Perpaduan Dua Budaya, Ini Cara Mama Gina dan Appa Jay Berbagi Peran dalam Mendidik Anak!

Tujuan 'keluarga bahagia' tidak hanya peran orangtua, anak juga harus ikut serta

24 Maret 2021

Perpaduan Dua Budaya, Ini Cara Mama Gina Appa Jay Berbagi Peran dalam Mendidik Anak
Instagram.com/kimbabfamily.official

Mendidik anak bukan sesuatu hal yang gampang bagi orangtua. Apalagi jika lahir dari dua kebudayaan dan tradisi yang berbeda.

Hal itu dirasakan oleh Mama Gina dan Appa Jay dari Kimbab Family lho. Keluarga multikultural Korea-Indonesia ini rupanya saling berbagai peran dalam mengasuh ketiga anak mereka yaitu Suji, Yunji dan Jio.

Appa Jay menyebut ia dan Mama Gina selalu berdiskusi mengenai pola pengajaran dan parenting kepada anak-anak. Namun, semakin lama justru sekat perbedaan antara gaya Mama Gina atau Appa Jay dalam mengasuh menjadi semakin kabur. 

"Kami selalu diskusi tentang pendidikan anak-anak. Tapi karena sudah tercampur (gayanya), jadi sudah tidak bisa dibagi-bagi," Jelasnya dalam Talkshow Buku Kimbab Family bersama Dahlan Iskan di Youtube.

Laki-laki bernama lengkap Yeon Seung Jae ini mengungkapkan saat ini hanya ada gaya pengasuhan a la Millennial Family of The Month Maret 2021 ini. Bukan a la Korea atau a la Indonesia saja.

Penasaran dengan cara Kimbab Family soal peran Mama Gina dan Appa Jay dalam mengasuh anak? Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya!

Editors' Picks

1. Mama Gina menyebut pola asuh Kimbab Family adalah pemikiran bersama

1. Mama Gina menyebut pola asuh Kimbab Family adalah pemikiran bersama
Instagram.com/kimbabfamily.official

Usia pernikahan antara Gina Selvina dan Yeon Seung Jae akan menginjak usia 9 tahun di 2021 ini.

Selama itu, lika-liku hidup rumah tangga mereka dihiasi berbagai macam kendala. Kehadiran ketiga anak mereka yaitu Suji, Yunji, dan Jio menambah keseruan dan kehangatan keluarga ini.

Mama Gina dan Appa Jay kerap mencontohkan gaya parenting mereka di vlog yang dibagikannya di Youtube. Banyak yang bertanya kepada pasangan ini, mereka menerapkan gaya parenting seperti apa?

"Banyak yang komentar Kimbab Family ini pengasuhan a la Korea ya? Menurut kami pengasuhan kami itu 50% dari Appa Jay dan 50% dari saya. Jadi ya ini a la kami saja (Kimbab Family)," jelas Mama Gina.

Dalam keseharian yang ditunjukkan Kimbab Family, terkesan jika Mama Gina dan Appa Jay sangat koorperatif untuk membesarkan anak sebaik mungkin.

Tidak hanya mementingkan aspek intelektual, keduanya juga kompak untuk melatih emosi dan karakter anak menjadi manusia yang bisa memahami sesama. 

Oleh karenanya, pada awal pernikahan pasangan ini sempat berbagai peran. Keduanya yang sempat berpindah dari Korea-Indonesia dan kembali ke Korea ini pun berusaha agar anak-anak bisa kenal dengan budaya kedua negara.

Appa Jay menjelaskan, ketika tinggal di Indonesia ia yang akan mengajari bahasa dan budaya Korea. 

"Waktu saya di Bandung saya mengajari anak-anak kebudayaan korea. Tapi pas pindah ke Korea lagi mereka sudah belajar bahasa dan budaya Korea dari lingkungannya. Jadi, sekarang tugas lebih besar ke Mama Gina untuk mengajarkan budaya Indonesia ke anak-anak," pungkasnya.

Banyaknya bahasa yang digunakan di rumah Kimbab Family membuat anak-anak mereka bisa paham setidaknya 3-4 bahasa yakni Korea, Indonesia, Sunda dan mungkin bahasa Inggris. Wah, siapa nih yang ingin anaknya juga bisa multi-bahasa?

2. Cara terbaik menegur anak adalah dengan berbicara baik dan memberikannya pengertian

2. Cara terbaik menegur anak adalah berbicara baik memberikan pengertian
Instagram.com/kimbabfamily.official

Banyak pertanyaan di komentar dan tentunya penggemar Kimbab Family, kok Mama Gina jarang marah ya sama anak? Pernah tidak sih Mama Gina kesal dan akhirnya marah? Sebagai Mama, tentu tidak ada yang sempurna. Mama Gina pun dulu pernah sempat marah-marah lho ke anak-anaknya. 

