TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

17 Cara Melatih Anak Fokus yang Bisa Diterapkan Orangtua

Untuk melatih fokus anak, pastikan Mama telah menerapkan pola hidup seimbang padanya ya

18 September 2022

17 Cara Melatih Anak Fokus Bisa Diterapkan Orangtua
Freepik

Pernahkah Mama mendapati anak yang sulit berkonsentrasi atau kurang fokus saat belajar atau diajak bicara? Jika kondisi ini sering dialami anak, tak sedikit dari Mama mungkin merasa khawatir akan permasalahan tersebut, bukan?

Sebelum mengatasi kekhwatiran tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa anak yang kerap kehilangan fokus biasanya sering terjadi karena pola pikir mereka yang cenderung ingin bermain atau mudah teralihkan oleh sesuatu.

Namun, ada pula kondisi medis yang menjadi penyebab anak sulit fokus atau berkonsentrasi, seperti misalnya  mengidap gangguan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), gangguan kognitif, gangguan mental (depresi dan kecemasan), riwayat cedera kepala, serta gangguan penglihatan.

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut dan mengembalikan fokus anak, kali ini Popmama.com akan merangkum beberapa cara melatih anak fokus yang bisa orangtua terapkan di rumah. 

1. Beri makanan bergizi seimbang

1. Beri makanan bergizi seimbang
Freepik

Cara melatih anak fokus yang pertama adalah dengan memerhatikan pola makan anak di rumah. Perlu diketahui bahwa anak yang kekurangan nutrisi bisa menjadi pemicu hilangnya fokus dan konsentrasi. Itulah mengapa setiap pagi anak perlu mengawali harinya dengan sarapan bergizi.

Ada pun sumber makanan bergizi seimbang yang bisa dikonsumsi anak seperti susu, telur, makanan yang mengandung asam lemak Omega-3 seperti ikan salmon dan minyak ikan.

2. Penuhi kebutuhan sayur dan buah

2. Penuhi kebutuhan sayur buah
Freepik/PV Producations

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak, Mama juga perlu mengimbanginya dengan memberikan sayur dan buah yang cukup untuk tubuhnya. Pasalnya, sayu dan buah-buahan menjadi yang sangat berpengaruh dalam membantu kinerja otak, Ma. Selain membantu menjaga daya tahan tubuh, sayur dan buah juga akan membuat anak terlihat lebih aktif dan cerdas. 

3. Penuhi kebutuhan cairan

3. Penuhi kebutuhan cairan
Freepik/8photo

Hal yang tak kalah penting selain memerhatikan pola makan anak adalah memenuhi kebutuhan cairan mereka. Seperti diketahui, otak manusia terdiri dari 75% air, sehingga saat anak kekurangan cairan dan elektrolit bisa memengaruhi sel saraf dan performa kognitif. Sel saraf inilah yang akan mengganggu anak menjadi sulit berkonsentrasi atau fokus pada sesuatu. Pastikan kebutuhan cairannya tercukupi ya, Ma.

4. Kurangi asupan gula

4. Kurangi asupan gula
Freepik/Racool Studio

Anak yang terlalu aktif dan berenergi juga bisa jadi pemicu lain hilangnya fokus atau konsentrasi. Biasanya anak seperti ini terlalu banyak mengonsumsi gula. Sebab asupan gula dapat memicu anak menjadi lebih berenergi. Selain bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi, asupan gula berlebih juga tidak baik dan bisa membahayakan kesehatan anak secara menyeluruh, Ma. 

5. Perhatikan pola tidur anak

5. Perhatikan pola tidur anak
Freepik/Jcomp

Cara melatih anak fokus yang berikutnya adalah dengan tetap memerhatikan pola tidur anak. Pastikan anak mendapat tidur yang berkualitas setiap harinya. Sebab anak yang kekurangan istirahat, biasanya ini menjadi pemicu lain hilangnya fokus mereka akan sesuatu. Terlebih lagi ketika mereka di sekolah, kondisi anak yang mengantuk bisa membuat mereka lebih sulit berkonsentrasi, Ma. Jadi, perhatikan jam tidur anak setiap hari ya!

6. Memahami metode belajar anak

6. Memahami metode belajar anak
Pexels/Yan Krukov

Saat anak sedang belajar atau mengerjakan tugas sekolahnya di rumah, Mama bisa memerhatikan dan memahami metode belajar yang mereka gunakan setiap harinya. Jika dirasa kurang dalam meningkatkan konsentrasi anak belajar, Mama bisa mencoba beberapa metode lain seperti auditori, sensori, visual, dan kinestetik. Hal yang utama, pastikan anak menyukai metode belajar yang mereka terapkan ya, Ma.

7. Beri tugas harian

7. Beri tugas harian
Freepik/Tirachardz

Tak hanya mengerjakan tugas sekolah mereka sebagai kewajiban yang harus mereka kerjakan, Mama juga bisa mencoba memberikan tugas harian pada anak sesuai dengan jenis usianya. Misalnya melakukan pekerjaan sehari-hari di rumah yang dapat mengasah kemampuan untuk menjadi lebih disiplin dan meningkatkan konsentrasi.

Mama bisa mengajak anak mengerjakan pekerjaan rumah seperti membereskan kamarnya sendiri, merapikan bekas mainan yang digunakan, membantu menyiram tanaman, atau kegiatan lain yang sesuai usia mereka.

Editors' Picks

8. Buat deadline tugas

8. Buat deadline tugas
Freepik/Jcomp

Sama seperti di sekolah, saat di rumah pun Mama bisa mencoba menerapkan sistem batasan waktu atau deadline pada anak. Misalnya saat Mama memberikan tugas kepada mereka, cobalah berikan batas waktu agar anak menjadi lebih fokus dan terpacu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Cara ini juga menjadi kebiasaan baik agar anak mama tidak menunda pekerjaan yang harus diselesaikan.

