Ketika anak mama menangis, biasanya respon apa yang Mama lakukan supaya menghentikan tangisannya? atau malah Mama seringnya bingung menenangankannya sambil menjaga diri agar tidak terpancing emosi.
Mama, anak itu pada dasarnya butuh perasaannya dipahami, divalidasi, dilihat, didengar, dan dicintai tanpa syarat.
Apalagi saat anak mengalami luapan emosi yang besar. Seperti menangis dan berteriak, yang merupakan cara ia berkomunikasi.
Karena si Kecil belum mampu memproses dan meregulasi emosinya sendiri. Anak sangat membutuhkan orangtua untuk menjadi ketenangan di tengah badai emosinya. Lantas bagaimana cara menenangkan anak saat menangis?
Devon Kuntzman, seorang pakar pengasuhan anak asal Amerika Serikat dalam konten media sosialnya menyarankan daripada bilang "stop berteriak" mending ganti dengan kata-kata ini. Berikut sudah Popmama.com rangkum informasinya.
