Biang Keringat pada si Kecil, Ini yang Perlu Kamu Ketahui!

Apa saja ya, Ma?

15 Februari 2020

Biang Keringat si Kecil, Ini Perlu Kamu Ketahui
Momjunction.com

Apakah anak mama sedang mengalami biang keringat?

Anak-anak sering mengalami biang keringat ketika sedang berada di cuaca yang panas serta lembab. Beberapa orang menyebut biang keringat sebagai ruam panas.

Saat cuaca panas, resiko terjadinya biang keringat akan lebih tinggi pada anak-anak yang aktif bergerak atau memakai pakaian berbahan tebal, yang tidak memungkinkan kulit bernafas. Hal ini dapat meningkatkan jumlah keringat pada kulit Anak sehingga memungkinkan timbulnya biang keringat.

Keringat yang berlebihan dapat menyebabkan pori-pori Anak yang sebenarnya adalah saluran kelenjar keringat menjadi tersumbat, akibatnya keringat pun bisa terperangkap di bawah permukaan kulit. Hal ini yang kemudian dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan bahkan ruam merah yang dikenal sebagai biang keringat.

Berikut ini hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang biang keringat pada Anak yang telah Popmama.com rangkum:

1. Gejala biang keringat

1. Gejala biang keringat
Webmd.com

Gejala biang keringat cukup mudah dilihat yaitu munculnya benjolan merah disertai gatal yang terjadi di daerah bagian bawah lapisan kulit.

Leher, bahu, dan dada adalah tempat paling umum terjadinya biang keringat. Beberapa bentuk biang keringat bisa terasa gatal atau menimbulkan sensasi seperti ditusuk duri. Tetapi biang keringat biasanya tidak terasa menyakitkan.

Pada Bayi, biang keringat biasanya timbul di leher, ketiak, lipatan siku, dan selangkangan. Sedangkan pada Anak , biang keringat biasanya terjadi pada dada dan punggung.

Biang keringat umumnya tidak melibatkan mata, hidung, mulut, dan telapak tangan.

Editors' Picks

2. Penyebab biang keringat

2. Penyebab biang keringat
Pexels/Nicholas Githiri

Cuaca panas merupakan faktor pemicu yang paling umum timbulnya biang keringat. Namun, terdapat juga faktor-faktor lainnya antara lain:

  • Aktivitas fisik atau olahraga yang intens.
  • Kain yang menghambat keringat keluar dari pori-pori kulit.
  • Mengganti pakaian anak-anak dengan kain yang terlalu tebal untuk cuaca panas.
  • Tidur dengan memakai terlalu banyak selimut.
  • Menggunakan minyak, krim kental atau salep, yang bisa menyumbat saluran keringat.
  • Saluran keringat yang belum befungsi dengan baik.
  • Mengonsumsi obat yang meningkatkan fungsi kelenjar keringat.

3. Pengobatan biang keringat

3. Pengobatan biang keringat
Unsplash/AnastasiiaOstapovych

Cara pertama untuk mengobati biang keringat adalah dengan menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan kulit kamu berkeringat.

Pastikan untuk mengganti pakaian kamu ketika sudah basah dengan keringat atau pindahlah ke tempat yang lebih dingin, ketika kamu sudah merasa gatal pada area yang terdapat biang keringat.

Obat alami untuk biang keringat adalah lotion kalamin. Kamu bisa mencoba produk Caladine di apotik dengan harga sekitar 16 ribu.

Kandungan kalamine yang terdapat di dalam produk Caladine berfungsi untuk mendinginkan kulit. Selain kalamine, Krim hidrokortison dalam dosis rendah juga bisa membuat rasa gatal mereda.

Semoga si Anak cepat sembuh ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.