Kenali! Tanda Balita yang Alami Keterlambatan Perkembangan Fisik

Dengan mengenali tanda-tanda ini, dapat membantu Mama untuk mencari penanganan sejak awal

23 Mei 2022

Kenali Tanda Balita Alami Keterlambatan Perkembangan Fisik
Freepik

Setiap orangtua tentu mengharapkan agar anak-anaknya dapat memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta tepat pada waktunya.

Meski anak-anak berkembang pada tingkat dan waktu yang berbeda, tetapi sebagian besar mengikuti garis waktu umum.

Mengetahui apa saja tanda balita yang alami keterlambatan perkembangan fisik, juga dapat membantu Mama mencari perawatan sejak awal. Sehingga lebih cepat untuk membantu mengoptimalkan perkembangan si Kecil.

Lantas, apa saja tanda-tanda yang harus diperhatikan?

Dilansir dari Baby Centre dan SSM Health, berikut Popmama.com telah menyiapkan informasinya di bawah ini!

1. Usia: 12 hingga 18 bulan

1. Usia 12 hingga 18 bulan
Freepik

Tanda peringatan yang harus diperhatikan:

Di usia 13 bulan:

  • Mengalami kesulitan jongkok untuk bermain.
  • Mengalami kesulitan naik dan turun dari kursi kecil.
  • Tidak bisa makan dengan jari.

Di usia 15 bulan:

  • Mengalami kesulitan memegang krayon dan mencoret-coret secara spontan.
  • Mengalami kesulitan untuk berdiri sendiri dari lantai.
  • Tidak bisa memanjat kursi untuk mencapai sesuatu.

Di usia 18 bulan:

  • Kesulitan hingga tidak bisa berjalan
  • Tidak dapat melepas kaus kakinya
  • Tidak dapat memegang krayon dan meniru coretan
  • Tidak mencoba menendang bola besar
  • Mengalami kesulitan berjalan menuruni tangga dengan satu tangan dipegang
  • Setelah beberapa bulan berjalan, tidak berjalan dengan langkah tumit kaki
  • Konsisten berjalan dengan jari kaki

2. Usia: 19 hingga 24 bulan

2. Usia 19 hingga 24 bulan
Freepik/gpoInstudio

Tanda peringatan yang harus diperhatikan:

Di usia 21 bulan:

  • Tidak bisa membalik halaman buku yang terbuat dari karton tebal.
  • Mengalami kesulitan berjalan naik atau turun tangga meski memegang pegangan tangan.
  • Tidak bisa menendang bola besar setelah diberikan contoh.

Di usia 24 bulan:

  • Tidak dapat memegang krayon dan meniru garis vertikal.
  • Tidak berusaha untuk berdiri dengan satu kaki.
  • Kesulitan mendorong mainan di atas roda.
  • Tidak bisa menendang bola besar berdasarkan permintaan.
  • Belum bisa menggunakan sendok dengan baik
  • Tidak berjalan dengan baik

Editors' Picks

3. Usia: 25 hingga 30 bulan

3. Usia 25 hingga 30 bulan
Freepik

Tanda peringatan yang harus diperhatikan:

Di usia 30 bulan:

  • Tidak bisa berjalan sendiri, berganti kaki.
  • Tidak dapat membalik satu halaman pun dalam sebuah buku.
  • Tidak bisa mengayuh sepeda roda tiga.
  • Tidak bisa berdiri dengan satu kaki sejenak.

4. Usia: 31 hingga 36 bulan

4. Usia 31 hingga 36 bulan
Freepik

Tanda peringatan yang harus diperhatikan:

Di usia 36 bulan:

Tidak bisa berjalan menuruni tangga sendirian dengan kaki bergantian.
Tidak dapat memanipulasi gunting atau tidak akan mencoba memotong dengan gunting.
Tidak bisa berdiri dengan satu kaki selama dua detik.
Tidak bisa melempar bola dengan tangan.
Tidak bisa mencuci dan mengeringkan tangan.

Penyebab Balita Alami Keterlambatan Perkembangan Fisik

Penyebab Balita Alami Keterlambatan Perkembangan Fisik
Pexels/Kha Ruxury

Kini Mama telah mengetahui beberapa tanda peringatan ketika balita mengalami keterlambatan perkembangan fisik. Ketika mengetahui informasi di atas, Mama mungkin bertanya-tanya apa yang menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik pada anak.

Perlu diingat bahwa tidak ada satu penyebab keterlambatan dalam perkembangan anak. Hal ini karena ada banyak faktor yang dapat berpengaruh, mulai dari sebelum anak lahir, selama proses kelahiran, dan setelah lahir.

Ini dapat mencakup:

  • Kondisi genetik atau keturunan seperti down syndrome
  • Gangguan metabolisme seperti fenilketonuria (PKU)
  • Trauma pada otak, seperti sindrom bayi terguncang
  • Trauma psikososial yang parah, seperti gangguan stres pasca-trauma
  • Paparan zat beracun tertentu seperti paparan alkohol prenatal atau keracunan timbal
  • Beberapa infeksi yang sangat serius
  • Kekurangan makanan atau lingkungan

Dilansir dari SSM Health, dalam beberapa kasus, tidak mungkin menemukan penyebab keterlambatan perkembangan fisik pada balita.

Apa yang Dapat Mama Lakukan untuk Mengatasi Keterlambatan Perkembangan Fisik Balita?

Apa Dapat Mama Lakukan Mengatasi Keterlambatan Perkembangan Fisik Balita
Freepik/pressfoto

Meskipun tidak ada satu obat khusus untuk keterlambatan perkembangan, terapi yang diarahkan ke area keterlambatan tertentu sangat efektif dalam membantu anak-anak mengejar perkembangan sesuai usianya.

Jenis terapi ini termasuk:

Terapi fisik

Terapi fisik sering membantu anak-anak dengan keterlambatan keterampilan motorik kasar.

Terapi okupasi

Ini dapat mengatasi keterampilan motorik halus, pemrosesan sensorik, dan keterampilan untuk menolong diri sendiri.

Terapi bicara dan bahasa

Terapi wicara biasanya digunakan untuk mengatasi masalah di bidang pemahaman dan produksi bahasa dan suara bicara.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Pendidikan anak usia dini memberikan stimulasi keterampilan perkembangan usia dini, termasuk keterampilan bermain.

Terapi perilaku

Ini mungkin diperlukan pada beberapa anak untuk kesulitan perilaku yang mempengaruhi perilaku yang sesuai secara sosial.

Itulah informasi seputar tanda balita yang alami keterlambatan perkembangan fisik, beserta penyebab dan cara mengatasinya. Sebagai aturan umum, percayalah pada insting Mama. Bagaimanapun, orangtua lah yang paling mengenal anak.

Jika si Kecil kesulitan dalam beberapa pencapaian ini, baik di satu tanda atau lebih, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak dan menemukan penanganan sedini mungkin.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk