Demi Kesehatan dan Pertumbuhan, Kenali Kebutuhan Nutrisi Anak 1 Tahun

Kira-kira apa saja ya, Ma?

6 Mei 2021

Demi Kesehatan Pertumbuhan, Kenali Kebutuhan Nutrisi Anak 1 Tahun
Pixabay/KathrinPie

Pertumbuhan balita dari segala sisi memang perlu mendapatkan perhatiaan khusus, terutama untuk masalah asupan nutrisi. Tak bisa dipungkiri bahwa asupan nutrisi menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. 

Sebagai orangtua, Mama perlu bijak dalam memikirkan jenis makanan yang cocok untuk diberikan terkait dengan asupan nutrisinya. Dengan nutrisi yang tepat akan membantu si Kecil tubuh tetap sehat. 

Terkait dengan banyaknya asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh balita, kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa kebutuhan nutrisi makanan anak 1 tahun. 

Kira-kira apa saja ya, Ma? 

1. Sayuran dapat penuhi gizi anak

1. Sayuran dapat penuhi gizi anak
Pixabay/RitaE

Meski tidak ada ketentuan yang pasti mengenai ketubuhan makan anak di usia 1 tahun, maka ada baiknya selalu memberikan asupan berbaik demi memenuhi gizi serta nutrisi si Kecil. 

Saat si Kecil telah memasuki usia 1 tahun, Mama sudah boleh mulai memberikan jenis sayuran. Hanya saja perlu diperhatikan proses pengolahannya agar tekstur makanan saat disajikan tidak terlalu keras. 

Demi menghindari si Kecil bosan dengan makanan yang telah dihidangkan, ada baiknya untuk menghidangkan jenis sayuran yang berbeda termasuk dalam hal warna. 

Varian buah ini bertujuan agar anak-anak merasa lebih nyaman sekaligus mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Ada beberapa rekomendasi sayuran yang bisa dikonsumsi oleh anak satu 1 tahun, mulai dari wortel, brokoli, bayam, tomat, kacang hijau hingga labu kuning. 

Balita membutuhkan sayuran setidaknya 2 hingga 3 sendok makan setiap hari untuk memenuhi gizi yang seimbang. 

Contoh pemberian sayuran untuk anak 1 tahun: 

  • 1 sendok makan brokoli cincang untuk makan siang, 1 atau 2 sendok makan bit yang dihaluskan atau dipotong kecil-kecil untuk makan malam.
  • 1/4 gelas jus wortel untuk makan siang atau camilan, 1 sendok makan kentang yang dipotong dadu untuk makan malam.
  • 2-3 kentang goreng untuk makan siang, 1 sendok makan kacang polong yang telah dihaluskan untuk makan malam.

Editors' Picks

2. Protein dapat menjadi sumber energi anak

2. Protein dapat menjadi sumber energi anak
Pixabay/PDPics

Protein termasuk salah satu nutrisi yang perlu dioptimalkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, apalagi ketika dikonsumsi secara rutin. 

Perlu diketahui bahwa komponen protein merupakan kumpulan dari asam amino. Saat dikonsumsi, protein akan membantu tubuh dalam meregenerasi sel-sel rusak, membentuk enzim untuk kebutuhan metabolisme dan pembentukan energi.

Jika si Kecil tidak suka makan daging, maka Mama pun perlu mencari alternatif lain untuk mencukupi nutrisi pertumbuhannya.

Sumber protein nabati, mulai dari kacang merah, kacang hijau, kacang tanah, kacang panjang, edamame, almond, alpukat, tempe dan tahu.  

Makanan laut memang memiliki kandungan protein, namun perlu bijak dan membutuhkan jenis yang aman untuk anak-anak. 

Bila si Kecil memiliki energi tertentu, maka ada baiknya dicarikan alternatif pengganti agar sumber proteinnya tetap terpenuhi. 

3. Biji-bijian bantu menjaga sistem kekebalan tubuh

3. Biji-bijian bantu menjaga sistem kekebalan tubuh
Pixabay/suraj

Anak-anak yang berumur 1 tahun memerlukan sekitar 1000 kalori per hari nih, Ma. Maka dari itu, orangtua perlu bisa memenuhi kebutuhan kalorinya dengan susu, buah, sayuran bahkan biji-bijian. 

Biji-bijian termasuk bahan makanan nabati yang dapat mencukupi asupan protein anak. Biji-bijian pun mengandung serta dan seluruh asam amino esensial. 

Perlu diketahui juga bahwa asam amino menjadi salah satu komponen penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan serta mampu mendukung kondisi tubuh si Kecil menjadi lebih prima. 

Dilansir dari Healthy Kids, Mama perlu mengetahui bahwa biji-bijian dan sereal gandum dapat menjadi alternatif untuk memperkaya nutrisi anak, termasuk gandum. 

Terkait dengan asupan gandum untuk tubuh anak akan membantu sistem kekebalan tubuh anak serta menjadi cadangan karbohidrat. 

4. Buah bisa membuat si Kecil nggak gampang sakit

4. Buah bisa membuat si Kecil nggak gampang sakit
Freepik

Dilansir dari HealthXchange.sg diketahui bahwa buah dan sayuran sangat diperlukan untuk kesehatan si Kecil apalagi saat telah masuk usia 1 tahun. 

Buah yang dikonsumsi secara rutin oleh balita tentu akan meningkatkan kesehatan serta melindunginya dari berbagai penyakit. Ada beberapa rekomendasi buah yang bisa dikonsumsi oleh anak satu 1 tahun, mulai dari alpukat, jeruk, pepaya, pisang hingga tomat. 

Contoh pemberian buah untuk anak 1 tahun:

  • 1/4 buah apel untuk camilan, setengah pisang (dipotong) untuk makan siang.
  • 1/4 buah anggur (dipotong) untuk camilan dan empat stroberi (potong-potong berukuran 1/2 inci) untuk pencuci mulut. 

5. Susu merupakan sumber kalsium terbaik untuk anak

5. Susu merupakan sumber kalsium terbaik anak
Freepik

Demi melengkapi konsep 4 sehat 5 sempurna serta memaksimalkan pemenuhan gizi anak, maka ada baiknya tetap melibatkan susu. 

Susu yang dikonsumsi oleh anak mama saat berusia satu tahun dapat memberikan manfaat untuk pertumbuhannya. Tak hanya memenuhi asupan kalsium saja, namun susu yang dikonsumsi si Kecil secara rutin dapat memberikan manfaar untuk kesehatan tulang dan gigi. 

Dilansir dari Baby Center, Mama perlu mengetahui bahwa anak-anak di bawah usia 2 harus tetap mengonsumsi susu secara rutin. 

Untuk anak berusia 1 tahun, setidaknya perlu memberikan 2 sampai 3 gelas susu formula dengan total takaran tidak lebih dari 24 ons setip harinya. 

Itulah beberapa rangkuman dari kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak 1 tahun. 

Semoga informasi kali ini bisa berguna ya, Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.