5 Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Anak saat Jam Istirahat Sekolah

Agar anak tak jenuh dan stres, lakukan kegiatan ini yuk, Ma

3 Mei 2021

5 Kegiatan Seru Bisa Dilakukan Anak saat Jam Istirahat Sekolah
Freepik/senvipetro

Jam istirahat menjadi salah satu waktu yang anak nantikan saat menuntut ilmu di sekolah. Waktu yang digunakan para siswa untuk berhenti sejenak dari tugas ini biasanya dimanfaatkan oleh anak untuk bermain atau makan bersama.

Jam istirahat sendiri berguna untuk meningkatkan kembali kemampuan konsentrasi anak saat belajar. Agar anak tidak terlalu tegang dan stres saat melanjutkan pelajaran selanjutnya, jam istirahat sebaiknya dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif dan menyenangkan.

Masih diberlakukannya pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online, kini anak bisa dengan mudah melakukan kegiatan menyenangkan di rumah saat sedang jam istirahat sekolah.

Apa saja yang bisa mereka lakukan saat jam istirahat sekolah? Yuk, simak 5 kegiatan seru yang sudah Popmama.com rangkum berikut untuk anak mama lakukan di rumah.

1. Olahraga ringan

1. Olahraga ringan
Freepik

Berbeda dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah, saat ini anak lebih banyak menghabiskan waktu di depan gadget untuk melakukan PJJ. Tak jarang hal ini membuat anak lebih mudah lelah karena harus duduk menatap layar gadget-nya.

Saat jam istirahat tiba, Mama bisa mengajak anak untuk melakukan olahraga ringan. Tujuannya adalah agar tubuh anak tidak kaku dan tetap rileks untuk melanjutkan pelajaran nanti. Tak perlu terlalu lama, 5-10 menit pun cukup, Ma.

Editors' Picks

2. Bermain dengan hewan peliharaan

2. Bermain hewan peliharaan
Freepik

Belajar terlalu lama juga akan membuat anak merasa jenuh dan lebih cepat membuatnya stres, Ma. Untuk itu, lakukan kegiatan menyenangkan yang dapat menghilangkan rasa jenuh anak saat belajar. Salah satunya bermain dengan hewan peliharaan.

Jika Mama dan keluarga memiliki hewan peliharaan di rumah, hewan-hewan tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai kegiatan menyenangkan agar anak tak jenuh. Sebab, rasa jenuh anak akan hilang ketika melihat tingkah lucu atau ketika bermain bersama hewan kesayangannya itu.

3. Merapikan kamar atau tempat belajar

3. Merapikan kamar atau tempat belajar
Pexels/katerina-holmes

Guna menunjang konsentrasi anak, kamar atau tempat belajar mereka pun harus dipersiapkan senyaman mungkin, Ma. Sebab, kamar atau tempat belajar yang berantakan menjadi pemicu anak sulit berkonsentrasi.

Di jam istirahat sekolah ini, Mama bisa mengajak anak untuk merapikan kamar atau tempat belajar mereka. Ketika tempat belajar rapi, tentu saja akan membuat suasana ruangan menjadi lebih segar dan pikiran anak pun ikut kembali segar untuk melanjutkan pelajarannya.

4. Bermain game

4. Bermain game
Pixabay/olichel

Bermain ketika jam istirahat sekolah juga bisa dimanfaatkan sebagai kegiatan menyenangkan. Setelah beberapa jam melewati proses belajar mengajar secara online, bermain game menjadi alternatif yang banyak dipilih oleh anak-anak saat ini.

Dengan bermain, ini akan membantu anak mengembalikan mood serta menjadi lebih siap dalam melakukan proses belajar mengajar kembali nantinya. Tak perlu permainan yang terlalu berat, cukup lakukan permainan sederhana yang tak memakan waktu dan membutuhkan banyak energi.

Sebab, tujuan permainan di jam istirahat ini hanyalah untuk mengembalikan keceriaan dan semangat anak sebelum melanjutkan kembali jam sekolahnya.

5. Karoke untuk mengekspresikan hobi anak

5. Karoke mengekspresikan hobi anak
Freepik/cookie_studio

Jika anak mama memiliki hobi di dunia tarik suara, kegiatan karoke mungkin menjadi kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukannya saat jam istirahat sekolah.

Tak perlu alat karoke yang mahal, cukup manfaatkan gadget dan pilih lagu yang anak suka untuk ia nyanyikan di waktu luangnya itu. 

Itulah kegiatan seru yang bisa anak lakukan di jam istirahat sekolahnya. Meski belajar terlihat seperti kegiatan yang tidak melelahkan, namun anak juga butuh istirahat dari penatnya pembelajaran, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.