Bolehkah Balita Makan Kangkung?

Kangkung mudah diperoleh dan dapat diolah menjadi beragam masakan yang lezat untuk anak

24 September 2021

Bolehkah Balita Makan Kangkung
Pexels/ laudia tysara

Kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang mudah ditemukan di Indonesia. Selain harganya murah, kangkung kaya akan kandungan gizi.

Selain orang dewasa, anak pun bisa mendapatkan manfaat dari konsumsi kangkung?

Tetapi apakah balita boleh makan kangkung?

Berita baiknya, balita boleh mengonsumsi kangkung. Sayuran ini dapat dikonsumsi sejak si Kecil berusia 8-9 bulan. Namun karena kangkung memiliki serat agak kasar, mama harus memastikan anak dapat mengunyahnya dengan baik.

Si Kecil mungkin akan kesulitan mengunyah jika kangkung terlalu panjang, jadi perlu dipotong sebelum dimasak ya, Ma.

Dilansir dari laman Infant and Toddler Forum, porsi kangkung (matang) yang boleh dikonsumsi oleh anak usia 1-4 tahun adalah sebanyak ½-2 sendok makan.

Sayuran yang memiliki nama latin Ipomoea aquatica Forsk ini mengandung:

  • Air: 91 g
  • Protein: 3,4 g
  • Lemak: 0,7 g
  • Karbohidrat: 3,9 g
  • Serat: 2 g
  • Abu: 1 g
  • Kalsium (Ca): 67 miligram (mg)
  • Fosfor (P): 54 mg
  • Besi (Fe): 2,3 mg
  • Natrium (Na): 65 mg
  • Kalium (K): 250,1 mg
  • Tembaga (Cu): 0,13 mg
  • Seng (Zn): 0,4 mg
  • Beta-Karoten: 2.868 mikrogram (mcg)
  • Karoten Total (Re): 5.542 mcg
  • Thiamin (Vit. B1): 0,07 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0,36 mg
  • Niasin (Niacin): 2 mg
  • Vitamin C: 17 mg

Selain itu, dalam 100 gram kangkung mengandung 6300 IU atau 210 persen dari nilai vitamin yang direkomendasikan setiap hari. Vitamin A sangat penting kesehatan rambut dan kulit, serta penglihatan.

Nutrisi yang terkandung dalam kangkung memberikan manfaat kesehatan untuk si Kecil, antara lain:

1. Baik untuk pencernaan

1. Baik pencernaan
Pexels/elina fairytale

Sembelit dan diare merupakan masalah pencernaan yang sering dialami oleh anak. Serat pada kangkung sangat baik untuk menjaga fungsi saluran pencernaan anak. Jika dikonsumsi secara rutin, si Kecil akan terhindar dari masalah pencernaan, Ma.

2. Mencegah kerusakan hati

2. Mencegah kerusakan hati
Pixabay/alteredego

Kangkung juga punya manfaat untuk mengurangi risiko kerusakan organ hati, lho. Konsumsi kangkung dapat melindungi hati dari kerusakan, luka dan peradangan.

Ini disebabkan karena enzim yang dihasilkan oleh kangkung dapat mengeluarkan racun dan zat sisa yang dapat menyebabkan kerusakan hati atau liver.

3. Menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit

3. Menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit
Pixabay/free-photos

Kandungan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan lain yang terkandung di dalam kangkung dapat meningkatkan imun si Kecil, Ma.

Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, si Kecil jadi tidak mudah sakit.

Editors' Picks

4. Menurunkan risiko anemia

4. Menurunkan risiko anemia
Pixabay/fujikama

Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. Kangkung mengandung zat besi sehingga jika si Kecil mengonsumsi kangkung secara rutin dapat mengurangi risiko terkena anemia.

Anemia dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan, perkembangan kecerdasan, dan memengaruhi fungsi tubuh secara normal. 

5. Mencegah dehidrasi

5. Mencegah dehidrasi
Pixabay/pexels

kandungan mineral seperti kalium dan natrium pada kangkung dapat menjaga keseimbangan cairan dan kadar elektrolit, sehingga menurunkan risiko dehidrasi.

Elektrolit mencegah tubuh kehilangan banyak cairan.

6. Dukung perkembangan otak anak

6. Dukung perkembangan otak anak
Pixabay/marjonhorn

Di awal masa kehidupannya, anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, tak terkecuali perkembangan otaknya. Setelah lahir, dari usia 0-4 tahun, jumlah sel otak akan bertambah dengan cepat setiap tahunnya, mencapai milyaran sel yang masih belum terhubung.

Selain stimulasi dari orangtua saja yang dibutuhkan, asupan nutrisi dan gizi juga diperlukan pada usia perkembangan otak balita.

Kangkung mengandung vitamin B kompleks dan omega-4 yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak anak.

Sayur kangkung ini baik dikonsumsi oleh anak dalam masa pertumbuhan untuk dukung perkembangan otaknya.

7. Menurunkan risiko diabetes

7. Menurunkan risiko diabetes
pixabay/stevepb

Diabetes dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Untuk mencegah anak agar tidak terkena diabetes, mama dapat memberikan kangkung secara rutin.

Ekstrak kangkung dapat membantu penyerapan gula dalam darah dan si Kecil dapat terhindar dari penyakit diabetes sejak dini.

8. Mendukung kesehatan mata

8. Mendukung kesehatan mata
Pixabay/vitorgarcia029

Kangkung dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral yang hebat. Salah satunya adalah vitamin A yang sangat penting untuk kesehatan kulit, rambut, dan mata.

Vitamin A dipercaya mampu melindungi kornea dan lapisan mata dari infeksi bakteri atau virus. Selain itu juga dapat meningkatkan produksi cairan sehingga mata tidak kering.

Sayuran baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian balita, termasuk kangkung. Kangkung boleh dikonsumsi oleh balita, bahkan sejak usia 8-9 bulan. Konsumsi rutin dalam jumlah yang disarankan dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk si Kecil, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.