Begini Lho, 4 Bahaya yang Dihadapi Jika Anak Tidak Makan Siang

Makan siang sama pentingnya dengan sarapan bagi anak usia pertumbuhan

25 Juni 2019

Begini, 4 Bahaya Dihadapi Jika Anak Tidak Makan Siang
Freepik/boggy

Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa sarapan merupakan waktu makan yang haram hukumnya dilakukan. Bahkan, di beberapa sekolah mengkampanyekan pentingnya sarapan bagi anak-anak untuk kesehatan tubuhnya. 

Di sisi lain, jam makan yang lain seringkali disepelekan. Entah itu karena faktor padatnya kegiatan atau pun rasa enggan, banyak anak yang melewatkan makan siang. Faktanya, makan siang pun ternyata memegang peranan penting dalam perkembangan fisik dan mental, terutama bagi anak-anak.

Dilansir dari livestrong.com, ini hal-hal yang perlu Mama ketahui berkaitan dengan dampak dan akibat jika anak sering melewatkan makan siangnya.

1. Kelaparan dan mudah lelah

1. Kelaparan mudah lelah
Freepik

Kalori yang terdapat pada menu makan siang anak berfungsi sebagai pasokan energi untuk beraktivitas hingga sore hari. Saat anak melewatkan waktu makan siang, nutrisi di dalam tubuhnya tidak dapat mencukupi kebutuhan untuk beraktivitas dan berkonsentrasi hingga waktu makan malam tiba.

Tanpa makan siang yang bergizi seimbang, anak mungkin merasa kelaparan, mudah marah, sakit kepala, dan kehilangan mood karena tubuhnya terlalu lelah dan lamban untuk beraktivitas. 
 

2. Kekurangan Nutrisi

2. Kekurangan Nutrisi
Freepik

Membiasakan anak untuk makan siang sama artinya memberikan asupan vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi dan vitamin C yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Karena itu, penting bagi orangtua untuk membiasakan anak makan dengan menu lengkap dan seimbang.

Usahakan menyiapkan makan siang dengan menu lengkap berupa buah-buahan, sayuran, makanan berprotein, dan susu rendah lemak atau produk susu lainnya sesuai dengan kebutuhan tubuh anak. 

Editors' Picks

3. Tanpa makan siang, anak sulit berkonsentrasi

3. Tanpa makan siang, anak sulit berkonsentrasi
Pexels/Pragyan Bezbaruah

Mengonsumsi makanan yang bergizi akan menguatkan otak sehingga anak bisa fokus menerima materi dengan baik saat di kelas. Namun, bukan sembarang makan siang yang bisa disantap anak ya, Ma.

Usahakan untuk menyediakan makanan yang mengandung biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, daging tanpa lemak dan makanan olahan susu rendah lemak. Kombinasi gizi dan nutrisi yang baik akan memacu prestasinya di sekolah. 
 

4. Fisik anak jadi lemah jika sering tidak makan siang

4. Fisik anak jadi lemah jika sering tidak makan siang
Freepik

Jika anak tidak makan siang dengan menu yang sehat dan seimbang, ia akan cenderung malas untuk beraktivitas, terutama dalam berkegiatan yang melibatkan fisik seperti olahraga. Karena itu, sangat penting bagi anak untuk rutin makan siang agar tubuhnya memiliki energi untuk bergerak. Anak yang tidak mau bergerak dan aktif secara fisik akan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas yang berdampak pada kesehatannya di masa sekarang maupun masa depan.

Dalam menerapkan pola makan yang sehat pada anak, orangtua merupakan contoh terbaik baginya. Jika sekolah tidak menyediakan menu makan siang, sebaiknya usahakan anak membawa sendiri bekal makan siang dari rumah agar kebutuhan nutrisinya lebih terjamin dan kebersihannya terjaga baik.

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!