Apa Itu Resesi?

Mama dan Papa, belakangan ini pasti denger dong ada isu resesi tahun 2023 mendatang?

Karena isu ini, banyak orang mulai berencana mengambil tabungan mereka di bank dan berharap bisa memegang uang cash lebih banyak. Selain itu beberapa orang juga mulai lebih selektif dalam menempatkan dana investasi mereka nih.

Lantas sebenarnya apa itu resesi? Yuk kita bahas bareng-bareng!

 

 

Apa itu resesi?

Melansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resesi adalah suatu kondisi dimana perkonomian suatu negara sedang memburuk.

Kondisi ini bisa diketahui dari produk domestik bruto (PDB) negatif, pengangguran meningkat, serta pertumbuhan ekonomi rill bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Apa penyebab resesi?

Resesi bisa terjadi karena banyak hal Ma. Mulai dari guncangan ekonomi, hutang yang berlebih, tingginya suku bunga, terlalu banyak inflasi dan deflasi.

Selain itu, banyak pengamat ekonomi mengatakan kalau resesi juga disebabkan karena kondisi wabah Covid-19 yang hampir tiga tahun ini menyerang masyarakat dunia.

Ciri-ciri resesi

Berikut ini ciri-ciri terjadinya resesi ekonomi yang perlu Mama dan Papa tau.

  1. Pertumbuhan ekonomi yang negatif hingga dua kuartal berturut-turut.
  2. Suatu negara lebih banyak melakukan impor daripada ekspor.
  3. Produksi dan konsumsi barang yang tidak seimbang.
  4. Berkurangnya lapangan kerja, berbanding lurus dengan meningkatnya pengangguran.

Kira-kira apa dampak dari resesi?

Kondisi memburuknya perekonomian, tentu bisa mendatangkan sejumlah hal buruk. Berikut ini beberapa dampak dari resesi Ma.

Adanya perlambatan ekonomi yang membuat sektor riil menahan kapasitas produksinya, sehingga banyak terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), bahkan beberapa perusahaaan terancam gulung tikar.

Kinerja instrument investasi akan mengalami penurunan, sehingga para investor cenderung menempatkan dananya dalam bentuk investasi yang dinilai lebih aman.

Ekonomi yang semakin sulit, sehingga berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat. Karena masyarakat jadi lebih selektif dalam menggunakan uang dan fokus pada pemenuhan kebutuhan utama terlebih dahulu.

Nah itu tadi informasi dari aku mengenai Apa Itu Resesi. Yuk lebih bijak lagi dalam mengelola keuangan ya Ma. Supaya apapun kondisi yang akan terjadi, kita sudah siap menghadapinya.

Baca juga: