Kehilangan orang yang dicintai paling rumit. Sebagai orang dewasa, kita membutuhkan waktu lama untuk melewati tahap-tahap kesedihan dan memproses kehilangan itu sendiri. Tak hanya dirasakan pada orang dewasa saja, ini juga berlaku untuk anak-anak.
Namun sayangnya, anak-anak yang usianya lebih muda belum memiliki kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang kompleks seperti kematian atau kehilangan lainnya. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak membutuhkan bantuan untuk memproses rasa kehilangannya.
Anak-anak juga dapat mengalami beberapa perubahan perilaku sementara selama kehilangan. Ini bisa menjadi sebuah sinyal bagi orangtua agar segera membantu anak mengatasi kesedihan dan kehilangannya.
Berikut Popmama.com telah merangkumnya dalam, 7 perubahan yang anak alami saat berduka di bawah ini:
