Untuk Orangtua, Ini Dia 5 Tips Mendidik Anak Introvert Sejak Dini

Pastikan orangtua memahami apa artinya anak yang introvert

21 Maret 2020

Untuk Orangtua, Ini Dia 5 Tips Mendidik Anak Introvert Sejak Dini
Pixabay/pasja1000

Apa yang membuat seorang anak menjadi introvert?

Ini adalah pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh sebagian orangtua.

Ya, di mana karakteristik umum dari seorang anak introvert yakni tidak suka bicara ringan dan melakukan kerja kelompok hingga lebih suka untuk menghabiskan waktu sendirian.

Kata Dr. Laney yang dikutip dari Introvertdear, sebaiknya anak introvert mendapatkan dukungan dan bimbingan dalam memahami perasaan yang kompleks.

Nah, sebagai orangtua harus bisa memberikan andil khusus.

Berikut 5 tips mendidik anak introvert sejak usia dini yang sudah dirangkum oleh Popmama.com :

1. Memberikan pengertian kalau anak tidak berbeda

1. Memberikan pengertian kalau anak tidak berbeda
Freepik/prostooleh

Memang sedikit berat dan butuh kesabaran ekstra, tapi Mama pasti tidak akan menyesal ketika kelak mereka sudah besar dan dewasa.

Menurut Carl Jung, psikiater dan psikoanalis Swiss pendiri psikologi analitik yang dilansir dari Educationdegree bahwa anak introvert cenderung menafsirkan dunia secara subyektif.

Dengan demikian, orangtua harus bisa menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara dirinya terhadap anak lain.

Memberikan pengertian seperti ini bisa menjadi salah satu cara mendidik anak introvert agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Editors' Picks

2. Mengajak anak ke pesta ulang tahun

2. Mengajak anak ke pesta ulang tahun
Pixabay/Mimzy

Anak introvert mungkin tidak suka terlibat dalam kegiatan bersama orang lain. Namun jangan biarkan anak berdiam diri di rumah saja.

Quietrev mengatakan, anak introvert sering merasa cemas di lingkungan baru. Jika memungkinkan, datanglah ke pesta bersama anak lebih awal agar ia merasa nyaman.

Selain itu bicarakan siapa yang akan berada di sana, apa yang akan terjadi, bagaimana perasaannya dan apa yang bisa ia katakan untuk memulai percakapan.

Sedikit demi sedikit, lama kelamaan dia akan berani dan melawan rasa cemasnya untuk berinteraksi dengan orang asing. 

3. Memahami apa artinya seorang anak yang introvert

3. Memahami apa artinya seorang anak introvert
Freepik/bristekjegor

Hal ketiga yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa orangtua memahami apa artinya seorang anak yang introvert. 

Anxioustoddlers menerangkan, masalah lebih besar muncul ketika orangtua yang ekstrovert tidak mengerti anak introvert. Ketika itu maka mengasuh anak bisa menjadi perjuangan.

Padahal dengan memahami akan sangat membantu dalam melihat bahwa beberapa sifat anak cukup normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Jika anak lebih suka menghabiskan waktu sendirian di kamarnya, cobalah pahami dan berikan perhatian khusus kepadanya.

4. Jangan memanggil anak dengan sebutan pemalu

4. Jangan memanggil anak sebutan pemalu
Pixabay/PourquoiPas

Menjadi anak introvert bukanlah sebuah hal yang mengerikan. Sebagai orangtua sebaiknya mendidik mereka dengan baik dalam keluarga, terutama dengan curahan kasih sayang dan perhatian.

Verywellfamily mengungkapkan, anak-anak yang introvert sering disalahartikan sebagai anak pemalu. Tetapi menjadi orang tertutup dan pemalu bukanlah hal yang sama. 

Ya, jika anak pemalu maka jangan biarkan dia mendengar Mama memanggilnya seperti itu.

Hal itu malah membuatnya mulai mengalami kegugupan sebagai sifat yang tetap dan memperburuk kepercayaan diri anak introvert.

5. Menghargai anak dan memberikan pujian

5. Menghargai anak memberikan pujian
Freepik

Orangtua mana yang tidak ingin membesarkan anaknya menghadapi kehidupan yang sukses. 

Workingmother menjelaskan, jangan hanya menerima anak apa adanya. Sebaiknya orangtua menghargai dia.

Ketika anak bisa berbaur dengan teman sebayanya di sekolah, cobalah berikan sebuah penghargaan dan pujian untuk si Kecil.

Cara ini bisa memberikan kepercayaan diri dan membantu mereka lebih kuat secara mental.

Itulah kelima tipa mendidik anak introvert.

Terkadang yang dibutuhkan anak ialah sebuah perhatian untuk dia berbagi pikiran dan perasaannya.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.