3 Langkah Pencegahan Penyebaran Infeksi pada Anak

Demi kesehatan anak, ayo lakukan ini, Ma!

5 Juni 2022

3 Langkah Pencegahan Penyebaran Infeksi Anak
Freepik/rawpixel.com

Anak-anak rentan terkena infeksi karena kekebalan tubuhnya belum sekuat orang dewasa. 

Selain itu, faktor kebersihan anak-anak pun menjadi penyebab mereka mudah terserang infeksi. Sebab, mereka sering kali memasukkan hal-hal di sekitarnya ke dalam mulut dan makan dengan tangan yang kotor. Aktivitas ini membuat banyak virus mudah masuk ke dalam tubuh anak sehingga bisa terinfeksi bakteri. 

Infeksi juga bisa tertular pada anak-anak melalui teman-teman di sekitarnya karena melakukan kontak langsung. Contohnya, ketika anak bermain, seklah, les, dan aktivitas bersama lainnya. 

Untuk itu, kali ini Popmama.com akan membagikan 3 langkah pencegahan penyebaran infeksi pada anak dari dr. Nina Dwi Putri, SpA(K) dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). 

Simal dan coba terapkan yuk, Ma! 

Editors' Picks

1. Melakukan Vaksinasi atau Imunisasi

1. Melakukan Vaksinasi atau Imunisasi
Pexels/CDC

Imunisasi merupakan cara yang efektif untuk melindungi anak-anak dari berbagai penularan infeksi tertentu. Sebab, dengan melakukan vaksinasi, anak-anak akan mendapat kekebalan tubuh sehingga membentuk antibodi baru agar terhindar dari suatu penyakit tertentu. 

Imunisasi juga menjadi salah satu cara untuk melindungi anak-anak yang terlalu muda untuk divaksinasi atau bagi mereka yang memiliki kondisi medis yang menghalangi anak-anak untuk divaksinasi. 

2. Tetap berada di rumah saat sakit untuk mencegah penyebaran lebih lanjut

2. Tetap berada rumah saat sakit mencegah penyebaran lebih lanjut
Freepik

Saat anak mama sedang mengalami sakit seperti batuk pilek, diare, demam, belekan, ruam-ruam, atau lainnya, mereka harus di rumah. Kecuali jika ingin memeriksakannya ke dokter. 

Hal ini guna mencegah penularan penyakit sekaligus membuatnya beristirahat dengan baik agar kondisi kesehatan tubuhnya kembali pulih. 

Di samping itu, Mama pun harus paham jika infeksi dapat menular beberapa hari sebelum gejala muncul dan sesudah gejala hilang. Jadi, pastikan anak sudah pulih sepenuhnya baru izinkan mereka beraktivitas kembali.

3. Menghindari kerumunan, tempat yang terlalu ramai dan sirkulasi udara yang buruk

3. Menghindari kerumunan, tempat terlalu ramai sirkulasi udara buruk
Instagram.com/suprkidz_indoor_playground

Tempat yang ramai dan sirkulasi udara yang buruk menjadi salah satu penyebab penularan infeksi. 

Maka dari itu, orang zaman dahulu menyarankan supaya sebelum 40 hari anak jangan dibawa keluar rumah. Hal ini guna melindungi anak-anak agar tidak terkena infeksi. Sebab, anak bayi belum memiliki daya tahan tubuh yang sempurna. 

Selain itu, saat ini pun ada Covid-19 dan hepatitis akut misterius yang bisa menular pada anak-anak melalui sirkulasi udara. Jadi, jika Mama ingin membawa si Kecil keluar rumah, harus ekstra hati-hati. Jangan ke tempat yang terlalu ramai dan sumpek tidak ada sirkulasi udara.

Nah itulah beberapa tips hal yang harus Mama lakukan agar anak tetap sehat terhindar dari infeksi. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk