5 Cara Bijak Membuat si Kecil Mencintai Bumi Sejak Dini

Biarkan anak berkebun menanam pohon

12 Juni 2019

5 Cara Bijak Membuat si Kecil Mencintai Bumi Sejak Dini
Freepik/maria_sbytova

Seiring dengan berjalannya waktu, bumi sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa ia mengalami banyak perubahan serta kerusakan.

Banyaknya bencana alam dan pemanasan global menunjukkan bahwa kita semua diharuskan untuk lebih sadar akan kepedulian lingkungan.

Nah, begitu juga pada anak. Ajarkan mereka sedini mungkin menjaga kelestarian bumi. Lalu bagaimana cara orangtua mengajak anak untuk lebih mencintai bumi? Berikut 5 cara bijak yang sudah dirangkum oleh Popmama.com :

1. Ajari anak hemat energi

1. Ajari anak hemat energi
Freepik/Jannoon028

Cara mencintai dan menjaga bumi adalah dengan menghemat energi.

Ajaklah anak untuk menghemat energi seperti mengurangi penggunaan lampu, gadget, menonton TV atau menyalakan benda-benda elektronik lainnya.

Ketika anak sudah menghemat energi yang ada, maka hal tersebut menjadi aksi nyata dan pelajaran bagi kelangsungan kehidupannya dalam menjaga bumi.

Jadi ingatkan anak selalu agar mematikan peralatan listrik di rumah bila tidak dipakai lagi.

2. Ajarkan berkebun sejak dini

2. Ajarkan berkebun sejak dini
Freepik/yanadjana

Kini para orangtua harus memperkenalkan kecintaan terhadap lingkungan kepada anak-anaknya.

Cara terbaik yang bisa Mama ajarkan pada sang buah hati adalah dengan mengikuti kegiatan menghijaukan lingkungan seperti berkebun.

Ajaklah anak untuk menanam bunga atau pohon yang memproduksi oksigen cukup setiap harinya.

Selain itu mengajak anak berkebun dapat membuatnya bertanggung jawab setelah menanam bibit, di mana mereka harus terus merawatnya secara berkala sampai tiba waktunya panen.

Editors' Picks

3. Berjalan kaki atau bersepeda bersama anak

3. Berjalan kaki atau bersepeda bersama anak
Freepik/Bearfotos

Mengajarkan anak mencintai lingkungan itu sangat penting dan dapat diberikan sejak usia dini.

Salah satu langkah nyata yaitu ajak anak biasakan berjalan kaki atau bersepeda untuk pergi ke tempat yang masih terjangkau tanpa perlu mengggunakan kendaraan lain.

Dua aktivitas ini akan mengurangi penggunaan kendaraan yang bisa menyebabkan polusi. Di mana polusi bisa mencemari bumi.

4. Kenalkan anak pada kondisi bumi

4. Kenalkan anak kondisi bumi
Freepik/prostooleh

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memperkenalkan kondisi bumi ke anak.

Ajak anak melihat alam sekitar dan kenalkan hal-hal yang membuatnya belajar lebih dalam pada kondisi bumi melalui cerita maupun cara yang lebih menyenangkan. 

Melalui pendidikan mengenai kondisi bumi pada anak sejak dini, berharap ia semakin mencintai bumi dan bertanggung jawab untuk lebih menjaga bumi.

Jangan lupa juga menceritakan bagaimana plastik tidak bisa hancur dalam jangka waktu dekat yang membahayakan ekosistem di dalamnya dan menjelaskan tentang pemanasan global akibat asap kendaraan bermotor, asap pabrik dan asap kebakaran hutan.

5. Menghilangkan kebiasaan penggunaan kantong plastik

5. Menghilangkan kebiasaan penggunaan kantong plastik
Freepik/valeria_aksak

Ayo, cegah kenaikan suhu global dengan mengajarkan anak mencintai bumi sejak dini.

Sementara salah satu faktor yang menyebabkan perubahan iklim adalah kerusakan lingkungan akibat banyaknya sampah plastik.

Mungkin selama ini Mama selalu menggunakan kantong plastik karena sifatnya yang fleksibel dan praktis untuk sebuah wadah pembungkus. Namun di balik itu, rupanya plastik sangat berbahaya dan merusak lingkungan.

Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan oleh anak untuk pelestarian bumi adalah mengurangi penggunaan plastik. Mulailah dengan mencontohkan pada anak dengan memakai tas belanja atau tote bag dari rumah.

Jika kegiatan itu disadari oleh anak sejak dini, maka ia akan selalu melakukannya terus menerus.

Sebagai penghuni bumi, tentunya kita semua harus sadar akan keadaan bumi yang sudah tidak seperti dulu lagi. Melalui 5 cara mengajarkan anak mencintai bumi di atas, maka mereka dapat melestarikan lingkungan sejak dini.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!