Uang saku menjadi salah satu cara bagi anak untuk belajar mengenal nilai uang dan menggunakannya sesuai kebutuhan. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, uang saku terkadang bisa habis hanya dalam waktu singkat karena anak belum memahami cara mengaturnya.
Kebiasaan membeli jajanan setiap kali melihat sesuatu yang menarik atau menggunakan seluruh uang untuk satu keperluan memang cukup umum terjadi, terutama pada anak yang baru mulai diberikan uang saku sendiri. Kalau dibiarkan, anak bisa terbiasa menghabiskan uang tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas.
Padahal, kemampuan mengatur uang perlu dikenalkan secara bertahap sejak dini. Lantas, bagaimana tips agar uang saku anak tidak cepat habis?
Berikut Popmama.com telah merangkum 5 tips agar uang saku anak tidak cepat habis. Yuk, simak penjelasannya!
