Sebagai orangtua, tidak ada yang lebih penting daripada kesehatan anak-anak. Oleh karena itu, sangat penting untuk memprioritaskan langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka yang optimal. Salah satu langkah penting yang dapat diambil adalah menghindari paparan asap rokok di dekat anak dan di sekitar mereka.
Merokok di dekat anak dapat mengakibatkan paparan asap rokok yang membahayakan bagi kesehatan mereka. Zat-zat beracun dalam asap rokok dapat merusak saluran pernapasan anak, meningkatkan risiko infeksi pernapasan, dan bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Selain itu, paparan asap rokok juga telah terkait dengan peningkatan risiko stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak. Selain menghindari paparan asap rokok, investasikan uang yang biasanya digunakan untuk rokok pada hal-hal yang mendukung kesehatan anak-anak, seperti makanan bergizi dan perawatan kesehatan.
Makanan bergizi adalah kunci untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat, dan dengan mengalokasikan uang untuk membeli makanan segar, buah-buahan, sayuran, protein, dan sumber-sumber nutrisi penting lainnya, orangtua dapat membantu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang memadai.
Selain itu, pastikan untuk mengakses perawatan kesehatan yang berkualitas untuk anak-anak. Kunjungan rutin ke dokter anak, vaksinasi yang diperlukan, dan perawatan medis lainnya penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, serta untuk mencegah dan mendeteksi masalah kesehatan yang mungkin timbul.
Itulah informasi tentang bagaimana orangtua perokok menyebabkan stunting bahkan kurang gizi. Dengan menyadari dampak negatif dari kebiasaan merokok, orangtua dapat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak. Ingatlah, langkah kecil untuk mengubah kebiasaan merokok dapat memiliki dampak besar pada kesehatan dan masa depan anak-anak.