Tega! Pria Cabuli Balita Usia 16 Bulan di Tasikmalaya

Pelaku sempat tinggal dengan orangtua korban

29 Januari 2020

Tega Pria Cabuli Balita Usia 16 Bulan Tasikmalaya
DW

Kasus pencabulan balita berusia 16 bulan di Tasikmalaya akhirnya terungkap. Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap kasus ini pada hari Senin (27/1/2020). Tersangka merupakan kakak ipar sendiri berinisial O (35) mengakui perbuatannya dan diancam hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, pelaku memang tinggal bersama orangtua korban. Meski saat kejadian tak ada saksi mata, warga di lingkungan korban berusaha menghakimi lelaki itu sampai diamankan oleh keluarga dari amukan massa.

Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro menyebutkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan seusai orang tua korban melapor ke Polisi. Berdasarkan laporan, peristiwa itu terjadi pada Senin (13/1/2020) di rumah orang tua korban.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya yang telah memukul organ vital balita tersebut dengan tangan kosong dan langsung mencabulinya di kamar korban ketika sedang tidur.

Berdasarkan keterangan AKP Dadang Sudiantoro saat dimintai keterangan, “Perkembangannya saat ini kami sudah berhasil menangkap pelaku. Saat ini (pelaku) sudah kami tahan di Polres. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," jelas Dadang.

Dadang menambahkan, pelaku memiliki dendam kepada ibu kandung korban, "Motifnya memang karena kesal kepada ibu korban dan juga kepada korban, karena korban selalu (menangis tengah malam) mengganggu tidur pelaku" ungkapnya.
Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan, pelaku sengaja memukul korban lalu menciderai bagian vital korban sehingga bagian vital balita tersebut mengalami pendarahan.

Kronologi kejadian tersebut berawal saat ibu korban menemukan anaknya pendarahan di organ vitalnya. Setelah itu, korban langsung dibawa ke bidan desa dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tasikmalaya. Hasil visum dan pemeriksaan medis menduga organ vital balita tersebut masuk benda tumpul.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan, lelaki yang diduga sebagai pelaku sudah tinggal serumah dengan orangtua korban hampir tiga tahun.

Ketika orangtua korban sedang beres-beres rumah ingin pindah, korban tidur di kamarnya. Saat itu korban hanya berdua di kamar itu bersama pelaku.

Karena kejahatan tersebut, pelaku dikenakan Pasal 82 dan atau 80 Undang-Undang (UU) RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dari kasus ini kita semua belajar agar tidak meninggalkan si Kecil sendiri di rumah. Jika si Kecil sering menangis tengah malam, Mama bisa mencari tahu penyebabnya agar membuatnya lebih tenang.

Berikut ini Popmama.com telah merangkum cara menenangkan si Kecil jika sering menangis.

Alasan Bayi dan Balita Sering Menangis

Alasan Bayi Balita Sering Menangis
Freepik

Pada umumnya bayi dan balita memang lebih sering menangis. Hal ini karena cara berkomunikasi mereka mash belum sempurna.

Biasanya bayi maupun balita menangis karena mereka menginginkan sesuatu namun belum mampu mengungkapkannya secara baik.

Misalnya mereka merasa posisi tidurnya kurang nyaman, atau popok yang ia gunakan sudah penuh, itu semua bisa mengganggu kenyamanannya. Beberapa alasan lain yang mungkin terjadi jika si Kecil sering menangis, ialah:

  • Merasa lapar
  • Lelah karena bermain seharian
  • Tidak nyaman karena popoknya penuh atau merasa suhu udara terlalu panas atau dingin
  • Kondisi tubuhnya sedang tidak sehat
  • Ruangan terlalu berisik dan banyak orang
  • Merasa sepi ketika bangun tidur
  • Merasa takut dan tidak nyaman
  • Serta bosan dengan posisinya

Editors' Picks

Cara Menenangkan si Kecil Ketika Menangis

Cara Menenangkan si Kecil Ketika Menangis
Freepik

Ketika Mama sudah melakukan berbagai cara agar si Kecil tidak terus menangis namun masih gagal, Mama bisa mencoba cara berikut ini agar ia lebih tenang.

  • Menggendong
  • Miringkan posisi tidurnya
  • Berbisik
  • Mengayunkan tubuh si Kecil
  • Memberikan dot
  • Memberikan pijatan kecil
  • Bernyanyi dengan suara lembut
  • Lap badan si Kecil jika ia merasa gerah dan gantikan dengan baju yang kering

Itu dia cara yang dapat Mama lakukan agar si Kecil tidak terus menangis di malam hari. Sebagai orangtua tentu Mama perlu tenang ketika si Kecil menangis, hal ini perlu agar ia tidak merasa tegang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.