Tips Pemenuhan Kebutuhan Gizi Anak Usia Sekolah Dasar

Cukupi kebutuhan gizi anak demi tumbuh kembang yang optimal

24 September 2021

Tips Pemenuhan Kebutuhan Gizi Anak Usia Sekolah Dasar
Pexels/August de Richelieu

Anak yang sehat dan bahagia tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Ketika anak hidup dengan sehat dan bahagia, maka proses tumbuh kembangnya pun akan lebih optimal.

Untuk menciptakan tumbuh kembang yang optimal, penting sekali bagi para orangtua untuk memerhatikan kebutuhan gizi anak. Terlebih pada anak-anak yang sudah memasuki usia sekolah.

Seperti keterangan yang diberikan oleh dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A (K) melalui Instagram Live bersama Mommies Daily (14/9), disebutkan bahwa memenuhi gizi anak usia sekolah tidaklah mudah, tetapi orangtua tetap harus memenuhi makronutrien dan mikronutrien sesuai dengan usianya.

"Anak di usia sekolah lumayan menantang karena mereka sudah mulai mudah terpengaruh sekitarnya.  Itulah mengapa prinsip aturan makan masih bisa diterapkan diperbaiki saat anak memasuki usia sekolah," pungkas dr. Meta menambahkan.

Lantas bagaimana cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah? Yuk, simak jawaban dari dr. Meta yang sudah Popmama.com rangkum berikut ini.

1. Gizi penting untuk anak usia sekolah

1. Gizi penting anak usia sekolah
Freepik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pemenuhan nutrisi anak adalah dengan memerhatikan asupan berupa makronutrien dan mikronutrien.

Adapun yang dijelaskan oleh dr. Meta bahwa makronutrien terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak. Selanjutnya untuk mikronutrien terdiri atas vitamin dan mineral.

Umumnya pemenuhan kedua nutrisi ini juga diperlukan untuk usia lain, hanya saja proporsi yang diberikan kepada anak usia sekolah menjadi lebih berbeda. 

"Berbeda di 2 tahun pertama di mana pertumbuhan dan perkembangan sedang terjadi pesat-pesatnya, maka diperiode anak usia sekolah ini pertumbuhan dan perkembangannya tidak sepesat di 2 tahun pertama, jadi mulai melambat tetapi stabil," ujarnya.

Meski demikian, bukan berarti kita sebagai orangtua menyepelekan tumbuh kembang yang melambat itu, Ma. Justru anak usia sekolah tetap membutuhkan nutrisi yang optimal untuk bertumbuh dan berkembang.

Lebih lanjut lagi, dr. Meta menyebutkan bahwa usia sekolah juga menjadi usia penting anak untuk menjalani masa pubertas. "Di mana masa pubertas ini merupakan masa percepatan pertumbuhan anak," sambungnya. 

Editors' Picks

2. Memerhatikan bahan pangan yang diberikan

2. Memerhatikan bahan pangan diberikan
Freepik/Our-team

Selanjutnya yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak adalah dengan memerhatikan aneka bahan pangan yang akan diberikan pada anak. Menurut dr. Meta, keanekaragaman makanan itu penting, Ma.

Memberikan ragam menu sejak dini bisa menjadi salah satu cara dalam memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan. Selain itu, anak juga akan mengenal lebih banyak rasa dan tidak menjadi seseorang yang pemilih makanan nantinya. 

3. Memerhatikan pola makan yang baik

3. Memerhatikan pola makan baik
Freepik

Selain memerhatikan bahan pangan yang akan dikelola untuk makanan harian anak, Mama juga perlu memerhatikan pola makan anak menjadi lebih baik.

Dalam penjelasan dr. Meta melalui MD: School Week bersama Mommies Daily, disebutkan bahwa pola makan yang buruk bisa diperbaiki sejak anak usia sekolah.

Terlebih saat pandemi ini, banyak kebiasaan makan anak yang tidak baik untuk tumbuh kembangnya. Misalnya seperti makan sambil menonton yang bisa sebabkan makan terus menerus dan berisiko obesitas.

Serta kebiasaan buruk lainnya seperti makan tidak dikunyah. Nah, kebiasaan-kebiasaan seperti ini diharapkan agar diberhentikan sedari dini.

Seperti yang disebutkan dr. Meta, "Kita harus memutus jalan setan seperti itu. Mungkin awalnya anak akan berontak atau protes, tapi tidak ada cara yang lebih baik dan efektif untuk membiasakan pola makan yang kurang baik tersebut."

Jika anak mama memiliki kebiasaan seperti ini, sebaiknya ubah secara perlahan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Kuncinya adalah agar tetap konsisten dan disiplin agar anak mulai terbiasa.

4. Rutin menerapkan kebutuhan aktifitas fisik

4. Rutin menerapkan kebutuhan aktifitas fisik
Pexels/Anete Lusina

Tak kalah penting dari poin sebelumnya adalah dengan menerapkan aktifitas fisik yang sangat dibutuhkan oleh anak usia sekolah.

Menurut penjelasan dr. Meta, kegiatan fisik perlu dilakukan oleh anak setidaknya selama 60 menit dalam sehari. Tujuannya adalah untuk membantu melancarkan sistem metabolisme yang kemudian juga dapat meningkatkan nafsu makan anak.

Tak selalu olahraga yang berat dan membosankan, dijelaskan pula bahwa kegiatan fisik ini bisa berupa kegiatan yang menyenangkan seperti main lompat tali, sepak bola, senam, atau permainan apapun yang dilakukan secara lebih menyenangkan. 

5. Menjaga kebersihan

5. Menjaga kebersihan
Freepik/pressfoto

Usia anak sekolah umumnya sudah lebih mengenal yang namanya jajan makanan di luar rumah. Tak jarang jajanan yang mereka konsumsi belum diketahui kebersihan dan kehigenisannya.

Dijelaskan oleh dr. Meta, "Anak usia sekolah ini sudah mulai bisa jajan-jajan sendiri. Pastikan jajanan yang dikonsumsi oleh anak itu memang bernutrisi dan bersih pastinya."

Dengan mengonsumsi makanan yang bersih dan bernutrisi, maka tumbuh kembang anak pun menjadi lebih optimal dan siap meraih masa depan cemerlah di sekolah.

Terakhir yang perlu orangtua ketahui, usia sekolah atau memasuki remaja ini merupakan kesempatan kedua anak dalam memperbaiki pemenuhan gizi di usia sebelumnya.

"Jika di 5 tahun pertama sempat mengalami malnutrisi, kemudian pengin nambah tinggi, nah kejarlah di masa remaja ini. Bagaimana cara mengejarnya? Selain dengan stimulasi, tentu dengan nutrisi yang optimal," tutup dr. Meta.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.