Stunting adalah kondisi yang terjadi pada anak-anak akibat kurangnya nutrisi yang memadai selama periode pertumbuhan awal mereka, biasanya terjadi pada dua tahun pertama kehidupan. Stunting dapat mengganggu pertumubuhan pada seorang anak dan sifatnya permanen hingga ia dewasa. Namun, apakah stunting masih dapat dicegah atau diperbaiki?
Mengutip dari laman RRI.co.id, Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu-Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Lovely Daisy menyatakan stunting pada anak usia di atas 2 tahun masih bisa diperbaiki. Ini melalui intervensi medis untuk meningkatkan tumbuh kembang otak.
"Untuk kembali mencapai potensi optimalnya tidak bisa, karena terlanjur terjadi gangguan. Tapi kami tetap berikan pengobatan supaya perkembangan otaknya bisa tetap berlanjut," kata Daisy dikutip dari laman RII, Jumat (27/10/2023).
Pada kondisi normal, kata Daisy, pertumbuhan optimal otak anak akan mencapai 85 persen saat ia menginjak usia 2 tahun. Anak dengan masalah stunting umumnya kurang dari jumlah tersebut.
Berdasarkan data survei kesehatan 2022, kata Daisy, 18,5 persen bayi di Indonesia lahir dalam kondisi stunting. Lantaran pengaruh gangguan janin sebelum lahir.
Lantas apakah stunting bisa disembuhkan hingga anak kembali normal? Penanganan dan langkah seperti apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan laju pertumbuhan si Kecil? Berikut Popmama.com telah merangkum informasinya di bawah ini. Simak baik-baik ya!
