Jangan Anggap Sepele, Berikut 5 Cara Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak

Walaupun sangat penting, harus tetap sesuai dosis ya, Ma.

21 September 2020

Jangan Anggap Sepele, Berikut 5 Cara Mencegah Gigi Berlubang Anak
Pexels/Polina Zimmerman

Anak-anak tentunya sangat menyukai makanan manis ya, Ma. Walaupun sudah kita batasi, mereka pasti sering mencuri waktu untuk memakan makanan manis saat sedang tidak dalam pengawasan kita.

Tidak jarang akibat makanan manis gigi anak jadi mudah berlubang. Sebelumnya apakah Mama sudah tau apasih yang menyebabkan gigi berlubang?

Gigi berlubang biasanya disebabkan oleh infeksi yang akan merusak struktur gigi hingga menyebabkan gigi berlubang dan biasanya disertai rasa sakit. Penyakit ini biasa kita kenal dengan sebutan Karies.

Berdasarkan Penelitian The Global Burden of Disease Study menyatakan bahwa karies merupakan penyakit yang diderita hampir setengah populasi dunia.

Menurut Riset Kesehatan Dasar oleh Kemenkes tahun 2018 bahwa proporsi terbesar masalah kesehatan gigi di Indonesia adalah karies, sebanyak 45,3%.

Drg. Freissy Nurul Afifa dari Klinik Pratama LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat menjelaskan beberapa akibat dari karies pada anak, diantaranya:

  • Terganggunya kondisi gizi anak
  • Menganggu fungsi pengunyahan
  • Menganggu fungsi bicara
  • Kurangnya rasa percaya diri.

Oleh karena itu, Popmama.com sudah merangkum kiat-kiat apa saja yang diperlukan untuk mencegah karies pada anak. Yuk, kita simak bersama.

1. Hindari konsumsi gula berlebih

1. Hindari konsumsi gula berlebih
Pexels/Flora Westbrook

Mama pasti tahu jika makanan manis adalah salah satu penyebab utama gigi berlubang. Jadi, jika Mama ingin mencegahnya, hindari makanan yang manis maupun lengket di gigi.

Sebab, kedua jenis makanan tersebut bisa jadi sasaran empuk bakteri penyebab gigi berlubang. Ketika mengosumsi makanan atau minuman manis, bakteri di dalam mulut akan memproduksi asam yang dapat merusak lapisan enamel gigi, lho.

Selain menghindari makanan pemicu gigi berlubang, konsumsilah makanan yang baik untuk kesehatan gigi, seperti sayuran, buah, susu, keju, dan air putih..

Editors' Picks

2. Sikat gigi minimal 2x sehari

2. Sikat gigi minimal 2x sehari
Pexels/Ketut Subiyanto

Mungkin Mama sering mendengar bahwa menyikat gigi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yaitu saat bangun tidur dan sebelum tidur.

Namun sebenarnya, untuk mencegah gigi berlubang, disarankan menyikat gigi setidaknya setiap kali selesai makan, dan jangan lupa untuk membersihkan gigi dengan benang gigi.

Akan tetapi, bila tidak bisa menyikat gigi setiap setelah makan, setidaknya ajak anak berkumur dengan air untuk menghilangkan sisa makanan di mulut.

Mama juga perlu memerhatikan cara yang tepat dalam menyikat gigi anak, lho terutama pada takarannya. Untuk anak usia 6 bulan-2 tahun Mama cukup memberi pasta gigi sebesar biji beras saja, atau setara dengan 0,1mg.

3. Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride

3. Menggunakan pasta gigi mengandung fluoride
Pexels/Karolina Grabowska

Gigi anak tentunya  memerlukan perlindungan di bagian enamel gigi. Enamel sendiri merupakan lapisan terluar gigi. 

Fluoride akan melindungi gigi dari senyawa asam yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, dengan mencegah bakteri pada plak yang memproduksi zat asam. 

Fluoride juga bisa membantu memperbaiki lapisan enamel sehingga memperkokoh perlindungan gigi.
Namun untuk anak-anak, tetap disarankan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi, untuk mengetahui batas aman penggunaannya terhadap  pada anak.

Karena jika berlebihan, fluoride juga tidak baik untuk kesehatan gigi anak lho, Ma.

4. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin D dan kalsium

4. Konsumsi makanan minuman mengandung vitamin D kalsium
Pexels/Acharaporn Kamornboonyarush

Untuk mencegah gigi berlubang, Mama perlu mencukupi kebutuhan vitamin D dan kalsium pada anak.

Vitamin sangat berperan penting dalam penyerapan mineral yang baik untuk kesehatan seperti kalsium dan fosfat yang didapat dari asupan makanan sehari-hari.

Vitamin D bisa didapatkan dari asupan seperti susu dan produk olahannya serta sinar matahari. Selain itu, untuk mendapatkan kalsium, Mama bisa mendapatkannya tidak lain adalah dari susu.

5. Kunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali

5. Kunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali
Pexels/Pixabay

Melakukan pemeriksaan gigi rutin bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari gigi berlubang dan merupakan langkah perawatan gigi yang baik pada anak.

Dengan pemeriksaan gigi rutin, gangguan pada gigi dapat terdeteksi lebih awal sehingga lebih mudah ditangani. J

ika pada pemeriksaan didapati bahwa gigi rentan berlubang, dokter akan memberikan perlindungan lebih kepada gigi berupa sealant

Sealant adalah jaket pelindung gigi yang berfungsi melindungi enamel gigi dari zat asam dan plak yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Bagaimana,Ma? Tidak sulit bukan untuk mencegah terjadinya gigi berlubang pada anak? Yuk, lindungi gigi anak kita mulai dari sekarang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.