7 Hal Kecil yang Ternyata Dapat Menyebabkan Obesitas pada Anak

Coba hindari hal-hal buruk ini yuk!

17 Mei 2022

7 Hal Kecil Ternyata Dapat Menyebabkan Obesitas Anak
Freepik/Vgstockstudio

Mungkin Mama sering sekali mendengar atau membaca mengenai obesitas yang terjadi pada anak-anak. Meskipun anak-anak dengan tubuh berisi terlihat lebih menggemas, ini bukanlah hal yang tepat untuk ditoleransi. 

Sama seperti pada orang dewasa obesitas yang terjadi pada anak-anak juga ternyata dapat mengarah kepada beragam masalah. Seperti masalah kesehatan contohnya gejala pradiabetes, sindrom metabolik, ataupun gangguan asma. Ada juga masalah mental anak yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan diri anak. 

Mama perlu tahu penyebab obesitas pada anak sebagai salah satu upaya mengatasi masalah ini. Umumnya obesitas terjadi akibat anak terlalu banyak makan, khususnya makanan tinggi gula. 

Tapi ternyata ada juga lho hal-hal sederhana yang sering anak lakukan dan ternyata menjadi akar dari obesitas. Kira-kira kebiasaan apa saja ya?

Temukan jawaban mengenai hal kecil yang menyebabkan obesitas pada anak di Popmama.com yuk!  

1. Hati-hati dengan kata 'lapar'

1. Hati-hati kata 'lapar'
Shutterstock/MIA Studio

Mengutip dari childrens.com, si Kecil sebenarnya masih belum bisa memberdakan antara perasaan lapar yang sesungguhnya atau keinginannya yang lain. 

Sebagai orangtua, Mama sebaiknya tidak memberikan makanan tepat ketika anak mama bilang mereka lapar. Sebab bisa saja itu terjadi karena mereka sedang bosan bukan benar-benar lapar. 

Ada baiknya Mama menentukan waktu makan anak bersama dengan jam snak sekitar satu sampai dua kali dalam sehari. Ketika anak berkata mereka lapar ajak mereka menunggu hingga waktu makan kembali makan tiba. Mama bisa mengajak si Kecil bermain sesuatu atau melakukan aktivitas seru yang mengalihkan rasa laparnya. 

2. Makan terburu-buru

2. Makan terburu-buru
Freepik/Kornnphoto

Tidak selamanya anak mau duduk diam di meja makan, apalagi ketika ada acara Tv kesukaannya menanti. Ia pastinya akan makan terburu-buru agar bisa kembali bermain. 

Eits, sebenarnya makan terburu-buru bukanlah kebiasaan yang baik lho. Ketika anak mama makan dengan cepat, kemungkinan besar ia makan lebih banyak dari yang tubuhnya butuhkan. 

Sisa nutrisi inilah yang akan tersimpan di dalam tubuhnya dalam bentuk lemak dan menyebabkan anak menambah berat badan. Makan terburu-buru juga dapat menimbulkan beragam masalah pencernaan. 

Editors' Picks

3. Tidak minum cukup air

3. Tidak minum cukup air
Freepik

Tubuh si Kecil membutuhkan air, dan ternyata hal ini ikut berpengaruh terharap kondisi tubuhnya. 

Seperti yang kita tahu, air membantu tubuh tetap terhidrasi. Ketika anak mama merasa haus, ada kemungkinan tubuh memberi respon sebagai rasa lapar. Karena manusia merasakan respon lapar dan haus dengan cara yang cukup sama sebagaimana yang dikutip dari orlandohealth.com. 

Meminum cukup air akan membantu anak tetap terhidrasi dan mengurangi rasa laparnya. Terlebih lagi air merupakan salah satu minuman yang amat dibutuhkan oleh tubuh lho. 

4. Minuman minuman tinggi kalori

4. Minuman minuman tinggi kalori
Freepik/Sutteerug

Mungkin Mama sudah membatasi makanan anak yang tinggi kalori, namun bagaimana dengan minumannya?

Kita terkadang lengah, padahal mengonsumsi banyak minuman berkalori tinggi juga dapat membuat anak obesitas. Minuman tinggi kalori juga umumnya dibuat dengan kandungan gula yang cukup tinggi. 

Beberapa minuman yang mengandung banyak kalori diantaranya ialah, smoothies dengan es krim (atau yang mengandung sirup gula), sirup dan minuman berwarna, juga soda.

Ada baiknya ganti minuman anak dengan air putih. Sebagai variasi Mama dapat memberikan mereka susu atau jus tanpa gula yang sehat bagi si Kecil. 

5. Memberikan akses makan camilan

5. Memberikan akses makan camilan
Freepik

Anak mama butuh camilan, dan tidak ada yg salah dengan memberikan anak waktu khusus untuk itu. Tetapi ingata Mama tetap perlu memberikan batasan. 

Terkadang anak mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup, namun penyebab obesitasnya datang dari jumlah camilan yang berlebih, apalagi jika snaknya ialah makanan manis. 

Letakan snak di tempat yang tidak mudah anak jangkau. Berikan batasan jumlah dalam memberikan anak camilan, misalnya satu potong kue dalam sehari tidak lebih ataupun kurang. 

6. Duduk terlalu lama

6. Duduk terlalu lama
Freepik

Duduk menjadi aktivitas hampir kebanyakan orang, khususnya di masa yang serba online ini. Meski tidak terdengar berbahaya, duduk terlalu lama dapat menyadi penyebab kelebihan berat badan. 

Ketika duduk dalam waktu lama, tubuh tidak diberi ruang untuk membakar lemak, sehingga lemak tetap ada dan membuat berat badan meningkat. 

Jika anak memiliki kebiasaan duduk dalam waktu yang lama, biasakan mereka untuk bergerak di sela-sela waktu, atau mungkin berolahraga di akhir pekan bersama Mama dan Papa.  

7. Makan di depan Tv

7. Makan depan Tv
parenting.firstcry.com

Ketika anak enggan makan atau tidak bisa diam saat waktu makan tiba, mungkin solusi yang paling tepat ialah membiarkannya makan sambil menonton Tv atau bermain Hp. 

Di satu sisi, ini memang hal positif yang dapat membantu anak melakukan aktivitas yang baik, namun tahu tidak jika makan sambil melakukan hal distraktif lainnya dapat menyebabkan si Kecil makan lebih banyak.

Ini terjadi karena anak-anak tidak tahu berapa banyak makanan yang telah mereka makan. Karena fokusnya teralih pada hal lain, yaitu Tv atau Hp. 

Nah itulah dia 7 hal sederhana yang ternyata dapat menjadi penyebab obesistas pada anak. Kira-kira kebiasaan buruk mana yang tanpa disadari sering anak mama lakukan? Coba tulis di kolom komentar ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk