Mengajar Disiplin vs Memberi Hukuman, Mama Harus Tahu Perbedaannya!

Disiplin dan hukuman berbeda, yuk cari perbedaannya agar dapat mendisiplinkan anak secara efektif!

22 November 2020

Mengajar Disiplin vs Memberi Hukuman, Mama Harus Tahu Perbedaannya
Popsugar.com

Banyak orangtua keliru terhadap pengertian disiplin dan hukuman. Orangtua akan berpikir bahwa disiplin dan hukuman adalah hal yang sama. 

Ingat ya ma, mendisiplinkan anak dan menghukum anak merupakan hal yang berbeda. Disiplin merupakan tindakan untuk memperbaiki kesalahan yang anak perbuat tanpa membuatnya merasa malu.

Sedangkan hukuman merupakan tindakan yang hanya fokus pada kesalahan sehingga membuat anak merasa malu.

Yuk simak, Popmama.com akan kupas tuntas perbedaan antara disiplin dan hukuman!

Pengertian Disiplin

Pengertian Disiplin
Freepik/Prakasit Khuansuwan

Menurut Suharsimi Arikunto, penulis buku tentang pendidikan anak, pengertian disiplin adalah suatu kepatuhan seseorang dalam mengikuti peraturan atau tata tertib karena didorong oleh adanya kesadaran. Artinya, kata hatinya sudah mendorong melakukan tindakan tanpa adanya paksaan dari pihak luar.

Sementara untuk pengertian secara umumnya,disiplin adalah suatu bentuk tindakan mematuhi dan melakukan sesuatu sesuai dengan nilai-nilai dan aturan yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Disiplin merupakan bagian dari proses pengembangan karakter dimana disiplin merupakan tindakan mengajar anak untuk bertanggung jawab, mengendalikan diri, dan patuh.

Pengertian Hukuman

Pengertian Hukuman
freepik.com

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian hukum adalah keseluruhan peraturan hidup yang sifatnya memaksa dan mengikat untuk melindungi kepentingan banyak orang.

Sementara pengertian hukuman secara umum, hukuman adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku secara umum. Biasanya berupa sanksi fisik maupun psikis untuk kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan. Hukuman berfokus pada kelakuan buruk, membuat anak merasa buruk atas kesalahan yang mereka lakukan. Hukuman juga bersifat satu arah yang menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tindakan anak.

Editors' Picks

Perbedaan Disiplin dan Hukuman

Perbedaan Disiplin Hukuman
Pixabay/freeGraphicToday

Berdasarakan penjabaran di atas maka ini perbedaan antara disiplin dan hukuman sebagai berikut:

                              Disiplin         Hukuman             
Mengembangkan perilaku anakMengendalikan perilaku anak
Menekankan tanggung jawab anak akan perilakunya dan kepercayaan bahwa anak akan memahami perilaku yang pantasMengontrol perilaku atau tindakan anak sesuai dengan kemauan orangtua
Bersifat positifBersifat negatif
Dua arah (orangtua dan anak)Satu arah (orangtua)

Apa Itu Mendisiplinkan Anak ?

Apa Itu Mendisiplinkan Anak
huffingtonpost.com

Mama pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya dan menginginkan perilaku anak berkembang ke arah yang positif. Tapi ada saatnya dimana anak berperilaku negatif dan pasti mama ingin memperbaiki perilaku tersebut dengan cara mendisiplinkan anak mama.

Ingat ya ma, untuk mendisiplinkan anak mama harus mempunyai niat yang tepat, yaitu untuk membantu anak bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan dan memberinya keterampilan sehingga anak dapat membuat pilihan bijak di masa depan. 

Disiplin adalah tentang:

  • Membantu anak memahami kesalahan mereka,
  • menuntut anak untuk mengakui kesalahan mereka,
  • membantu anak memahami bahwa mereka perlu meminta maaf atas kesalahannya,
  • memberi tahu tindakan yang benar dan salah,
  • memberi tahu konsekuensi jika melakukan tindakan kejahatan.

Cara Mendisiplinkan Anak Secara Efektif

Cara Mendisiplinkan Anak Secara Efektif
Freepik/Tirachardz

Untuk mendisiplinkan anak secara efektif, yuk lakukan ini:

  1. Tetap tenang - Jangan bereaksi berlebihan.

  2. Dapatkan faktanya terlebih dahulu - Bahkan mendisiplinkan dengan tergesa-gesa bisa salah.

  3. Pertimbangkan hak anak - Beberapa anak merespons lebih baik jika kehilangan haknya, sementara yang lain akan merespons lebih baik dengan melakukan pekerjaan tambahan atau menulis surat permintaan maaf.

  4. Fokus pada pengajaran tentang kehidupan - Jangan fokus pada kesalahan yang dilakukan anak.

  5. Biarkanlah masa lalu menjadi masa lalu - Setelah insiden selesai ditangani biarkan saja dan lupakan.

Apakah sekarang mama sudah lebih mengerti tentang perbedaan mendisiplinkan anak dan menghukum anak? Apakah sekarang mama sudah mengerti bagaimana cara mendisiplinkan anak secara efektif?

Jika sudah mengerti, yuk, terapkan di kehidupan sehari-hari agar anak-anak dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.