Beberapa waktu lalu BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merilis tiga obat sirup anak yang mengandung etilen glikol yang bisa meracuni tubuh dan menyebabkan gagal ginjal akut misterius. Di mana kasus per Agustus tahun ini kasusnya meningkat.
Imbas peningkatan kasus di Indonesia ini membuat banyak orangtua ragu untuk memberikan obat sirup dan memilih obat digerus ketika anak sakit. Meskipun BPOM sudah merilis daftar sirup yang aman jika dikonsumsi sesuai aturan, ada beberapa yang masih ragu dan memilih untuk menggunakan obat gerus.
Tak bisa sembarangan, ada beberapa hal yang perlu orangtua perhatikan untuk memberikan obat gerus ini. Karena biasanya obat berbentuk puyer atau pil ditunjukkan untuk orang dewasa dengan dosis yang besar.
Berikut Popmama.com rangkum cara gerus obat untuk anak, ada aturannya agar aman.
