5 Cara Bijak Merespons Kebohongan Anak Balita

Biasanya anak yang berbohong suka menyembunyikan hal yang mereka lakukan

18 September 2019

5 Cara Bijak Merespons Kebohongan Anak Balita
Freepik/prostooleh

Berbohong adalah salah satu sifat yang tidak terpuji. Sayangnya sebagian anak balita suka sekali menyembunyikan hal salah yang telah dilakukannya, baik pada orangtua mau pun orang lain.

Penyebab anak berbohong karena mereka tidak tahu perbedaan antara kebenaran dan kebohongan. Pada umumnya anak balita mulai berbohong saat memasuki usia pra-sekolah.

Dilansir dari HuffPost, ketika orangtua mendapati anak-anaknya berbohong, mereka biasanya dipenuhi dengan rasa cemas, keraguan, kebingungan atau kemarahan.

Padahal orangtua perlu mempertimbangkan bagaimana merespons dengan baik ketika sang anak berbohong.

Berikut ini ada 5 cara bijak merespons kebohongan pada anak balita yang sudah dirangkum oleh Popmama.com :

1. Hindari menuduh anak yang hanya membuat ia tersudut

1. Hindari menuduh anak ha membuat ia tersudut
Freepik/Katemangostar

Hal pertama saat si Kecil mulai bersikap aneh yaitu hindari sikap langsung menuduh bahwa ia melakukan kesalahan. Ada baiknya Mama berpikiran terbuka dan menanyakan padanya mengenai apa yang terjadi.

Hanya karena mereka terlihat gugup atau sulit mengingat detail apa yang ia lakukan, bukan berarti mereka bersalah. Jadi orangtua harus lebih sabar dan meredamkan emosi sejenak.

Sebab menuduhnya hanya akan semakin membuat anak tersudut dan memperkuat kebohongan. Cobalah melakukan pendekatan persuasif dengan lembut dan bersahabat, sehingga mereka nyaman dan cenderung lebih mudah mengakui kesalahannya.

2. Mendorong pengakuan dengan cara bijaksana

2. Mendorong pengakuan cara bijaksana
Freepik/Prostooleh

Sering kali orangtua langsung marah dan mengeluarkan kata-kata kasar saat mengetahui anaknya berbohong.

Sebenarnya tindakan ini hanya membuat anak merasa trauma dan di lain waktu ia akan tetap berbohong karena merasa dendam terhadap orangtuanya.

Biasakan untuk bersikap lebih bijakasana, yaitu menjadi pendengar aktif dan mengidentifikasi perasaannya terlebih dahulu sebelum memarahi sang anak. Secara perlahan ia pun semakin tenang.

Merespons kebohongan anak melalui cara ini bisa mendorong pengakuan dan membimbingnya melalui proses perbaikan.

Editors' Picks

3. Menunjukkan kenyataan dengan memberikan respons yang positif

3. Menunjukkan kenyataan memberikan respons positif
Freepik

Pada kenyataannya beberapa anak yang sedang berbohong akan merasa gugup, ia jadi terlihat gelisah saat berbicara dengan orang dewasa.

Sementara kedekatan emosional dengan orangtua akan membuat anak merasa aman, sehingga ia lebih terbuka, dihargai dan dipercaya.

Ini saatnya Mama mengajarkan kenyataan padanya dengan kalimat yang tepat dan tidak menuduhnya saat ia ketahuan berbohong.

Berikan mereka respons yang positif dan menjelaskan mengenai gambaran kejadian sebenarnya, yakni meluruskan hal yang benar sesuai kenyataan.

4. Jelaskan konsep mengenai kebohongan dengan bahasa yang sederhana

4. Jelaskan konsep mengenai kebohongan bahasa sederhana
Freepik

Sebenarnya pada fase ini wajar terjadi jika selama masa tumbuh kembang anak balita yang suka berimajinasi, namun bukan berarti orangtua membiarkan mereka suka berbohong tanpa didikan yang tepat.

Luangkan waktu untuk anak mengenai untung rugi bersikap jujur dan berbohong. Hal ini harus dijelaskan sedini mungkin agar mereka mengerti bahwa bersikap jujur akan lebih menguntungkan daripada menyembunyikan kesalahan.

Jelaskanlah dengan cara dan bahasa yang sederhana agar mudah dimengerti oleh anak di usianya.

Ya, merespons kebohongan anak adalah dengan membantu mereka untuk mengarahkan imajinasinya agar bisa membedakan apakah cerita itu merupakan sebuah harapan atau kenyataan.

5. Cegah anak berbohong lagi

5. Cegah anak berbohong lagi
Freepik

Ketika berhadapan dengan seorang anak yang tengah berbohong, penting untuk mengeluarkan respons dan kearifan Mama sebagai orangtua.

Cegah kebohongan terjadi kembali dengan selalu mengapresiasi kejujurannya. Cara ini adalah tindakan pencegahan terkuat dan paling andal yang bisa Mama ambil untuk melawan kebohongannya.

Jadi, luangkan waktu untuk memberi pujian atau memberinya hadiah saat anak berkata jujur dan mulai berubah menjadi lebih baik.

Dengan mengikuti 5 panduan sederhana ini, orangtua dapat dengan mudah mengatasi masalah anak balita yang suka berbohong. Perlakukan mereka dengan penuh perhatian dan kasih sayang.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!