Kesehatan mental telah menjadi topik yang semakin penting bagi orangtua dan anak-anak selama dekade terakhir, terutama mengingat peristiwa baru-baru ini di seluruh dunia, mulai dari pandemi Covid-19 hingga kekerasan yang terjadi di Indonesia maupun dunia.
Meskipun Mama sering melihat anak-anak lebih banyak tertawa daripada orang dewasa dan menganggap mereka hanya menikmati hidup, ada kalanya anak-anak mengalami kondisi kesehatan mental yang umum, seperti kecemasan atau depresi.
Untungnya, ada cara di mana Mama dapat menggunakan cerita anak-anak, seperti "Winnie the Pooh," untuk membantu anak mengenal dan memberi label pada apa yang ia rasakan. Sehingga Mama dapat mencegah gangguan kesehatan mental pada anak sejak usia dini.
Sebuah penelitian dalam Canadian Medical Association Journal (CMAJ) di tahun 2000, menguraikan hubungan antara setiap karakter "Winnie the Pooh" dan penyakit mental. Berikut Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya di bawah ini!