9. Atur suasana ruang belajar

9. Atur suasana ruang belajar
freepik/tirachardz

Selanjutnya cara melatih anak fokus yang bisa Mama terapkan adalah dengan mengatur suasana ruang belajar mereka. Selain memahami metode belajar anak, pastikan juga anak memiliki suasana yang tenang untuk bisa berkonsentrasi. Buatlah ruang belajar mereka menjadi tempat yang setenang dan senyaman mungkin untuk digunakan. Dengan begitu, anak pun akan kembali fokus untuk belajar.

10. Belajar dengan suasana baru

10. Belajar suasana baru
Freepik/pch.vector

Anak yang hilang fokus atau sulit berkonsentrasi biasanya juga bisa terjadi karena merasa bosan dan monoton dengan suasana belajar yang itu-itu saja. Nah, untuk itu cobalah sesekali mengajak anak untuk belajar dengan suasana yang berbeda. Misalnya belajar di ruang terbuka yang asri dan menyejukan. Para penelitian pun telah menunjukkan bahwa melihat pepohonan atau daun hijau mampu membuat konsentrasi kembali meningkat. Sudah pernah coba, Ma?

11. Disiplin rutinitas

11. Disiplin rutinitas
Pexels/Ketut Subiyanto

Sejak kecil, anak perlu diajarkan membuat rutinitas harian sendiri agar mereka bisa mengatur jadwal kapan harus bermain dan kapan harus belajar. Nyatanya, adanya rutinitas ini juga bisa lho dimanfaatkan untuk kembali meningkatkan konsentrasi anak karena semuanya telah terjadwal.

Dengan melakukan disiplin rutinitas, anak pun merasa lebih aman dan nyaman untuk melakukan kegiatan yang sama di waktu yang sama. Ini bisa menjadi cara melatih fokus anak karena terbiasa membangun kebiasaan yang baik.

12. Buat permainan mengasah otak

12. Buat permainan mengasah otak
Freepik/jcomp

Seperti dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab anak kehilangan fokus adalah karena mreka teralihkan dengan suasana bermain. Hal ini wajar terjadi karena sebagian besar anak masih menganggap bahwa hal yang dilakukan mereka hanyalah bermain.

Nah, untuk itu Mama bisa mencoba berbagai permainan seru yang dapat mengasah otak anak dalam meningkatkan konsentrasi mereka. Beberapa permainan yang bisa dilakukan seperti menyusun puzzle, merakit lego, bermain bongkar pasang, bermain lipat gambar, dan mainan lain yang bisa mengasah kinerja otak anak dengan cara menyenangkan.

13. Bacakan cerita

13. Bacakan cerita
Freepik/Prostooleh

14. Berolahraga

14. Berolahraga
Freepik/freepik

Cara melatih anak fokus selanjutnya yang bisa diterapkan adalah dengan mengikutsertakan anak untuk berolahraga secara rutin. Nggak harus setiap hari, usahakan anak tetap menggerakan tubuhnya dengan olahraga ringan setidaknya 3 kali dalam seminggu. 

Tak hanya memberikan manfaat yang baik untuk tubuh secara menyeluruh, olahraga juga membantu anak untuk kembali fokus dalam mengerjakan sesuatu. Ajaklah anak melakukan olahraga ringan dan cara mengatur pernapasan. Dengan mendapat oksigen yang cukup, otak pun akan semakin bekerja dengan baik.

15. Latihan mindfulness

15. Latihan mindfulness
Freepik/Pvproductions

Cara berikutnya dengan melakukan latihan mindfulness atau perhatian penuh untuk membantu meningkatkan fokus dan kemampuan belajar anak. Nggak hanya orang dewasa saja yang bisa melakukan, tetapi anak-anak juga bisa kok, Ma.

Caranya adalah dengan mengajak anak duduk tenang dan fokus pada keluar masuknya pernapasan, seperti sedang melakukan yoga. Melalui cara ini, anak pun bisa lebih tenang dan siap memulai kembali kegiatannya.

16. Mengurangi gangguan yang ada

16. Mengurangi gangguan ada
Freepik

Cara yang tak kalah penting dilakukan dalam mengembalikan fokus anak adalah dengan mengurangi gangguan yang ada. Maksudnya seperti mengurangi penggunaan televisi atau pun gadget yang kerap mengalihkan perhatian mereka. Ketika anak sedang belajar, cobalah untuk menghindari penggunaan kedua benda elektronik tersebut agar tidak memancing perhatian anak untuk bermain. Dengan begitu, anak pun bisa tetap berkonsentrasi menyelesaikan kegiatannya.

17. Berikan reward

17. Berikan reward
Freepik/prostooleh

Terakhir yang bisa Mama lakukan adalah dengan memberikan reward atau hadiah kepada anak. Jika anak berhasil melakukan konsentrasi belajar dengan sangat baik, Mama bisa memberikannya hadiah agar mereka kembali bersemangat melakukan hal serupa nantinya.

Nggak harus hadiah mahal, Mama bisa memberikan hadiah seperti pujian, makanan favoritnya, atau waktu bermain yang sangat mereka nantikan. Dengan begitu, nantinya anak juga akan kembali berusaha memperbaiki dirinya untuk lebih fokus, khususya dalam hal belajar.

Itulah beberapa cara melatih anak fokus yang bisa orangtua terapkan pada anak-anak di rumah. Agar senantiasa fokus dan berkonsentrasi dalam menyelesaikan sesuatu, yuk coba terapkan cara-cara di atas pada buah hati kita sejak dini.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk