5 Macam Nutrisi yang Dapat Menjaga Kesehatan Mata Anak

Mulai sajikan makanan dengan kandungan di bawah ini agar mata anak tetap sehat ya Ma!

25 September 2020

5 Macam Nutrisi Dapat Menjaga Kesehatan Mata Anak
Freepik/Javi_indy

Mata merupakan organ tubuh yang paling banyak bekerja selama anak tidak tertidur. Semakin bertambahnya usia anak, maka penurunan fungsi mata akan terjadi. Semakin sibuk mata menjalankan perannya, potensi rusak atau sakit juga akan lebih besar.

Menurut riset National Eye Institute, pola makan anak yang buruk juga menjadi salah satu faktor terbesar penyebab penurunan daya penglihatan karena usia.

Kemudian juga penggunaan gadget seperti handphone dan laptop juga berdampak pada kesehatan mata anak.

Namun, sakit atau kerusakan jaringan di mata anak dapat Mama cegah dengan berbagai cara, termasuk salah satu diantaranya adalah dengan memberikan asupan gizi yang cukup. Lalu nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh mata agar tetap maksimal?

Berikut ini Popmama.com telah menyiapkan rangkumannya untuk Mama di bawah ini.

Yuk simak Ma, 5 nutrisi yang dapat menjaga kesehatan mata anak!

1. Lutein

1. Lutein
Freepik/Spams

Lutein merupakan nutrisi yang mengandung antioksidan dan anti peradangan. Kandungan lutein terdapat di kuning telur, sayuran berwarna oranye seperti wortel, dan buah-buahan, dan citrus.

Hasil riset Harvard University menyatakan bahwa lutein yang dikonsumsi 6mg/hari dapat menurunkan risiko macular degenartion atau penurunan daya penglihatan hingga 43 persen.

Nah jadi tidak ada salahnya jika Mama mulai rajin menyajikan makanan yang mengandung lutein secara konsisten sejak dini agar kesehatan mata anak dapat terjaga hingga usia dewasa.

Editors' Picks

2. Vitamin A

2. Vitamin A
Freepik/topntp26

Vitamin A identik dengan vitamin mata, bahan makanan yang mengandung Vitamin A ada di sayur atau buah yang berwarna merah dan oranye, seperti tomat dan wortel.

Kandungan antioksidan di dalamnya juga dapat memperlambat proses kerusakan saraf pada mata anak.

Riset dari American Academy of Ophtalmology menyatakan bahwa Vitamin A dibutuhkan dalam jumlah yang memadai, untuk mencegah anak terkena rabun senja. Itulah sebabnya, Vitamin A juga penting anak konsumsi secara konsisten.

3. Vitamin C

3. Vitamin C
freepik.com/pablesku

Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan anak. Vitamin C juga merupakan nutrisi yang larut dalam air dan berperan untuk menjaga sistem imun anak.

Selain itu, Vitamin C juga bisa mengurangi risiko anak terkena katarak. Terdapat berbagai macam sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, kiwi, mangga, nanas, pisang, dan masih banyak lagi.

Jika Mama tidak sempat membeli buah-buahan Vitamin C, Mama juga bisa memilih sumplemen tambahan sebagai sumber asupan Vitamin C untuk anak. Namun tentu dosisnya perlu disesuaikan dengan usia anak ya Ma!

4. Vitamin E

4. Vitamin E
Freepik/pichitkamsing

Vitamin E juga digunakan untuk menjaga kesehatan mata anak, karena di dalamnya mengandung antioksidan. Umumnya, Vitamin E dikombinasikan dengan Vitamin C untuk mendapatkan khasiat yang maksimal.

Berbeda dengan Vitamin C, Vitamin E cenderung larut dalam lemak. Agar anak mendapatkan sumber Vitamin C, Mama bisa menyajikan kacang almond, alpukat, brokoli, bayam, dan sebagainya.

Jika anak tidak menyukai sayur-sayuran, bahan makanan yang mengandung Vitamin E tersebut juga bisa Mama temukan pada suplemen yang dijual di apotek-apotek.

5. Omega-3

5. Omega-3
Pixabay/congerdesign

Omega-3 kebanyakan berasal dari ikan dan biji chia. Kandungan nutrisi Omega-3 dapat mencegah peradangan pada mata atau bagian tubuh lainnya.

Peradangan mata yang menyebabkan timbulnya rasa sakit, bengkak, dan berujung pada penyakit mata lainnya seperti katarak.

Nah itulah macam-macam nutrisi yang dibutuhkan oleh mata anak agar tetap sehat, jangan lupa untuk konsisten menyajikan salah satunya setiap hari agar kesehatan mata anak terjaga ya Ma. Semoga informasinya bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.