5 Materi Preschool untuk Anak Ini Bisa Orangtua Ajarkan di Rumah

Cobalah membuat materi pembelajaran yang terstruktur di rumah

26 Agustus 2019

5 Materi Preschool Anak Ini Bisa Orangtua Ajarkan Rumah
iseeme.com

Mama berencana memasukan si Kecil ke preschool?

Sebenarnya tidak ada patokan usia untuk anak mulai mengikuti kegiatan rutin yang terstruktur di sekolah. Ya, kebanyakan preschool mulai menerima anak di usia 2-3 tahun. Tapi ini tidak berarti sang anak sudah siap untuk masuk ke tahap preschool.

Sementara kesiapan bersekolah lebih pada perkembangan anak baik dari segi sosial, emosional, fisik dan kognitifnya dalam program pendidikan di sekolah setiap harinya.

Dilansir dari FantasticFunandLearning, orangtua sering khawatir bahwa mereka tidak memiliki cukup bahan mengajar pra-sekolah untuk anaknya di rumah. Padahal bisa menggunakan apapun yang ada di rumah seperti mainan bangunan hingga permainan edukatif.

Nah, berikut Popmama.com beritahu mengenai 5 materi pembelajaran preschool untuk anak yang bisa orangtua ajarkan di rumah. Berikut ulasannya:

1. Alfabet dan pelafalannya dengan bernyanyi

1. Alfabet pelafalan bernyanyi
momlovesbest.com

Pada umumnya di preschool anak-anak akan belajar mengenal alfabet dan pelafalannya.

Dikutip dari Teaching Mama, bahwa mengajarkan anak alfabet merupakan dasar untuk membaca dan menulisnya. Sekitar usia 2 tahun anak-anak mulai menunjukkan minat dalam belajar huruf alfabet.

Sementara dengan menyanyikan lagu alfabet untuk anak maka hal ini sebuah materi yang bisa orangtua perkenalkan dengan cara menyenangkan. Mulailah bernyanyi dan memiliki lagu tentang huruf alfabet.

Selain itu bacakan semua jenis alfabet menggunakan poster atau tempelan huruf-huruf menarik untuk membantunya belajar di usia dini.

Editors' Picks

2. Bilangan dan berhitung secara perlahan

2. Bilangan berhitung secara perlahan
Freepik/stockvault

Mempelajari angka 0 hingga 9 adalah salah satu keterampilan matematika pertama yang dipelajari anak-anak pra-sekolah.

Ketika anak berusia sekitar satu tahun, orangtua sudah dapat mulai mengajarkan mereka tentang angka dan berhitung dengan menggunakan teknik yang menyenangkan.

Dilansir dari VerywellFamily, di preschool biasanya mulai mengajarkan konsep penghitungan kepada anak-anak lebih awal. Di mana tujuannya untuk memperkenalkan konsep matematika seperti penambahan dan pengurangan.

Di setiap kesempatan, secara perlahan Mama bisa mengajak mereka menyebutkan lambang bilangan dan belajar berhitung.

3. Menggunting dan menempel dengan sabar

3. Menggunting menempel sabar
childwellbeingcentre.net.au

Salah satu cara untuk mengasah kemampuan motorik halus anak usia dini adalah dengan cara belajar menggunting dan menempel.

Sementara untuk bisa menulis, dibutuhkan kekuatan otot-otot jari dan koordinasi mata serta tangan yang bisa dilatih melalui proses menggunting.

Orangtua dapat menggunakan teknik yang sederhana di rumah dengan menyediakan gunting khusus anak yang terbuat dari plastik agar tidak membahayakannya.

Lalu ajari mereka cara memegang gunting yang benar. Mulailah menggunting bebas. Usahakan pada proses ini Mama juga turut memegang gunting dan ikut mempraktikkannya.

Sedangkan untuk mengajari anak menempel, berikan contoh cara membuka stiker dan menempelkannya. Latih ia untuk bersabar dan berkonsentrasi.

4. Mengenal warna dan bentuk dengan benda-benda di sekitar rumah

4. Mengenal warna bentuk benda-benda sekitar rumah
Freepik

Mengajak si Kecil mengembangkan keterampilan baru seperti di preschool dapat menjadi bagian yang paling berharga dan menyenangkan.

Materi selanjutnya adalah belajar warna dan bentuk. Mulailah dengan ide-ide yang sangat mendasar terlebih dahulu.

Mama bisa menggunakan segala sesuatu di sekitar rumah. Mulailah dengan membantu anak mempelajari warna dan bentuk yang terasa lebih mudah.

Bantu dia menemukan bentuk dari benda-benda di sekitar rumah seperti buku yang berbentuk persegi hingga potongan bundar dari kepingan biskuit.

Lakukan pengulangan secara teratur agar anak memahami konsep-konsep yang Mama berikan.

5. Sosialisasi dan berbagi melalui berbagai cara yang konsisten

5. Sosialisasi berbagi melalui berbagai cara konsisten
sciencenews.org

Tak hanya di bidang akademik, kemampuan sosial pun juga diberikan saat anak di preschool. Hal ini akan menjadi bekal mereka saat bertemu dengan kelompok yang lebih besar lagi.

Sementara sosialisasi adalah keterampilan yang sangat penting bagi anak-anak usia dini untuk mengekspresikan emosi, bekerja sama dan menunjukkan kemandirian maupun memecahkan masalah.

Menurut ParklandChildren'sAcademy bahwa ketika seorang anak siap sekolah, mereka akan diperkenalkan dengan interaksi sosial yang menjadi tantangan dan penuh bimbingan.

Orangtua bisa membantu anak mengekspos keterampilan sosial malalui cara berbagi, bekerja sama, mengikuti arah, mengkomunikasikan keinginan dan kebutuhannya secara konsisten.

Ma, jika anak belum bisa masuk sekolah di usia 2 tahun itu masih terbilang wajar. Sebelum ia sekolah, Mama dapat menerapkan kelima materi preschool di atas kepada sang buah hati di rumah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.