Toddler Milestones: Usia 13 Bulan, Anak Mulai Cemas akan Perpisahan

Si kecil mulai cemas saat ditinggal, Mama perlu atur strategi

3 Juni 2019

Toddler Milestones Usia 13 Bulan, Anak Mulai Cemas akan Perpisahan
Pexels.com/Daria Shevtsova

Ulang tahun pertama si kecil baru saja terlewati. Seperti bulan-bulan sebelumnya, akan selalu ada hal baru dalam perkembangan anak. Kali ini, Mama perlu tahu tentang kecemasannya akan perpisahan. Di usia 13 bulan, kebanyakan anak-anak akan masuk dalam fase separation anxiety.

Berbeda dengan saat masih bayi, sekarang si kecil sudah mengerti bahwa jika Mama pergi, pasti akan selalu kembali.

Meski begitu, si kecil seringnya masih menempel setiap kali Mama mencoba melangkah keluar pintu. Kecemasan berpisah memang tak mudah dijalani, tapi ini normal terjadi hingga tahun kedua usianya.

Jadikan Berpamitan Sebagai Kewajiban

Jadikan Berpamitan Sebagai Kewajiban
Pexels.com/Bruce Mars

Nah, untuk meredakan kecemasan Mama sendiri, kondisikan setiap perpisahan lebih manis dan tidak meninggalkan kesedihan.

Dilansir dari WebMD, dirangkum beberapa strategi agar perpisahan Mama dengan si kecil tidak terlalu mellow. Salah satunya, saat Mama harus pergi, meski hanya sebentar, selalu lakukan hal yang sama.

Jangan pernah menyelinap untuk meninggalkannya. Si kecil bisa khawatir Mama akan menghilang lagi. Usahakan untuk selalu berpamitan setiap akan beranjak dari sisinya.

Biasakan untuk mengatakan padanya Mama akan ke mana dan melakukan apa, meski mungkin si kecil belum mengerti apa yang Mama maksud.

Editors' Picks

Alihkan Perhatian Anak jika Terpaksa

Alihkan Perhatian Anak jika Terpaksa
Pexels.com/Public Domain Pictures

Terkadang si kecil tak mau mengerti saat Mama berpamitan. Jika mereka susah ditinggal, mintalah tolong pada pengasuh atau siapapun yang menjaganya, untuk mengalihkan perhatian. Saat si kecil mulai sibuk bermain, keluarlah dengan cepat, agar tidak ada drama. 

Ke manapun Mama pergi, usahakan juga untuk selalu memberi pelukan hangat setiap kembali. Pastikan si kecil tahu bahwa Mama sangat menyayangi dan merindukannya. Beri kesan bahwa bertemu dengannya lagi membuat Mama bahagia. Lakukan hal tersebut secara rutin, jadikan kebiasaan, hingga si kecil tak cemas lagi akan perpisahan.

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!