Eksklusif: Natasha Rizky Mulai Melatih Anak untuk Bersyukur Sejak Dini

Mengajarkan kebiasaan positif memang lebih baik sejak usia anak-anak ya, Ma!

20 Mei 2019

Eksklusif Natasha Rizky Mulai Melatih Anak Bersyukur Sejak Dini
Instagram.com/natasharizkynew

Melatih anak untuk bersyukur dan menghargai apa yang sudah dimilikinya sekarang memang perlu ditanamkan sejak usia dini. Walaupun mengajarkan konsep bersyukur tidak mudah, namun ini perlu dilatih agar menjadi sebuah kebiasaan positif ke depannya. 

Setiap orangtua pun ingin sekali anak-anaknya menjadi sosok positif dengan selalu bersyukur terhadap momen apa saja di dalam hidup. 

Begitu juga dengan Natasha Rizky yang sudah membiasakan diri untuk beryukur khususnya kepada Megumi Arrawda Sachi. Sebagai anak pertama, Megumi sudah bisa diberikan pengertian lebih jauh daripada adik-adiknya dalam memperkenalkan konsep bersyukur. 

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa tips yang sudah diajarkan oleh Natasha kepada Megumi, kali ini Popmama.com telah merangkumnya dalam wawancara eksklusif ketika ditemui di acara Wardah bertajuk Selalu Bersyukur pada (16/5) lalu. 

Penasaran seperti apa? Yuk Ma, disimak!

1. Perlu mengenal karakter anak terlebih dahulu 

1. Perlu mengenal karakter anak terlebih dahulu 
Instagram.com/natasharizkynew

"Menurut aku bersyukur itu penting banget. Bersyukur seharusnya nggak perlu untuk disuruh karena sudah ada dari dalam diri kita masing-masing. Nggak perlu jauh-jauh juga untuk belajar bersyukur karena di lingkungan sekitar ada banyak hal yang bisa diambil pelajarannya," jelas Mama tiga orang anak ini. 

Saat ditanya mengenai pendekatan terhadap anak-anak saat ingin mengajarkan konsep bersyukur, Natasha mengatakan bahwa penting sekali untuk memahami karakter anak terlebih dahulu. 

Perlu disadari bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda, maka penting sekali untuk melakukan pendekatan yang cocok untuk berbagai karakter setiap anak. 

“Orangtua dan anak perlu sama-sama saling memahami karakter masing-masing secara personal,” tambahnya.  

Tujuan dari pendekatan ini agar orangtua lebih semakin memahami karakter anaknya. Dengan begitu, pelan-pelan dapat menemukan cara terbaik untuk mengajarkan konsep bersyukur dan menghargai orang lain. 

Editors' Picks

2. Memperkenalkan konsep bersyukur dengan cara sederhana

2. Memperkenalkan konsep bersyukur cara sederhana
Instagram.com/natasharizkynew

“Megumi anak pertama aku umurnya sudah lima tahun. Nah, si Megumi ini sudah sekolah di antara adik-adiknya yang lain. Aku sudah mengajarkan konsep bersyukur dengan sederhana seperti memperkenalkan dirinya kepada anak-anak yatim piatu. Lalu aku berusaha membiasakan ketika dirinya ingin mendapatkan sesuatu, nggak semudah yang dibayangkan. Jadi aku akan menjelaskan dengan melalui kata-kata sederhana,” ucap istri dari Desta ini. 

Untuk mengajarkan anaknya bersyukur dan belajar menghargai orang lain, terkadang Natasha berusaha menjelaskan dengan sebuah perempuan agar dimengerti oleh anaknya. 

Bahkan kepada putrinya, Natasha juga sudah memperkenalkan kepada anak-anak yang berkebutuhan spesial. Mulai dari orang-orang sekitar yang memiliki kebutuhan fisik ataupun materi. 

Mulai dari sini, pelan-pelan anak akan mulai berpikir bahwa hidupnya jauh lebih beruntung. Dengan begitu, dirinya akan belajar untuk menghargai orang lain sekaligus bersyukur terhadap apa saja yang sudah dimilikinya. 

3. Mengajarkan anak bahwa saat mendapatkan sesuatu itu butuh usaha 

3. Mengajarkan anak bahwa saat mendapatkan sesuatu itu butuh usaha 
Dok. Wardah

Saat ikut terjun di salah satu kampanye #SelaluBersyukur dari Wardah ketika menggelar Ramadan Grateful Gathering, Natasha pun sudah mulai memperkenalkan kepada anaknya konsep bersyukur sejak usia dini. 

Dirinya banyak sudah menerapkan konsep bersyukur melalui kata-kata sederhana agar semakin dimengerti si Kecil. 

“Megumi dapat mainan itu dari Ibu dan ayah. Untuk mendapatkan mainan itu, ibu harus bekerja dulu agar bisa punya uang. Jadi, Megumi harus paham kalau mainan itu dirusak berarti sama saja nggak menghargai pemberian dari ibu dan ayah,” ucap Natasha ketika menjelaskan cara berbicara dirinya kepada Megumi. 

Tak hanya itu, sebagai seorang Mama menerapkan sikap tegas dirinya ingin anak-anak dapat memahami dan belajar bagaimana susahnya untuk mendapatkan sesuatu. Apalagi semua itu membutuhkan usaha, bukan semata-mata terjadi secara instan. 

"Terakhir, anak-anak sudah harus mengetahui bagaimana susahnya untuk mendapatkan sesuatu. Jadi kalau mau sesuatu yang diinginkannya itu ada usaha. Bukan berarti kalau anak ingin mainan langsung dikasih atau dibelikan begitu saja hanya karena harga murah. Namun, anak harus memahami batasannya," jelas Mama dari tiga anak berinisial ‘M’ ini. 

Di akhir wawancara bersama Popmama.com, Natasha Rizky juga sempat mencontohkan caranya memberihan nasihat kepada anak-anaknya. 

"Kita nggak tau nak, hidup kita akan cukup terus berkecukupan atau tidak. Ke depannya semua nggak ada yang mengetahui. Siapa tahu nanti ayah atau ibu nggak bisa begini lagi, gimana? Harus siap makanya!" tutupnya. 

Salut dengan sikap tegas dari Natasha Rizky sebagai seorang Mama!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;