Didik Si Kecil Jadi Anak yang Eksploratif dengan 5 Hal Ini Yuk Ma

Karena Mama adalah segalanya

13 November 2019

Didik Si Kecil Jadi Anak Eksploratif 5 Hal Ini Yuk Ma
Shutterstock/merzzie

Memang akan ada masanya di mana si Kecil akhirnya bisa mengutarakan perasaannya, hingga keinginannya kepada Mama. Tapi, ini bukan berarti Mama harus menunggu masa itu hanya untuk tahu dan memenuhi kebutuhan si Kecil ya. Dengan kepekaan yang Mama miliki, Mama bisa kok memenuhi kebutuhannya walau ia tidak mengatakan sepatah kata pun tentang hal tersebut. Untuk memulainya, Mama bisa memulai dari 5 hal di bawah ini nih, Ma. Apa saja ya? Simak yuk ulasannya!

1. Dukung si Kecil saat melakukan aktivitas yang ia sukai

1. Dukung si Kecil saat melakukan aktivitas ia sukai
Shutterstock/WitthayaP

Semakin bertambahnya usia si Kecil, salah satu hal yang akan sangat terlihat adalah bagaimana ia memiliki beberapa aktivitas yang ia sukai nih, Ma. Hal ini bisa terlihat dari bagaimana ia selalu merasa bersemangat menjalani aktivitas-aktivitas tersebut. Nah, untuk mendukungnya, Mama bisa mengajaknya melakukan kegiatan itu secara rutin serta memfasilitasinya dengan alat-alat yang mendukung aktivitas yang disukainya itu. 

2. Setiap orang punya kecenderungan kepribadian, tapi kepercayaan diri tetap harus diasah

2. Setiap orang pu kecenderungan kepribadian, tapi kepercayaan diri tetap harus diasah
Shutterstock/Odua Images

Karakter yang terbentuk dalam diri si Kecil tentu berasal dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Tapi dengan karakter apa pun, Mama tetap harus mendukungnya untuk memiliki rasa percaya diri nih. Hal ini penting untuk memudahkannya dalam bergaul maupun menyayangi dirinya sendiri kelak saat ia dewasa. Coba deh ikutkan ia ke kelompok bermain agar si Kecil bisa lebih bebas dalam mengeksplor dirinya. Sudah mencobanya, Ma?

3. Memberikannya sentuhan hangat

3. Memberikan sentuhan hangat
Shutterstock/CMYK

Seiring bertambahnya usia, si Kecil akan semakin membutuhkan kehadiran Mama. Oleh karena itu, Mama harus menyediakan waktu khusus untuk melakukan aneka aktivitas yang bisa membangun interaksi positif dengan anak. Aktivitas ini bisa berupa membaca dongeng bersama, bermain ke taman, membuat kreasi mainan sendiri, atau aktivitas lain yang melibatkan sentuhan Mama dengan si Kecil. Kenapa? Karena sentuhan seorang ibu dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan psikologis anak.

Editors' Picks

Didik Si Kecil Jadi Anak Eksploratif 5 Hal Ini Yuk Ma
Popmama.com/NIVEA

Melihat betapa pentingnya sentuhan ibu pada perkembangan anak, NIVEA aktif memberikan edukasi kepada para ibu di Indonesia melalui program CSR bertajuk Sentuhan Ibu. Program ini adalah bentuk dukungan NIVEA kepada ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus melalui rangkaian program pelatihan dan juga pendampingan. Namun, ada yang berbeda dengan kegiatan Sentuhan Ibu yang diselenggarakan NIVEA pada 17 Agustus 2019 lalu nih, Ma.

Kali ini, program Sentuhan Ibu mengambil tema Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi ibu dan anak yang terdampak bencana gempa di Desa Kekait, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang melibatkan 168 ibu dan anak ini membuahkan hasil yang positif lho Ma. 

Dari hasil survey, para ibu jadi lebih menghargai hubungannya dengan anak melalui komunikasi dan sentuhan, serta merasakan adanya penurunan tingkat kecemasan dan stres juga. Dari program Sentuhan Ibu ini, Mama bisa lihat bahwa sentuhan hangat untuk si Kecil punya dampak yang cukup besar, baik untuk dirinya maupun untuk Mama sendiri. Jadi, yuk selalu berikan sentuhan terhangat Mama pada si Kecil!
 

4. Memposisikan Mama bukan hanya sebagai ibu untuknya, tetapi juga seorang teman

4. Memposisikan Mama bukan ha sebagai ibu untuknya, tetapi juga seorang teman
Shutterstock/Odua Images

Dunianya anak adalah dunia bermain, setuju nggak Ma? Di momen seperti ini wajar jika si Kecil ingin selalu punya sosok teman bermain, kapanpun dan dimanapun ia berada. Untuk itu, ada baiknya jika Mama nggak hanya memposisikan diri sebagai ibu bagi si Kecil tetapi juga sebagai teman untuknya. Nggak hanya untuk membuatnya terus merasa bahagia, dengan ini Mama juga bisa membuatnya lebih terbuka sama Mama lho. Nah, penting banget kan?

5. Bukan memanjakan, memberi reward untuk si Kecil juga ia butuhkan lho

5. Bukan memanjakan, memberi reward si Kecil juga ia butuhkan
Shutterstock/MiniStocker

Mungkin selama ini Mama sering menganggap bahwa bentuk memberikan reward sama dengan memanjakan si Kecil atau justru mengajarkannya untuk boros. Eits, padahal dengan memberikan reward untuk si Kecil berarti Mama juga sedang memberikan apresiasi untuknya lho. Lagi pula, reward untuk si Kecil nggak perlu barang-barang yang mahal juga kok, Ma.

Itu dia 5 hal yang dibutuhkan si Kecil dari Mama. Dari lima ulasan di atas, Mama bisa lihat kalau interaksi positif akan selalu menjadi kebutuhan yang harus Mama penuhi. Jadi, yuk habiskan lebih banyak waktu bersamanya! 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!