onlypassionatecuriosity.com
Setelah mengetahui mengenai penjelasan rantai makanan, sekarang kita akan membahas beberapa contoh dari rantai makanan pada beragam ekosistem yang berbeda.
Pada ekosistem sawah, padi merupakan tanaman yang banyak ditanam dan tumbuh di sana, maka ia berperan sebagai produsen. Sebagai konsumen tingkat 1 terdapat belalang yang akan langsung memakan padi di sawah.
Di atasnya terdapat katak sebagai konsumen tingkat 2 yang akan memakan belalang, lalu ular sebagai konsumen tingkat 3 yang akan memangsa katak. Lalu zat-zat dan bakteri pengurai sebagai pengurai.
Alur berjalannya ekosistem sawah ini juga dipengaruhi unsur-unsur abiotik, seperti suhu yang mendukung pertumbuhan padi, kondisi air, luasnya sawah, dan lain-lain.
Ada pula alur rantai makanan ekosistem sawah secara singkat adalah sebagai berikut:
Padi - Belalang - Katak - Ular - pengurai atau dekomposer.
Berbeda dari ekosistem sawah, pada ekosistem laut mahluk hidup yang menjadi produsen ialah fitoplankton, yaitu plankton yang dapat menghasilkan makanannya sendiri.
Fitoplankton kemudian akan dikonsumsi oleh zooplankton sebagai konsumen tingkat 1. Lalu zooplankton kemudian dimakan oleh ikan kecil seperti sarden atau makarel sebagai konsumen tingkat 2. Sebagai konsumen tingkat 3 terdapat ikan besar seperti hiu dan tuna.
Sebagai pengurai terdapat cacing laut, bakterioplankton, dan bintang laut yang beperan menguraikan konsumen tingkat 3 menjadi zat yang dibutuhkan oleh produsen.
Seperti pada ekositem sawah, unsur abiotik seperti suhu air laut, kedalaman air laut, ataupun sampah yang mencermari laut dapat mempengaruhi rantai makanan ini.
Ada pula alur rantai makanan ekosistem laut secara singkat adalah sebagai berikut:
Fitoplankton → zooplankton → ikan sarden → ikan tuna → cacing laut (pengurai)