6 Cara Menangani Ketombe pada Anak Balita

Kadang, anak juga bisa mengalami rambut berketombe

20 Februari 2020

6 Cara Menangani Ketombe Anak Balita
Freepik

Banyak alasan kenapa rambut anak bisa juga berketombe. Ada yang karena salah memakai shampo, ada juga yang karena kepalanya kotor dan terlalu lembap. 

Bagaimanapun, ketombe memang mengganggu. Anak akan sering menggaruk kepala dan berujung pada luka di kulit kepalanya. 

Untuk Mama ketahui, tanda anak berketombe antara lain, memiliki kulit kepala yang gatal, ada ketombe atau kulit kering di kepala, dan ada gumpalan kulit kering di beberapa area kepalanya. 

Sedangkan penyebabnya bisa karena terlalu sering atau terlalu jarang memakai shampo, atau karena cuaca yang terlalu kering. Selain itu bisa juga dikarenakan ezcema, atau terkena kulit terbakar di kepala. 

Lalu, bagaimana cara menangani kulit kepala anak yang berketombe? Berikut Popmama.com rangkumkan untuk Mama. 

1. Menyisir sebelum mencuci rambut

1. Menyisir sebelum mencuci rambut
harptimes.com

Mama bisa menyisir rambut si Kecil sebelum membilasnya. Tujuannya, mengurangi jumlah ketombe di kepalanya.

Dengan begitu, ketombe bisa lekas keluar dari kepalanya sehingga tak semakin menumpuk. 

2. Gunakan minyak pada rambut anak

2. Gunakan minyak pada rambut anak
Pixabay/stevepb

Setelah menyisirnya, Mama bisa menggunakan minyak bayi untuk mengurangi ketombe di kepalanya. Balurkan minyak di kepalanya dan pijat pelan-pelan. 

Setelah itu, diamkan selama beberapa saat. Jika terlihat gumpalan ketombe yang belum lepas, Mama bisa memijatnya sampai lepas.

Mama juga bisa kembali menyisir rambut si Kecil untuk mengurangi ketombe setelah kepalanya diminyaki. 

3. Cuci bersih rambut si Kecil

3. Cuci bersih rambut si Kecil
livingwellmom.com

Salah satu penyebab rambut anak berketombe adalah penggunaan shampo yang tidak bersih. Saat keramas, masih ada sampo yang tertinggal di kepala dan itulah yang jadi salah satu penyebabnya. 

Menggunakan shampo bayi sangatlah berguna untuk mengurangi ketombe wajar pada kepala anak. Ini dikarenakan sampo bayi cenderung lebih mudah dibilas dibanding shampo lainnya. 

Pastikan untuk membasuh kepala anak dengan bersih sampai semua sampo tidak ada lagi di kepalanya ya, Ma. 

Editors' Picks

4. Gunakan sampo ketombe khusus anak

4. Gunakan sampo ketombe khusus anak
momjunction.com

Untuk kasus ketombe yang agak berat, Mama bisa mencari shampo ketombe yang khusus untuk anak-anak. Agar lebih nyaman, Mama bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter si Kecil. 

Saat keramas dengan shampo khusus tersebut, diamkan shampo di kepala si Kecil setidaknya selama 2 menit. Dengan begini, sampo tersebut bisa sekaligus bekerja untuk menyembuhkan dan menghilangkan ketombe di kepalanya. 

Jika si Kecil memang memiliki potensi terus berketombe, maka penting sekali untuk menjaga pH normal di kepalanya. Salah satunya dengan menggunakan sampo yang tepat. 

Juga hindari kulit kepala anak dari terlalu berminyak. Mama bisa mencuci kepalanya secara berkala namun jangan terlalu sering.

5. Melakukan proses keramas dan pengeringan yang tepat

5. Melakukan proses keramas pengeringan tepat
Poxabay/Nadeem1991

Salah satu penyebab ketombe pada anak adalah kulit kepala yang terlalu kering atau terlalu lembab. Jika terlalu kering, Mama bisa keramas sambil memijat kulit kepalanya. Dengan begini, kulitnya jadi lebih lembap dan ketombe bisa luruh dari kulitnya. 

Hindari menggunakan kondisioner karena bisa kembali menyebabkan ketombe bagi anak yang memiliki kulit kepala terlalu lembap.

Selain itu, keringkan rambut anak secara mendetil agar tidak lembap dan menimbulkan ketombe basah pada si Kecil. 

Baca juga: 

6. Menggunakan lotion anti jamur

6. Menggunakan lotion anti jamur
Pixabay/AdoreBeautyNZ

Jika ketombe si Kecil disebabkan oleh jamur, maka kemungkinan besar Mama akan mendapat losion kulit kepala yang anti jamur. 

Losion ini juga dijual bebas di apotek, namun lihat kembali mana yang paling sesuai dengan umur si Kecil. Efek samping jika memakai yang tidak sesuai bisa memperparah keadaan kulit kepala si Kecil. 

Sekali berketombe, kemungkinan besar bisa kembali berketombe. Oleh karena itu, penting sekali untuk merutinkan waktu keramas, jangan terlalu jarang atau terlalu sering. 

Sedangkan jika ketombe karena kulit kepala anak terlalu kering, Mama bisa memberikan minyak bayi dan memijatnya secara berkala. 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.