Efektifkah EA Mask Sebagai Perlindungan Ekstra bagi Kesehatan Anak?

Apakah EA Mask bisa menggantikan penggunaan masker untuk melindungi anak dari Covid-19?

27 Mei 2021

Efektifkah EA Mask Sebagai Perlindungan Ekstra bagi Kesehatan Anak
ecomsingapore.sg

Selama masa pandemi Covid-19 ini, berbagai produk perlindungan tubuh dari bahaya virus menjadi viral satu per satu.

Hal ini bukannya tanpa alasan. Penyebaran virus yang cepat, banyaknya kasus setiap hari, dan makin banyaknya varian Covid-19 membuat orang-orang merasa tidak aman keluar rumah walaupun sudah mengenakan masker.

Ditambah lagi, masker kain tidak memberi perlindungan maksimal terhadap Covid-19 dibanding masker bedah. Sedangkan kita tidak dianjurkan untuk terus-menerus mengenakan masker bedah.

Mama ingat kan fenomena para tenaga medis kekurangan masker bedah karena orang berbondong-bondong memborong masker ini di awal Covid-19 masuk Indonesia? Bahkan ada oknum nakal yang bisa menimbunnya.

Mengenakan produk-produk yang diklaim dapat melindungi tubuh dari virus seperti perisai tak terlihat bisa membuat penggunanya merasa lebih aman. EA Mask menjadi salah satunya.

EA Mask merupakan disinfektan mini buatan Jepang berbahan klorin dioksida yang dikaitkan di baju.

Apa ya kegunaan EA Mask? Bagaimana cara kerjanya? Apakah aman digunakan? Bagaimana efektivitasnya?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan Popmama.com bahas di bawah. Jangan sampai salah kaprah dengan produk tersebut ya, Ma.

Editors' Picks

1. Apa kegunaan EA Mask dan bagaimana cara kerjanya?

1. Apa kegunaan EA Mask bagaimana cara kerjanya
Youtube.com/EA Mask

Dilansir dari laman ecomsingapore.sg, EA Mask berfungsi sebagai perlindungan individu yang membasmi kuman, bakteri, virus, dan jamur di udara.

EA Mask diklaim dapat memberikan perisai perlindungan 360 derajat dalam radius 1 meter selama 24 jam sehari dan akan berfungsi selama 1 bulan penuh.

Produk canggih ini menggunakan butiran klorin dioksida (ClO2 dalam bentuknya yang distabilkan) yang akan mulai bekerja setelah film pelindungnya dilepas.

Klorin dioksida telah dikategorikan sebagai disinfektan oleh WHO.

Video di channel Youtube EA Mask menjelaskan bahwa EA Mask akan menghasilkan klorin dioksida ketika mengalami kontak dengan kelembaban di udara.

Molekul klorin dioksida lebih berat daripada udara. Jadi, molekul-molekul ini tidak akan hilang dengan cepat, tapi akan mengapung di sekitar tubuh dan melekat di baju pengguna.

Virus, kuman, serta jamur akan teroksidasi dan kehilangan kemampuan menduplikasi diri ketika bersentuhan dengan baju pengguna.

Klorin dioksida yang dihasilkan EA Mask juga mampu menghancurkan tirosina penyusun protein virus dengan cepat sehingga virus tidak bisa menginfeksi binatang ataupun tumbuhan.

Tak hanya itu, klorin dioksida dari EA Mask dapat membunuh basil, virus, alga, dan jamur.

2. Amankah digunakan anak?

2. Amankah digunakan anak
ecomsingapore.sg

Mama ingat ketika penggunaan Virus Shut Out menjadi tren di Indonesia? Ketika itu, banyak orang mengemukakan pendapat dan pengetahuannya. Salah satunya adalah ahli virologi dan imunologi dr. Ariane Davison.

Beliau mengatakan bahwa bahan aktif klorin dioksida akan membuat iritasi pada pernapasan dan iritasi mata serta kulit terbakar kalau benda tersebut didekatkan ke wajah.

Karena klorin dioksida dinilai berbahaya, Virus Shut Out dilarang di berbagai negara.

