5 Tips Menemukan dan Mengembangkan Bakat Anak Sejak Dini

Menemukan bakat anak sejak dini memberi peluang anak untuk sukses di kemudian hari

23 Februari 2019

5 Tips Menemukan Mengembangkan Bakat Anak Sejak Dini
Pexels/Rawpixel

Orangtua sering membayangkan dan berharap bagaimana anak-anak mereka saat dewasa nanti, bagaimana karier dan kehidupannya. Mungkin ada beberapa yang secara tidak sadar malah memaksakan kehendaknya agar anak kelak menjadi orang yang sukses jadi pegawai kantoran, misalnya.

Harus diakui, sulit untuk menemukan keseimbangan antara memiliki harapan bagaimana anak saat dewasa dan hanya berharap yang terbaik untuk anak.

Menetapkan standar untuk anak berdasarkan visi orangtua dan bukan pada kenyataan dan kemampuan anak malah akan menciptakan tekanan. Tidak dapat memenuhi standar orangtua mungkin dapat menyebabkan anak menjadi frustasi. Mama pasti tidak mau hal ini terjadi pada anak.

Setiap orangtua harus melakukan yang terbaik untuk menciptakan lingkungan yang sehat di mana anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Selain itu, orangtua juga harus membantu anak untuk menemukan bakatnya. Hal ini harus menjadi prioritas orangtua. Mengapa? Simak ulasan dan tips mencetak anak sukses dari Popmama.com berikut ini. 

1. Ciptakan lingkungan yang mendukung minat dan bakat anak

1. Ciptakan lingkungan mendukung minat bakat anak
Freepik

Orangtua ingin anaknya unggul dalam setiap bidang, tetapi tidak benar jika orangtua memaksa aspirasinya kepada anak. Jika Mama berhasil menemukan pendekatan positif yang bebas tekanan untuk mempelajari lebih lanjut tentang kemampuan alami anak, Mama akan menciptakan lingkungan yang sangat mendukung bagi mereka.

Di sinilah Mama dan Papa harus berperan sebagai detektif. Amati minatnya dan pahami kalau mereka tidak akan langsung membuat master piece dalam semalam. Misalnya anak Mama menunjukkan minat dalam melukis. Walau anak Mama senang melukis, bukan berarti lukisannya akan langsung terjual seharga jutaan rupiah dalam semalam.

Jadi, tugas Mama adalah memperhatikan minat dan bakat mereka dan terus mengarahkan mereka dengan cara yang benar.

2. Selalu mendorong dan menjaga kepercayaan diri mereka

2. Selalu mendorong menjaga kepercayaan diri mereka
Freepik/pressfoto

Anak-anak memiliki masalah dengan kepercayaan diri karena mereka dikelilingi dengan ketidaktahuan. Terkadang anak tidak memahami kalau mereka harus melalui proses belajar, jatuh, dan bangun.

Jika Mama berhasil menemukan bakat anak di usia dini, anak akan menyadari bahwa mereka menonjol dalam suatu bidang. Hal ini akan membuat anak merasa yakin dengan kemampuannya. Keyakinan inilah menjadi penambah kepercayaan diri mereka.

Editors' Picks

3. Memberikan kebebasan untuk mencoba berbagai hal

3. Memberikan kebebasan mencoba berbagai hal
Freepik

Cara paling efisien untuk menemukan bakat anak adalah dengan membiarkan mereka mencoba berbagai kegiatan. Perubahan kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara perlahan.

Mama dapat membantunya dengan cara mengembangkan serangkaian keterampilan pada usia dini, misalnya motorik, kognitif, dan sosial. Bersamaan dengan ini, Mama bisa mengamati dan menemukan bakatnya.

4. Memberi kesempatan untuk sukses

4. Memberi kesempatan sukses
Freepik/pressfoto

Ketika anak Mama tumbuh, mereka akan fokus pada minat mereka karena satu alasan sederhana yaitu karena mereka menyadarinya. Yang sering terjadi adalah bahkan ketika mereka duduk di bangku perguruan tinggi, mereka tidak tahu minatnya dan belum yakin akan pilihan karirnya.

Menemukan dan mengembangkan bakat anak sejak dini memberi peluang mereka untuk sukses kelak. Jika Mama menciptakan lingkungan di mana anak dapat berkembang dengan baik, maka Mama memberi anak yang mereka butuhkan untuk mengembangkan bakatnya. Hal ini akan memberi peluang anak untuk sukses dengan cara yang positif.

5. Menanamkan pikiran bahwa anak adalah investasi terpenting Mama

5. Menanamkan pikiran bahwa anak adalah investasi terpenting Mama
Freepik/pressfoto

Membesarkan anak tidaklah mudah, terutama di zaman modern ini. Ada banyak buku, video, artikel, dan tutorial bagaimana mengasuh dan membesarkan anak tetapi yang terpenting: ikuti naluri Mama. Anak adalah investasi paling penting bagi orangtua.

Sehingga perlu diingat untuk tidak memaksa anak untuk melakukan apa pun. Bukannya mau membiarkan anak menjadi mudah menyerah, tetapi sebaiknya dengarkan dulu alasan kuat anak mengapa tidak ingin mengikuti kegiatan tertentu. Beri ruang bagi anak untuk melanjutkan eksplorasi mereka.

Semoga bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:Cek Cara Jitu Ini Untuk Mengenali Bakat Anak

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!