Bukan rahasia umum lagi jika anak usia sekolah susah mendapatkan cukup tidur. Bahkan diperkirakan hingga 75 persen anak usia sekolah tidak cukup tidur.
Sayangnya, kurang tidur dapat memengaruhi suasana hati dan kemampuan anak untuk fokus dan belajar. Ini juga telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti obesitas pada masa kanak-kanak.
Inilah sebabnya mengapa beberapa orangtua mempertimbangkan untuk memberi anak-anak mereka melatonin, salah satu obat hormon yang populer meningkatkan rasa kantuk.
Meskipun dianggap aman untuk orang dewasa, Mama mungkin bertanya-tanya apakah anak dapat dengan aman mengonsumsi melatonin.
Beriku Popmama.com akan menjelaskan apakah anak-anak dapat dengan aman mengonsumsi suplemen melatonin dan apa saja efek sampingnya.
