7 Manfaat Mengajak Anak Berkebun

Selain bermanfaat, berkebun juga sangat menyenangkan lho, Ma

27 Januari 2020

7 Manfaat Mengajak Anak Berkebun
stocksy.com

“Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam. Menanam jagung di kebun kita.” Mama pasti pernah mendengar lagu anak-anak ini kan? Lagu sederhana dengan tema berkebun ini mengajak anak untuk menanam sayur dan buahnya sendiri.

Selama ini, berkebun memang masih dipandang sebagai aktivitas orangtua. Padahal semua kalangan bisa dan boleh melakukan aktivitas ini lho, Ma! Termasuk anak-anak.

Bahkan, belajar berkebun sejak dini terbukti memberikan berbagai manfaat bagi perkembangan anak. Ia dapat mengasah kemampuan motorik anak, menumbuhkan rasa tanggung jawab, hingga mengajarkannya untuk lebih menghargai makanan.

Nah, agar Mama semakin yakin untuk mengajak anak berkebun, simak manfaat-manfaat lain yang juga akan anak dapatkan berikut ini yuk!

1. Menumbuhkan rasa cinta terhadap alam

1. Menumbuhkan rasa cinta terhadap alam
babyology.com.au

Dibandingkan dengan teori, metode belajar dengan praktek umumnya lebih efektif. Oleh karena itu, Mama tidak perlu membuang tenaga untuk menceramahi anak tentang pentingnya mencintai alam, cukup ajak ia berkebun.

Berkebun mengajak anak untuk merawat tanaman dan menyayanginya sebagai makhluk hidup. Otomatis dengan berkebun, anak akan belajar untuk lebih mencintai dan merawat alam.

Rasa cinta terhadap alam itu penting lho, Ma. Pasalnya sepanjang hidup, manusia akan selalu membutuhkan alam untuk bertahan. Pastikan anak memiliki rasa cinta ini ya!

2. Menumbuhkan rasa tanggung jawab

2. Menumbuhkan rasa tanggung jawab
bigblogofgardening.com

Sama seperti merawat makhluk hidup lainnya, berkebun juga menuntut tanggung jawab. Anak harus telaten merawat tanaman jika ingin tanamannya tumbuh dengan baik, termasuk menyiraminya dengan rutin, memberi pupuk, hingga menyingkirkan gulma atau hama yang menyerang.

Oleh karena itu, berkebun akan menjadi latihan yang baik untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab anak. Mama bisa memintanya untuk rutin menyiram tanaman untuk awalnya. Jika anak sudah terbiasa, Mama bisa memberinya tanggung jawab lebih untuk memberi pupuk dan lain-lain.

3. Mengajarkan anak untuk lebih menghargai makanan

3. Mengajarkan anak lebih menghargai makanan
todaysparent.com

Dengan berkebun, anak melihat langsung proses tumbuhnya tanaman hingga siap dipanen menjadi bahan makanan. Anak akan belajar bahwa keberadaan makanan di piringnya membutuhkan proses yang panjang dan tenaga yang tidak sedikit.

Otomatis, anak akan lebih menghargai makanan. Ia pun lebih terdorong untuk selalu menghabiskan makanan yang dihidangkan untuknya.

Editors' Picks

4. Mengajarkan anak untuk hidup sehat

4. Mengajarkan anak hidup sehat
motherandbaby

Tidak hanya mengajarkan anak untuk lebih menghargai makanan, Mama juga bisa mengajarkan anak untuk hidup sehat selama berkebun lho, Ma.

Mama bisa mengenalkannya pada berbagai jenis buah dan sayuran serta nutrisi-nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Bahkan, beberapa penelitian menemukan anak-anak yang berkebun cenderung lebih memilih buah dan sayuran sebagai camilan mereka.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

5. Meningkatkan daya tahan tubuh
family-facility.com

Mama pasti pernah mendengar ungkapan ‘berani kotor itu baik’ bukan? Ungkapan ini ada benarnya lho, Ma.

Pasalnya, anak-anak yang sering terpapar mikroba sejak dini akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Otomatis, mereka memiliki ketahanan lebih terhadap penyakit.

Jadi mulai sekarang, biarkan anak berkebun dan bermain dengan kotor ya, Ma!

6. Mengasah kemampuan motorik anak

6. Mengasah kemampuan motorik anak
parenting.com

Hampir sebagian besar aktivitas saat berkebun membutuhkan pergerakan fisik, seperti menggali tanah, menanam bibit, menyiram tanaman, ataupun memindahkan pot. Aktivitas-aktivitas ini membutuhkan koordinasi otot yang baik. Otomatis, kemampuan motorik anak akan lebih terasah.

Dengan motorik yang terasah, anak pun akan menjadi lebih aktif. Pada akhirnya kemampuan ini juga akan berpengaruh pada kreativitas dan kemampuan berpikirnya.

7. Mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget

7. Mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget
seventhgeneration.com

Sebagian besar waktu anak sekarang ini dihabiskan dengan bermain gadget. Hal tersebut tentu membuat orangtua khawatir. Pasalnya, bukan hanya berbahaya bagi kesehatan mata anak, bermain gadget juga membuat anak kurang aktif.

Nah, untuk mengurangi ketergantungan tersebut, Mama bisa mengajaknya berkebun. Aktivitas ini akan membuat anak fokus untuk beberapa waktu sehingga melupakan gadgetnya. Bila perlu, jadikanlah aktivitas ini sebagai hobi baru anak!

Itulah tujuh manfaat yang bisa anak dapatkan dari berkebun. Bermanfaat sekali kan, Ma? Yuk, ajak anak melakukan aktivitas ini. Selain bermanfaat bagi anak, Mama juga bisa memanen buah dan sayuran sendiri yang tentunya lebih sehat!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!