Tak Terduga, Inilah 6 Gigitan Hewan yang Berbahaya

Siapa sangka kucing termasuk di dalam daftar ini!

19 Oktober 2021

Tak Terduga, Inilah 6 Gigitan Hewan Berbahaya
Pexels/Egor Kamelev

Digigit oleh buaya atau ikan hiu pastinya sangat menyakitkan. Tapi bagaimana dengan gigitan hewan yang tidak seganas buaya atau hiu, yang mungkin tidak pernah kamu duga sebelumnya?

Tak usah jauh-jauh berpikir digigit hewan yang bergigi tajam dan berukuran besar. Beberapa hewan berukuran kecil atau yang tampak menggemaskan, nyatanya punya gigitan yang menyakitkan, bahkan bisa mematikan! 

Berikut ini Popmama.com merangkum daftar hewan dengan gigitan paling berbahaya, dilansir dari Listverse:

1. Kucing peliharaan

1. Kucing peliharaan
Pexels/tranmautritam

Jika dibandingkan dengan anjing, kucing mungkin lebih menggemaskan dan tampak tidak berbahaya. Tetapi tahukah kamu, kucing peliharaan punya gigitan yang sangat menyakitkan? Jangan sampai kamu dikoyak oleh cakar dan giginya yang tajam.

Selain cakar dan giginya yang jika mengoyak kulit terasa menyakitkan, yang juga berbahaya dari gigitan kucing adalah bakteri yang terdapat di mulutnya. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi. 

Salah satu penyakit yang disebabkan karena bakteri dari mulut kucing adalah Bartonella hensealae. Apabila bakteri ini mengalir di aliran darah manusia, bisa menjadi penyakit yang serius. 

2. Laba-laba Brazilian Wandering

2. Laba-laba Brazilian Wandering
Flickr/Andreas Kay

Gigitan laba-laba paling berbahaya di dunia berasal dari laba-laba Brazilian Wandering. Hewan ini sangat agresif dan berbisa.

Jika merasa terancam, laba-laba yang berasal dari Brazil ini akan mengeluarkan semua cadangan bisanya. Tak hanya itu, gigitannya sangat menyakitkan. Taringnya menancap jauh ke dalam daging, menyebabkan rasa sakit seperti terbakar. Keringat dingin akan muncul, dan setelah 30 menit, orang yang digigit akan mengalami perubahan tekanan darah, mual, kram perut, hipotermia, penglihatan kabur dan gejala yang menyerupai syok. 

Editors' Picks

3. Semut peluru

3. Semut peluru
Pexels/Egor Kamelev

Di hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan terdapat spesies semut dengan gigitan menyakitkan yang disebut dengan semut peluru. Semut ini dapat tumbuh hingga sepanjang 30 mm. 

Apabila bersentuhan dengan manusia, kemungkinan besar ia akan menggigit. Mau tahu seberapa sakitnya semut ini jika menggigit? Gigitan semut peluru terdaftar sebagai gigitan paling menyakitkan setara 4.0+ peringan Schmidt Pain Index! 

Rasa sakitnya digambarkan seperti rasa sakit yang membakar dan berdenyut sampai 24 jam. Untungnya, gigitan semut peluru ini tidak bersifat mematikan. 

4. Lalat tsetse

4. Lalat tsetse
Flickr/Oregon State University

Terlihat seperti serangga yang tidak mengancam, nyatanya lalat tsetse punya gigitan yang berbahaya. Gigitan lalat tsetse ini terasa sedikit sakit dan menimbulkan iritasi di area yang digigit. 

Namun, bahayanya bukan dikarenakan rasa sakit gigitannya, melainkan parasit yang dibawanya. Lalat tsetse merupakan pembawa organisme parasit yang menyebabkan trypanososmiasis Afrika, atau dikenal sebagai African Sleeping Sickness. 

Orang yang menderita African Sleeping Sickness akan mengalami gejala neurologis dan meningoencephalitic. Penderitanya bisa kehilangan koordinasi, mengalami perubahan perilaku, dan gangguan siklus tidur. 

5. Monyet

5. Monyet
Pixabay/a_m_o_u_t_o_n

Monyet dikenal sebagai hewan yang punya rahang kuat dengan gigi yang tajam. Gigitan monyet bisa menyebabkan kerusakan jaringan. Tetapi yang dikhawatirkan dari gigitan monyet adalah bakteri dan virus patogen yang dibawanya dari mulutnya. 

Gigitan monyet dapat menyebabkan penyakit rabies yang jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan kematian. 

6. Kutu

6. Kutu
Pexels/Pixabay

Ukurannya sangat kecil, bahkan tak kasat mata, tetapi bukan berarti kutu tidak berbahaya. Gigitan kutu seringkali tidak terasa dan tidak disadari. 

Setelah menembus kulit, kutu menggali kepalanya sedalam mungkin, meninggalkan beberapa kaki dan sebagian besar tubuhnya di luar. Kemudian mereka mulai memakan darah mangsanya, lalu membesar dengan sendirinya. 

Sementara kepala kutu berada di dalam tubuh mangsanya untuk memakan darah mangsanya, ia mentransfer cairannya sendiri ke dalam tubuh mangsanya. Inilah letak masalah sebenarnya. 

Kutu menyebabkan banyak sekali penyakit, tergantung bakteri dan virus apa yang dibawanya. Kutu dapat menginfeksi seseorang dengan anaplasmosis, penyakit Lyme, Rocky Mountain Spotted Fever, dan lain-lain.

Itu dia lima hewan yang memiliki gigitan paling berbahaya. Semoga kita tidak pernah digigitnya dan semoga informasi ini dapat menambah wawasanmu. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.