Generasi Alfa yang lahir ketika pandemi Covid-19 dinilai memiliki tantangan yang lebih kompleks dari anak-anak di generasi lainnya.
Menurut data yang dirilis oleh The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melalui program Learn the Signs. Act Early., 1 dari 6 anak berusia mulai dari 3 tahun mengalami penyesuaian capaian perkembangan - kondisi yang memengaruhi bagaimana anak-anak bermain, belajar, berbicara, bertindak, atau bergerak.
Intervensi dini pada masa sebelum usia sekolah sangat diperlukan karena dapat memiliki dampak yang signifikan pada kemampuan anak untuk mempelajari keterampilan baru.
Karenanya, untuk membantu orangtua dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak, baru-baru ini CDC membuat penyesuaian surveillance milestones & tools, terutama pada checklist untuk anak usia 15-30 bulan.
Selain penyesuaian milestone kecerdasan akademis dan emosional, anak-anak di Generasi Alfa ini juga menghadapi tantangan klasik para pendahulunya, yaitu digitalisasi dan otomatisasi yang kini diperkirakan maju sekitar 5 tahun lebih pesat oleh para pakar.
Segala perubahan yang ada ini membuat orangtua harus lebih mempersiapkan si Kecil dalam menghadapi masa depan.
Nah, berikut ini Popmama.com telah merangkum cara mengoptimalkan kecerdasan akademis dan emosional anak Generasi Alfa.
