. Saat sudah nyaman, cobalah menukar posisi kaki
Freepik/ArthurHidden

Setelah anak merasa sangat nyaman dengan mengendarai skateboardnya, cobalah beralih dengan kaki belakang pindah ke depan dan kaki depan pindah ke belakang.

Cara ini dapat mengajarkan anak untuk menjadi skater yang benar-benar mahir, ia akan belajar meluncur dengan nyaman dari kedua arah.

Selain itu, dengan mempelajari cara bertukar tempat ini akan sangat berguna ketika anak akan mencoba sejumlah jenis trik skateboard yang berbeda.

10. Belajar jatuh dengan benar

10. Belajar jatuh benar
Freepik/user26142724

Terakhir yang tak kalah penting, adalah mempelajari bagaimana jatuh dengan benar dan aman. Tak dapat dipungkiri bahwa semua skater jatuh lebih awal dan sering, karena ini adalah bagian dari belajar skateboard.

Sangat penting untuk memakai perlengkapan keselamatan yang tepat setiap saat, dan belajar jatuh dengan benar.

Untuk menjaga anak dari cedera yang lebih serius daripada goresan dan memar, Mama dapat mengajari anak beberapa trik kecil untuk menjaga dirinya agar tetap aman, dengan beberapa teknik jatuh berikut ini:

  • Rentangkan tangan dengan luwes. Jika anak memaksa untuk menahan tubuh agar tidak jatuh, maka ini bisa mengakibatkan patah pergelangan tangan dan pergelangan kaki lebih serius.
  • Gulingkan tubuh setiap kali terjatuh. Ini mungkin menyebabkan goresan, tetapi ini akan kurang menyakitkan daripada jatuh di satu posisi dengan kencang.
  • Lompat dari papan jika melihat sesuatu yang buruk. Jika anak dalam posisi terlalu cepat dan tidak bisa mengendalikan papan, lompat dan mendaratlah dengan kaki, atau berguling ke rumput. Jangan menempel pada papan yang kehilangan kendali.

Nah itulah beberapa cara belajar main skateboard untuk anak agar tetap aktif. Belajar bermain skateboard membutuhkan banyak latihan, sehingga berikan semangat pada anak setiap kali ia mencoba menguasai satu langkah atau pun saat terjatuh.

Jadikan kegiatan ini sebagai cara mengajak anak untuk lebih sering menghabiskan waktu dengan beraktivitas fisik, dan menggunakan cara yang ia sukai

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.