Cara paling efektif untuk mengajari anak lebih tua sebagai role model adalah Mama turut berperan sebagai contoh utama.
Anak belajar pertama kali dan terutama dari orang tua dengan meniru perilaku. Maka, jika kakak bersikap teladan tetapi Mama atau Papa justru berlaku sebaliknya, hal ini bisa membuat bingung adik.
Contoh, Mama ingin kakak bisa rapi mengatur barang-barang pribadinya, seperti membereskan segala sesuatu setelah dipakai. Namun, Mama malah berlaku sebaliknya.
Kerap membiarkan meja kerja di rumah berantakan sampai lupa menaruh barang. Kakak bakal bertanya-tanya, mengapa ia harus rapi sementara Mama justru berantakan?
Sekali lagi, orang tua adalah contoh pertama dan utama anak di rumah. Maka, mengharapkan kakak bisa jadi panutan adik, tetapi orang tua tidak mampu menjadi role model, akan membuat misi ini sulit dilakukan.
Action speaks louder than words. Jadi, benahi lebih dulu diri kita sebagai orang tua sebelum meminta anak menjadi role model.