5 Ciri Anak Mulai Tumbuh Gigi dan Tips agar Anak Tidak Rewel

Jika si Kecil alami 5 tanda di bawah ini, mungkin akan tumbuh gigi Ma!

27 Januari 2021

5 Ciri Anak Mulai Tumbuh Gigi Tips agar Anak Tidak Rewel
Freepik/Wayhomestudio

Kemunculan gigi pertama anak atau biasa disebut gigi susu adalah tahap penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Ketika gigi susu si Kecil mulai muncul, biasanya akan membuat mereka tak nyaman, menjadi rewel, serta menangis seharian tanpa alasan.

Perlu diketahui, Ma, kemunculan gigi susu pada anak memiliki rentan waktu yang berbeda-beda. Biasanya akan berlangsung saat usia si Kecil menginjak 6 bulan hingga 3 tahun. Lalu, diusianya yang semakin bertambah besar, gigi susu anak pun akan semakin lengkap yaitu berjumlah 20.

Selain rewel dan lebih sering menangis seharian, berikut Popmama.com telah merangkum 5 ciri anak akan tumbuh gigi. Tak hanya mengenali cirinya, ketahui juga cara menangani anak ketika tumbuh gigi. Disimak yuk, Ma!

1. Menjadi susah makan

1. Menjadi susah makan
Freepik

Jika sebelumnya anak mama adalah anak yang lahap makan, namun tiba-tiba rewel dan membuatnya susah makan, mungkin itu tanda tumbuhnya gigi, Ma.

Saat gigi susu anak tumbuh, ini akan membuat gusinya sobek dan terasa sakit. Itulah yang membuat anak susah makan, sebab saat mengunyah akan menambah rasa sakit gigi dan gusinya.

2. Meningkatnya jumlah air liur

2. Meningkat jumlah air liur
Freepik

Saat si Kecil lebih sering ngeces atau mengeluarkan air liur berlebih, ini juga menjadi tanda giginya tumbuh, Ma. Sebab ketika gigi susu tumbuh, terjadi iritasi pada gusinya yang menyebabkan produksi air liur meningkat.

Ketika hal ini terjadi pada si Kecil, maka yang perlu Mama lakukan adalah membersihkan air liur yang menetes disekitar mulutnya. Ini berguna agar tak menimbulkan iritasi atau ruam disekitar mulutnya.

Editors' Picks

3. Dorongan untuk menggigit

3. Dorongan menggigit
Mamanatural.com

Meski usianya sudah memasuki 1 tahun ke atas, anak juga akan alami fase dimana dirinya ingin menggigit benda yang ada disekitarnya.

Menggigit sesuatu ini menjadi tanda karena gusinya terasa sakit, sehingga anak memerlukan sesuatu untuk mengurangi rasa sakit dengan menggigit.

4. Mengeluhkan berbagai penyakit ringan

4. Mengeluhkan berbagai penyakit ringan
Freepik/Pvproduction

Saat anak demam dan susah makan, banyak orangtua beranggapan bahwa anak mereka sedang alami fase tumbuh gigi.

Menurut penelitian, demam yang dialami anak bukanlah karena tumbuhnya gigi, melainkan adanya infeksi, Ma.

Tak hanya demam, biasanya anak juga akan mengalami pilek atau batuk secara bersamaan. Hal ini terjadi lantatan produksi air liur meningkat yang bisa sebabkan anak menjadi batuk. 

Selain demam, pilek atau batuk, diare juga bisa dialami anak ketika tumbuh gigi. Ini terjadi karena anak sering menggigit benda apapun yang tak terjamin kebersihannya.

5. Sering menangis, bahkan susah tidur

5. Sering menangis, bahkan susah tidur
Freepik
ilustrasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, saat tumbuh gigi biasanya anak akan merasakan gusinya sakit dan membuat mereka tak nyaman dalam beraktifitas.

Rasa sakit inilah yang membuat anak menjadi lebih rewel dan mudah menangis. Bahkan, rasa sakit yang ditimbulkan bisa membuat waktu tidurnya terganggu, Ma.

Untuk itu, ketika anak mama alami ciri tumbuh gigi seperti yang disebutkan di atas, yuk segera tangani dengan beberapa cara berikut ini:

Menangani Balita yang Tumbuh Gigi

Menangani Balita Tumbuh Gigi
Freepik

Ketika anak alami tanda-tanda kemunculan gigi seperti yang disebutkan, maka Maka tak perlu terlalu khawatir. Sebab semua gejala tersebut wajar terjadi kok, Ma.

Hal yang bisa Mama lakukan untuk meminimalisir gejala dan rewel yang anak alami diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Berkonsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan memberikan resep obat seperti teething gel yang mengandung benzocainelidocaine, atau choline salicylate untuk mengurangi rasa nyeri. Namun obat ini harus dalam pengawasan dokter ya, Ma. Tidak boleh sembarangan dalam memberikan pada anak.
  2. Memberikan anak sayur, buah, atau makanan yang lebih padat. Agar tetap menjaga nutrisi yang anak perlukan, Mama bisa memberiman makanan dengan tekstur sedikit keras seperti wortel, apel, brokoli, serta biskuit. Ini bertujuan untuk mengurangi iritasi pada gusi dengan nenggigit makanan yang bertekstur padat.
  3. Memberikan teething ring atau alat bantu yang terbuat dari karet. Selain memberikan makanan bertekstur padat, menggunakan cara satu ini juga mampu merangsang pertumbuhan giginya. 
  4. Tetap menjaga kebersihan rongga mulut anak. Ketika akan tumbuh gigi, produksi air liur meningkat menjadi gejala utama yang harus diperhatikan. Sebab jika dibiarkan tanpa rajin diberishkan, justru akan membuat rongga mulut dan area sekitar mulutnya menjadi iritasi.

Itulah ciri-ciri anak tumbuh gigi serta cara menanganinya. Gejala yang disebutkan umumnya akan mereda sendiri seiring tumbuhnya gigi susu anak.

Namun, jika gejala tak kunjung reda atau bertambah parah, segera bawa anak mama ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat ya, Ma.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.