5 Tanda Anak Terlalu Sibuk, Orangtua Wajib Memperhatikan

Penting untuk memperhatikan kesehatan mental anak ketimbang hanya terpaku pada prestasi semata

2 Desember 2021

5 Tanda Anak Terlalu Sibuk, Orangtua Wajib Memperhatikan
Pexels/Monstera

Setiap orangtua mengharapkan anak yang cerdas dan aktif. Di masa tumbuh-kembangnya ini adalah masa di mana anak dapat menyerap berbagai informasi secara optimal. Tak heran jika banyak orangtua yang memenuhi keseharian anak dengan berbagai kegiatan, seperti kursus dan les.

Namun, banyaknya kegiatan seringkali membuat anak merasa kelelahan. Tak semua anak dapat mengungkapkan rasa lelah dan jenuh yang dihadapinya. Akibatnya anak menjadi stres.

Berikut ini Popmama.com merangkum tanda-tanda anak terlalu sibuk yang harus diketahui orangtua, dilansir dari Family Doctor:

1. Anak tidak punya waktu senggang

1. Anak tidak pu waktu senggang
Pexels/CDC

Coba lihatlah kembali seperti apa kegiatan anak mama selama seminggu terakhir. Jika kegiatan anak mama padat dan tampak tidak punya waktu senggang, itu tandanya anak terlalu sibuk. Apalagi jika anak pernah mengeluh bahwa mereka terlalu banyak les, kursus, pekerjaan rumah, dan lain-lain, serta menginginkan punya waktu senggang, itu artinya orangtua harus melihat kembali padatnya kegiatan anak.

Editors' Picks

2. Mengeluh sakit

2. Mengeluh sakit
Pexels/Victoria Borodinova

Apakah belakangan ini anak sering tampak lelah, tidak bersemangat, mengeluh sakit kepala dan nyeri, tidak bisa tidur nyenyak, atau tidak enak badan? Jika ya, ini merupakan salah satu tanda anak terlalu sibuk dan tubuhnya tidak mampu mengelola banyaknya kegiatan yang harus dilakukannya.

3. Pemarah

3. Pemarah
Freepik

Anak-anak mungkin belum bisa mengungkapkan secara verbal bahwa mereka jenuh dan lelah dengan padatnya aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Bisa jadi ia mengekspresikan rasa jenuh dan lelahnya lewat ledakan emosi berupa kemarahan. 

Perlu diketahui, kemarahan juga merupakan tanda bahwa keseimbangan hidup mereka mengalami gangguan. 

4. Nilai turun

4. Nilai turun
Freepik/freepik

Banyak les tapi nilai anak malah turun? Salah satu tanda yang dapat mengindikasikan anak terlalu sibuk adalah nilai pelajarannya mulai turun. 

Sekolah dan kesehatan psikologis anak harus menjadi prioritas utama. Apabila aktivitas lain di luar sekolah menguras waktu dan energi anak, orangtua perlu mengurangi kegiatan anak. 

5. Hubungan anak dan teman-temannya merenggang

5. Hubungan anak teman-teman merenggang
Freepik/pcn.vector
Ilustrasi

Apakah anak mama dan sahabatnya yang dulu sangat akrab, dan sekarang tidak lagi? Terlepas dari kemungkinan adanya pertengkaran, tanda anak terlalu sibuk adalah anak tidak lagi akrab dengan sahabatnya. Ini dikarenakan anak terlalu sibuk dan tidak punya waktu untuk berinteraksi sosial dengan teman-temannya. 

Penting untuk menemukan keseimbangan antara sekolah, kegiatan, dan bermain. Menyeimbangkan semua kegiatan ini dapat memberikan perbedaan antara anak yang dapat menyesuaikan diri dengan baik dan anak yang stres. 

Penyesuaian ini dapat berbeda-beda untuk setiap anak. Duduk bersama dan berdiskusilah dengan anak untuk menemukan kegiatan mana yang perlu dilanjutkan dan bagaimana cara mengelola waktunya. Dengarkan pendapat anak, karena pada akhirnya anak lah yang akan menjalani ini semua.

Semoga menginspirasi. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.