Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
anak menabung uang
Pexels/cottonbro studio

Tak terasa ya, Ma, sebentar lagi kita akan menyambut bulan Ramadan yang juga menandakan datangnya Hari Raya atau lebaran.

Nah, di momen penuh kebahagiaan ini juga identik dengan pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) yang tak hanya untuk orang dewasa, tapi seringkali diterima juga oleh anak dari anggota keluarga lain.

Ketika anak mendapat uang THR, ini adalah kesempatan emas untuk mulai mengenalkan literasi keuangan pada anak, Ma. Daripada uang THR-nya habis begitu saja, yuk, manfaatkan momen ini untuk memberikan pelajaran berharga.

Berikut Popmama.com rangkumkan tips mengatur uang THR anak agar lebih bermanfaat!

1. Diskusikan bersama rencana penggunaannya

Pexels/Karola G

Tips mengatur THR anak yang pertama dan terpenting adalah dengan melibatkan anak terlebih dahulu, karena bagaimana pun ini adalah uang miliknya.

Coba ajak anak berdiskusi dan mulai jelaskan makna THR sebagai bentuk kasih sayang, dan tanyakan ide serta keinginannya ketika mempunyai uang hasil THR.

Dari sana, Mama bisa membimbing anak untuk menyusun rencana sederhana. Proses diskusi inilah yang kemudian menjadi fondasi untuk melatihnya berpikir sebelum bertindak.

2. Terapkan aturan 3M dalam keuangan

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Saat mendapat uang THR, Mama bisa mengajarkan pada anak konsep menabung dan memberi. Jadi, ajak anak memisahkan uang THR-nya menjadi tiga bagian dengan konsep yang jelas menggunakan aturan 3M.

Siapkan tiga amplop atau celengan untuk Menabung (yang tujuannya jangka panjang), Membeli (untuk memenuhi keinginan saat ini), dan Memberi (untuk sedekah atau hadiah).

Dengan menerapkan metode ini, Mama baru saja mengajarkan pada anak keseimbangan, kedermawanan, dan cara mengatur uang THR dengan proporsional yang lebih bermanfaat.

3. Kenalkan pada dunia perbankan

Pexels/Karola G

Tips mengatur THR anak berikutnya adalah dengan mengajak anak belajar menabung melalui bank. Melanjutkan poin sebelumnya untuk bagian tabungan, Mama bisa mengajak anak membuka rekening bank pertamanya.

Proses mengisi formulir dan memiliki buku tabungan sendiri atas namanya biasanya akan terasa sangat menyenangkan bagi anak, dengan begitu anak pun akan lebih semangat untuk menabung.

Jelaskan dengan sederhana perihal perbankan bahwa uang yang kita tabung bisa aman dan ‘berteman’ dengan bunga. Setelahnya, biarkan anak untuk ikut memantau perkembangan uang tabungannya tersebut.

4. Ajari anak dahulukan kebutuhan daripada keinginan

Pexels/Polesie Toys

Setelah mengelola tabungan, bagian selanjutnya adalah mengelola amplop atau celengan untuk tujuan membeli. Di sini, Mama bisa mengajarkan anak untuk bijak mengeluarkan uang dengan membantu buat daftar prioritas.

Tanyakan, mana yang benar-benar dibutuhkan atau sudah lama diimpikan, dan mana yang hanya keinginan sesaat.

Mama bisa coba menanyakan pada anak, "Coba kamu pikir-pikir dulu sampai 2 hari ke depan, kalau memang 2 hari ke depan udah nggak kepikiran barangnya, berarti kita beli yang lain yang lebih kamu butuhkan, ya."

Langkah sederhana ini bisa melatihnya menjadi pembeli yang bijak dan tidak terbawa emosi, tentunya menjadi skill yang sangat berharga hingga dewasa nanti.

5. Alokasikan untuk pengalaman yang lebih berkesan

Pexels/Atlantic Ambience

Daripada uang THR anak langsung habis begitu saja tanpa kesan yang bisa diingat, Mama bisa membantu menyarankan anak agar tidak semua uang dihabiskan untuk barang.

Cobalah untuk mengalokasikan sebagian uang untuk membeli pengalaman, seperti tiket ke museum atau wahana bermain, buku seri baru, atau kelas melukis.

Pengalaman akan memberi kenangan dan wawasan yang lebih melekat, jadi uang THR yang dikeluarkan pun terasa lebih bernilai untuk hidupnya.

6. Tanamkan nilai berbagi sejak dini

Pexels/Gustavo Fring

Tips mengatur THR anak berikutnya adalah ajarkan anak untuk memberi, sebagai media terbaik untuk mengajarkan empati.

Biarkan anak yang memilih ingin berbagi kepada siapa atau untuk apa. Misalnya, membelikan mainan untuk saudara, atau menyumbang ke panti asuhan.

Aktivitas ini menunjukkan bahwa mengatur uang juga berarti belajar peduli pada sesama, tak hanya untuk dihabiskan demi kepuasan semata.

Membiasakan untuk berbagi sejak dini pun nantinya akan melekat pada anak, untuk terus ia lakukan sampai dewasa nanti.

7. Beri apresiasi dari cara anak menabung

Pexels/cottonbro studio

Uang THR yang dikelola dengan bijak, biasanya akan lebih tersusun dengan baik setiap pengeluarannya. Jika sudah beberapa waktu, Mama bisa ajak anak melakukan review santai.

Apakah rencana awal yang sudah dibuatnya berjalan dengan baik? Apa yang dipelajari dari pengelolaan keuangan tersebut?

Apresiasi setiap usaha dan pencapaiannya, sekecil apa pun. Refleksi ini akan memperkuat pemahamannya dan membuat proses belajar mengelola keuangan menjadi pengalaman yang positif.

Itu dia beberapa tips mengatur THR anak yang bisa Mama terapkan agar uang yang anak dapatkan bisa lebih berkah dan manfaat.

Momen THR lebaran ini juga bisa jadi pintu masuk yang sempurna untuk mengajarkan anak tanggung jawab finansial dengan cara yang menyenangkan.

Dengan panduan dan contoh dari kita orangtuanya, kebiasaan baik mengatur uang THR anak ini bisa menjadi bekal berharga untuk masa depannya. Selamat mempraktikkannya saat Hari Raya nanti ya, Ma!

Editorial Team