5 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan Ketika Anak Dimusihi Temannya

Pastikan untuk memberi dukungan dan pengertian pada anak mama

26 Oktober 2021

5 Hal Bisa Orangtua Lakukan Ketika Anak Dimusihi Temannya
Pexels/Pixabay

Tak hanya orang dewasa yang seringkali menghadapi permasalahan dan berakhir saling memusuhi dengan teman sebayanya, anak-anak pun merasakan demikian, Ma.

Saat anak mendapat masalah dengan teman bermain atau teman sekolahnya, umumnya mereka akan menjadi lebih murung dan tidak bersemangat untuk keluar rumah. Tak sekadar berkelahi biasa, bisa jadi ini menjadi pemicu karena anak sedang dimusuhi oleh teman-temannya.

Jika hal ini terjadi pada anak mama, bukan tak mungkin ini membuat anak merasa sedih. Saat ia merasakan demikian, Mama pun sebagai orangtua akan merasa marah dan khawatir akan kondisi anak mama.

Alih-alih marah dan ikut membuat anak membiarkan masalahnya berlarut-larut, kali ini Popmama.com telah merangkum hal-hal yang bisa orangtua lakukan ketika anak dimusuhi oleh temannya.

Beri dukungan dan dampingi selalu ya, Ma!

1. Tenangkan diri terlebih dahulu

1. Tenangkan diri terlebih dahulu
Freepik

Saat mengetahui bahwa teman-temannya memushui anak mama, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah tenangkan diri Mama dan jangan sampai terbawa emosi.

Meski di dalam hati berpikiran apa salah si anak, serta bertanya-tanya mengapa bisa ia dimusuhi. Sebaiknya jangan sampai diluapkan ke anak ya, Ma. Sebab orang yang baik sekalipun memiliki musuh kok, Ma.

Ketika Mama emosi dan kemudian ditransfer pada anak, ini bisa jadi memicu rasa sedih atau marah padanya. Sehingga menenangkan diri adalah cara terbaik yang bisa dilakukan.

Editors' Picks

2. Dampingi anak

2. Dampingi anak
Freepik

Saat emosi Mama mulai mereda, terus dampingi anak dengan bertanya apa yang dilakukan teman-temannya serta apa yang terjadi sebelumnya sampai mereka memushui anak mama.

Pastikan juga bertanya pada anak dengan kondisi yang tenang dan tidak emosi ya. Jangan sampai anak merasa dirinya sedang disudutkan karena pertanyaan yang seperti sedang diintrogasi.

Mama juga bisa bertanya pada anak seputar teman-temannya. Cobalah tanyakan bagaimana pandangan teman lain terhadap teman yang sudah memusuhinya. Jika memang teman itu dikenal memiliki banyak musuh, coba ajak anak untuk berempati.

Sebab kemungkinan hal itu terjadi karena temannya tersebut sedang memiliki masalah dengan orangtuanya, dan akhirnya melampiaskan dengan melakukan hal serupa pada teman lainnya.

3. Minta anak introspeksi

3. Minta anak introspeksi
Freepik/Pressfoto

Sesaat anak sudah menceritakan semua permasalahannya, pastikan juga untuk tidak langsung menilai atau menghakimi satu pihak saja ya, Ma. 

Cobalah untuk bertanya pada anak apakah ada perkataan atau perbuatan yang sebelumnya ia lakukan sampai akhirnya dijauhkan atau dimusuhi teman-temannya. Tahap ini juga bisa mengajak anak untuk mengintrospeksi dirinya.

Bisa saja anak tanpa sadar telah melakukan kesalahan yang membuat temannya menjauhi dirinya. Jadi cobalah gali lebih dalam dan ajak anak mengingat kejadian lain sebelum akhirnya ia dijauhi temannya.

4. Menyiapkan anak dengan hal positif

4. Menyiapkan anak hal positif
Freepik

Saat anak dimusuhi, sebaiknya hindari memprovokasi anak dan membuatnya ikut memusuhi teman yang sudah memusuhinya. Sebaiknya Mama siapkan anak dengan hal positif berupa kata atau kalimat baik yang bisa diucapkan ketika ia bertemu dengan temannya.

Tak hanya kalimat, tetapi juga ajak anak untuk pikirkan apa yang dapat ia lakukan. Misalnya mencari teman lain yang tidak terpengaruh untuk ikut menjauhi dirinya, atau cara lain mencari tempat yang nyaman tanpa gangguan seperti di perpustakaan misalnya.

5. Mencari bantuan jika masalah berlanjut

5. Mencari bantuan jika masalah berlanjut
Freepik

Jika permusuhan antara anak dan temannya terus berkelanjutan, bahkan sampai merugikan anak mama. Maka cara terbaik yang bisa dilakukan adalah meminta bantuan dari pihak sekolah, itu jika memang permusuhan terjadi di lingkungan sekolah ya, Ma.

Namun lain ceritanya jika permusuhan terjadi di lingkungan bermain dekat rumah. Mama bisa mengajak orangtua dari teman yang memushui anak untuk saling membicarakan hal tersebut secara kekeluargaan. 

Nah, itu dia hal-hal yang bisa orangtua lakukan ketika anak dimusuhi temannya. Pastikan untuk tetap tenang dan selalu berikan dukungan serta dampingi anak ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.