Orangtua Harus Mengetahui Tanda Anak Memiliki Sifat Keras Kepala

Menghadapi anak yang keras kepala memang sangat menguji kesabaran

13 November 2019

Orangtua Harus Mengetahui Tanda Anak Memiliki Sifat Keras Kepala
Unsplash/Simon Rae

Tentunya setiap anak memiliki sifat dan karakteristiknya masing-masing. Semakin bertambah usianya, sifatnya akan lebih terlihat dan akan ada yang menonjol. Salah satunya sifat keras kepala.

Ya, menghadapi anak yang keras kepala memang sangat menguji kesabaran. Terkadang setiap kali dilarang melakukan sesuatu karena membahayakan dirinya, ia justru malah berani membantah.

Meski pun demikian, sifat keras kepala pada balita sebenarnya merupakan tanda-tanda dari fase pertumbuhan psikis anak.

Berikut ada 5 tanda anak memiliki sifat keras kepala yang harus orangtua ketahui. Ini dia informasi selengkapnya dari Popmama.com:

1. Anak banyak menuntut pada orangtuanya

1. Anak banyak menuntut orangtuanya
Pixabay/thinhvuongvn8088

Si Kecil banyak maunya, Ma?

Ketika anak banyak menuntut ini itu, tentu hal tersebut membuat Mama sering mengelus dada akan kelakuannya.

Ia jadi tidak dapat mengontrol diri mengenai keinginannya, sehingga hanya bisa menyuruh dan menuntut tanpa berusaha.

Nah, kemungkinan besar sang buah hati termasuk dalam kategori anak yang memiliki sifat keras kepala.

2. Lebih kritis dan mampu beragumen

2. Lebih kritis mampu beragumen
Freepik

Ciri anak balita keras kepala adalah memiliki pendirian yang teguh.

Hal ini akan membuatnya tidak mudah untuk mengubah keputusan yang dia perbuat.

Anak keras kepala cenderung sulit mendengarkan pendapat orang lain, sehingga terlihat lebih kritis dan mampu beragumen.

Malah saat berargumen dengan si Kecil, terkadang membuat Mama bingung sendiri. Di mana akan ada banyak pertanyaan kenapa ia harus ini dan itu.

Editors' Picks

3. Sudah memperlihatkan mana yang disukai dan tidak disukai

3. Sudah memperlihatkan mana disukai tidak disukai
kidsinthehouse.com

Sifat keras kepala merupakan bagian alami dari tumbuh kembang anak usia dini.

Di mana anak yang keras kepala cenderung lebih impulsif dan kurang mampu mengontrol keinginannya, sehingga sering bertindak tanpa pikir panjang. Biasanya berkemauan keras, karena mereka tahu apa yang diinginkan.

Ia pun jadi pemilih, yakni memperlihatkan mana yang disukai dan tidak disukainya meski orangtua melarangnya.

Kalau sudah begitu, maka Mama harus bisa menghadapinya dengan cara yang tepat.

4. Mudah marah dan cenderung lebih ambisius

4. Mudah marah cenderung lebih ambisius
Parents.com

Pada usia dini, biasanya anak-anak memiliki pemikiran yang sulit dimengerti. Terkadang ada beberapa hal yang tidak orangtua ketahui dan justru membuatnya marah.

Nah, tanda anak keras kepala adalah mudah marah.

Bahkan ia cenderung ambisius dan punya aturan sendiri. Mereka akan melakukan pencapaian untuk sesuatu yang diinginkannya.

Pada fase ini, apa yang dia tidak suka atau adanya suatu paksaan maka akan membuatnya marah dan berontak.

Di sisi lain, si Kecil juga bertahan dengan apa yang dia mau tanpa menjalankan aturan dari orangtuanya berikan.

5. Mampu memberikan penolakkan secara tegas

5. Mampu memberikan penolakkan secara tegas
Freepik/jcomp

Biasanya, balita berumur 2-5 tahun telah memiliki kesadaran bahwa dirinya adalah pribadi yang independen dan mampu membuat keputusan sendiri.

Bahkan ia sudah mampu memberikan penolakkan secara tegas, sehingga menguji kesabaran orangtua.

Ya, apalagi bagi hal baru yang belum pernah dirasakannya. Dengan teguh ia mengatakan kata "tidak" kepada Mama.

Demikianlah 5 tanda sifat keras kepala pada anak balita. Cara paling tepat untuk menghadapinya yaitu mencoba mendengarkan keinginan anak dan memberikan kebebasan dalam batas kewajaran.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!