Anak 6 Tahun Dilempar Ayahnya ke Sungai Habitat Buaya di Jambi, Viral

Tindakan aniaya itu dilakukan karena sang Anak membuat ulah dan tidak pergi mengaji

9 September 2021

Anak 6 Tahun Dilempar Ayah ke Sungai Habitat Buaya Jambi, Viral
Youtube.com/Tribun Timur

Kejadian di Jambi mengenai seorang Ayah yang melempar anaknya ke sungai viral di internet. Video singkat itu hangat dan menjadi perbincangan netizen dari Rabu (8/9/2021).

Video Ayah lempar anak ke sungai itu tepatnya terjadi di Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Sebelum dilempar ke sungai, sang Anak sempat dimarahi dan diancam menggunakan sandal.

Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai Ayah lempar anak ke sungai di Jambi karena emosi.

Editors' Picks

1. Memukul dan memarahi anak sebelum melemparnya ke sungai

1. Memukul memarahi anak sebelum melempar ke sungai
Pixabay/helena

Dalam video viral di internet itu, tampak seorang anak menangis sambil bersender di pohon. Di depannya ada sosok orang dewasa yang memegang sandal dan beberapa kali memukul bocah tersebut.

Orang dewasa tersebut adalah F (37 tahun) yang merupakan Ayah dari anak menangis tersebut. F memukul, membentak dan menganiaya anaknya di pinggir sungai hari itu.

Dengan wajah ketakutan, anak tersebut berusaha melindungi dirinya dengan meletakkan tangannya di atas kepala. Setelah memukul korban, F tiba-tiba mengangkatnya dan melemparnya ke sungai.

2. Anak mengalami trauma, ada memar di bagian tangan

2. Anak mengalami trauma, ada memar bagian tangan
Freepik/Victoriadunn
Ilustrasi

Dikutip dari berbagai sumber, menurut Camat Muara Sabak Barat, Arif Julian Saputra mengatakan pada Selasa (7/9/2021) mengatakan kalau sang Anak mengalami trauma sehingga menjalani pemulihan. 

Oleh karenanya, ia bersama Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak provinsi Jambi akan memberikan dukungan kepada korban. Sementara F sudah ditangkap dan diamankan di kantor polisi.

3. Anak dianiai karena tidak mengaji dan tidak menurut perintah orangtuanya

3. Anak dianiai karena tidak mengaji tidak menurut perintah orangtuanya
Freepik/Jiboom

Konon, F melakukan tindakan kekerasan itu karena sang Anak tidak menuruti perintahnya. Sehari sebelumnya, sang Anak tidak pergi mengaji. Lalu, saat sepulang dari pasar sang Anak kembali berbuat ulah yang menyulut emosi F. 

Selain itu, menurut pengakuan sang Anak sempat memaki F sehingga makin membuatnya naik pitam. Sekalipun emosi, tindakan kekerasan yang dilakukan F ini tidak bisa dibenarkan.

Kini, kasus Ayah lempar anak ke sungai ini sudah diserahkan dan diperiksa di kepolisian setempat.

Itulah tadi informasi mengenai Ayah lempar anak ke sungai di Jambi karena emosi. Ingat ya, Ma semarah apapun kita jangan sampai berbuat kasar ke anak karena bisa menyisakan trauma yang mendalam nantinya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.