Namun, makin ke sini Mama Gina sadar kalau ternyata memarahi anak malah membuatnya merasa sangat bersalah. Sehingga ketika kesal saat ini Mama Gina berusaha untuk menenangkan diri dulu. Baru selanjutnya mengajak anak bicara dan memberikan pemahaman.

"Saya usahakan tidak marah. Karena dulu ketika saya marah-marah justru saya jadi menyesal. Jadi saya usahakan tidak marah karena biasanya mereka cuman melakukan keselaahan sepele saja. Biasanya saya tarik napas dulu dan bicara baik-baik ke mereka. kalau anak diajak ngobrol baik-baik anak-anak juga pada akhirnya akan mengerti. Kalau kitanya marah-marahnya nanti anaknya malah tidak mengerti juga. Jadi pointless gitu marah-marah ke anak," ujarnya. 

Tentu ini tidak mudah ya, Ma. Kadang kita sebagai Mama suka 'kelepasan' karena terlampau kesal ke anak. Pada akhirnya kita jadi menyesal ke diri sendiri. Cara yang diterapkan Mama Gina ini bisa dicontoh lho. Tenangkan diri sejenak dengan menarik napas panjang dan lalu ajak bicara anak dari hati ke hati.

3. Mama Gina dan Appa Jay mengajarkan peran anak-anak agar keluarga bisa bahagia

3. Mama Gina Appa Jay mengajarkan peran anak-anak agar keluarga bisa bahagia
Instagram.com/kimbabfamily.official

Memiliki keluarga yang utuh dan bahagia tentunya menjadi impian semua orang di dunia. Namun, tujuan itu tidak bisa tercapai jika hanya salah satu pihak saja yang berusaha. Semua orang yang ada dalam kerluarga punya peran penting untuk mewujudkan hal itu.

Menurut Appa Jay, ia dan Mama Gina memang bukan orangtua yang sempurna saat ini. Namun, sebagai orangtua mereka selalu berusaha mendidik anak dan mengajarkan hal-hal baik kepada mereka. 

Begitupun dengan Mama Gina, perempuan asal Bandung ini selalu mengingatkan anak-anak mereka bahwa yang berperan agar keluarga bisa bahagia bukan hanya orangtua. Peran anak-anak juga perlu.

Sehingga dari kecil, Mama Gina dan Appa Jay berusaha memberikan pemahaman kepada Suji, Yunji dan Jio kalau mereka juga punya peran penting dalam membuat Kimbab Family tetap utuh dan kompak. 

"Ketika kita sudah memutuskan menikah, kami sama-sama punya tujuan untuk membuat keluarga yang bahagia. Kami punya peran masing-masing untuk mengajarkan anak. Tapi anak-anak juga punya peran tersendiri untuk mewujudkan keluarga kami biar tetap bahagia. Jadi bukan hanya peran kita saja (sebagai orangtua) tapi anak-anak juga ikut," jelas Mama Gina.

Salah satu contohnya adalah mengajarkan anak untuk ikut mengurus rumah bersama. Karena di rumah Kimbab Family tidak ada asisten rumah tangga (ART) maka peran anak untuk ikut membantu orangtua sebagai bagian dari tanggung jawab dalam keluarga bisa tertanam dengan baik.

"Karena di rumah tidak ada ART, jadi anak-anak di rumah juga punya peran untuk membantu. Suji sebagai kakak untuk bisa membuat contoh yang baik untuk adiknya. Begitupun dengan Yunji yang kadang berperan sebagai adik sekaligus kakak untuk Jio. Kalau Jio, harus nurut sama perkataan kakak-kakanya," pungkas Appa Jay.

Wah, dari pengalaman Kimbab Family ini banyak hal yang bisa kita petik ya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Mama dalam mendidik anak versi terbaiknya masing-masing di keluarga. Siapa nih yang ngefans sama Kimbab Family karena gaya parentingnya?

#MillennialFamily of the Month Edisi Maret 2021 – Kimbab Family

Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Lifestyle Editor - Onic Metheany
Asst. Editor - FX Dimas Prasetyo  
Reporter – Putri Syifa Nurfadilah
Social Media - Irma Erdiyanti
Art Designer – Aldia Nadezhda Mediani

Baca juga:

#MillennialMama of the Month

Kimbab Family
Millennial Mama

Kimbab Family

"Kami menganggap anak-anak manusia setara"

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.