Nah, EA Mask juga menghasilkan klorin dioksida, Ma. Kalau begitu, EA Mask aman digunakan atau tidak, ya?

Dilansir dari laman ecomsingapore.sg, EA Mask diproduksi dengan mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh World Health Organization (WHO).

WHO telah menyatakan EA Mask aman digunakan oleh segala usia. Anak pun boleh memakainya.

Pihak Ecom juga menyatakan bahwa bukti klinis yang kuat, berbagai penelitian independen, dan studi akademis oleh para ahli terkemuka telah menunjukkan bahwa klorin dioksida padat (bahan yang digunakan dalam EA Mask) merupakan disinfektan yang aman dan ampuh kalau digunakan sesuai petunjuk.

WHO pun telah menetapkan batas aman pelepasan gas klorin dioksida, yaitu sebesar 0,1 ppm. Sedangkan gas klorin dioksida yang dilepaskan EA Mask hanya sebesar 0,017 ppm.

Dengan segala penjelasan ini, pihak Ecom meyakinkan bahwa EA Mask aman digunakan.

Namun, anak-anak tetap perlu pengawasan dari orang dewasa ketika menggunakannya, Ma. Pihak Ecom pun menyarankan agar Mama menjelaskan kepada anak tentang cara menggunakan EA Mask dengan benar.

3. Bisakah EA Mask menggantikan penggunaan masker sebagai perlindungan dari Covid-19?

3. Bisakah EA Mask menggantikan penggunaan masker sebagai perlindungan dari Covid-19
Pexels/Jan Kopriva

Di masa pandemi ini, marketing yang menyatakan bahwa EA Mask bekerja lebih keras dibanding masker konvensional dikhawatirkan akan membuat orang-orang lengah terhadap Covid-19.

Dilansir dari laman mothership.sg, sebuah penelitian di Jepang tahun 2017 sempat mengamati 4 merek perangkat pelindung tubuh seperti ini.

Penelitian tersebut menemukan bahwa viral load di udara mirip dengan yang ditemukan di dekat semua perangkat yang diuji. Ini menunjukkan bahwa perangkat-perangkat tersebut sama sekali tidak efektif.

Pada 30 Maret 2020, Malaysiakini melaporkan bahwa Pusat Racun Nasional Malaysia telah mengeluarkan pernyataan di Facebook terkait perangkat-perangkat tersebut.

Mereka menyanggah produk semacam ini dapat menangkal Covid-19 bagi pengguna.

Pihak berwenang di Malaysia juga memperingatkan masyarakatnya bahwa lanyard “tag kesehatan” yang mengeluarkan klorin dioksida dapat membuat iritasi pada sistem pernapasan.

Yang menjadi perhatian mereka adalah kenyataan bahwa orang-orang yang percaya begitu saja pada perangkat semacam ini cenderung lengah terhadap Covid-19 karena sudah merasa aman.

Keefektifan EA Mask memang masih menjadi perdebatan. Apalagi untuk perlindungan diri dari Covid-19. Belum ada penjelasan ilmiah tentang ini.

Tapi yang pasti, dilansir dari ecomsingapore.sg, EA Mask diluncurkan pada tahun 2012 Ma. Bukan produk baru yang diciptakan khusus untuk menangkal Covid-19.

Pihak Ecom sendiri menyatakan bahwa mereka tidak menyarankan EA Mask digunakan sebagai pengganti masker bedah.

Mereka menyarankan masyarakat untuk tetap mengenakan masker sesuai anjuran pemerintah untuk melindungi diri dari Covid-19 walaupun sudah menggunakan EA Mask.

Itulah penjelasan mengenai produk EA Mask yang diklaim dapat melindungi tubuh dari virus.

Memang masih banyak pro-kontra Ma, mengenai produk ini. Tapi intinya, jangan sampai produk ini membuat kita lengah terhadap Covid-19 ya, Ma.

Yang paling aman adalah tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara cuci tangan, social distancing, dan menggunakan masker kalau keluar rumah walaupun sudah menggunakan EA Mask.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.