Selama Pandemi, Orangtua Terlibat Penilaian Perkembangan Anak PAUD

Tak hanya guru, keterlibatan orangtua juga diperlukan. Begini caranya!

26 Juni 2020

Selama Pandemi, Orangtua Terlibat Penilaian Perkembangan Anak PAUD
Freepik

Selama pandemi Covid-19 anak-anak memang diharuskan untuk belajar dari rumah. Jika biasanya di sekolah PAUD anak-anak bisa mendapat pengajaran dari para guru, namun selama pandemi dibutuhkan peran orangtua agar proses belajar mengajar menjadi lebih lancar. 

Walau proses belajar terjadi di rumah, namun guru akan tetap harus melakukan penilaian terhadap perkembangan setiap anak.

Penilaian tersebut menjadi proses pengukuran hasil kegiatan belajar anak. Pengukuran dilakukan berdasarkan hasil pengamatan perilaku dan karya yang dibuat si Kecil selama di rumah. 

Perlu diketahui bahwa pengamatan yang dilakukan harus bersifat otentik yaitu sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Penilaian hasil kegiatan belajar anak harus terukur, berkelanjutan dan menyeluruh mencakup pertumbuhan serta perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu.

Jika Mama ingin mengetahui cara penilaian yang perlu dilakukan orangtua untuk anak-anak PAUD selama belajar dari rumah, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Semoga bisa membantu dan mudah dipahami ya, Ma!

1. Kenapa orangtua harus ikut terlibat dalam proses penilaian?

1. Kenapa orangtua harus ikut terlibat dalam proses penilaian
Freepik/Jcomp

Keterlibatan orangtua terhadap perkembangan anak selama masa pandemi sangat dibutuhkan. Pengamatan tersebut membantu pertumbuhan dan perkembangan anak agar semakin terarah. 

Peran orangtua dibutuhkan dalam mengamati berbagai aktivitas si Kecil di rumah, termasuk segala hal yang dilakukan anak ataupun diucapkan oleh anak. Dalam hal ini pengamatan bisa dimulai dari ekspresi wajah, gerakan dan karya anak. Karya anak-anak yang diamati bisa terjadi di halaman rumah, di ruang keluarga, di dapur, kamar mandi atau bahkan di tempat tidur. 

Kemudian, orangtua juga perlu mengamati pertumbuhan fisik anak mulai dari mengukur berat tubuh, tinggi badan hingga lingkar kepala.

Dalam hal ini orangtua perlu mengamati serta mendokumentasikan proses belajar anak ke dalam bentuk foto atau video, sehingga hasil karya anak dapat disampaikan kepada guru melalui media daring (online) seperti Whatsapp atau email. 

Jika Mama mengalami kesulitan mengakses jaringan internet atau jaringan tidak stabil, tak perlu khawatir. Mama dapat menceritakan kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak selama proses pembelajaran di rumah melalui telepon langsung ke guru atau lewat SMS.

Editors' Picks

2. Mengapa perlu adanya penilaian selama proses pembelajaran di rumah?

2. Mengapa perlu ada penilaian selama proses pembelajaran rumah
Freepik/ jcomp

Dilansir dari situs resmi Anggun PAUD sebagai ruang guru dan orangtua PAUD, ada alasan ketika Mama perlu melakukan penilaian terhadap proses belajar mengajar anak selama di rumah. 

Walau proses pembelajaran dilakukan dari rumah selama pandemi Covid-19, namun guru dan orangtua harus saling berkolaborasi memberikan penilaian kepada anak. 

Hal ini dimaksudkan agar keduanya dapat melakukan pengamatan, seperti: 

  • Mengetahui perkembangan belajar anak. 
  • Mengamati kebiasaan anak selama proses pembelajaran di rumah.
  • Mengamati hal-hal apa saja yang anak tahu dan bisa lakukan. 

Berdasarkan hasil pengamatan yang dibantu oleh orangtua, maka akan membantu guru dapat merancang program pembelajaran sesuai dengan minat, kekuatan dan kebutuhan anak-anak selama di rumah. 

Selain itu, program pembelajaran yang direncanakan dan disusun sesuai dengan profil perkembangan anak akan menstimulasi potensi anak menjadi anak yang kompeten. 

Ini bertujuan agar membantu si Kecil menjadi semakin tahu, semakin bisa dan semakin memiliki kebiasaan yang baik.

3. Kapan penilaian terhadap anak-anak bisa dilakukan?

3. Kapan penilaian terhadap anak-anak bisa dilakukan
Freepik/prostooleh

Dalam situs Anggun PAUD dijelaskan bahwa orangtua dapat melakukan berbagai pengamatan selama anak berada di dalam rumah. 

Pengamatan pada berbagai aktivitas anak di rumah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, mulai dari sejak anak bangun tidur hingga kembali berangkat tidur di malam hari. 

Dari pengamatan yang dilakukan oleh orangtua, nantinya guru akan melanjutkan penilaian untuk anak-anak. 

Penilaian terhadap berbagai informasi yang diberikan oleh orangtua akan berhubungan dengan aspek pertumbuhan fisik dan enam aspek perkembangan lainnya, antara lain: 

  • Nilai agama dan moral
  • Perkembangan kognitif
  • Perkembangan bahasa 
  • Perkembangan sosial emosional
  • Perkembangan seni
  • Perkembangan fisik motorik (gerakan motorik kasar dan halus, serta kesehatan fisik)

4. Bagaimana cara orangtua mendokumentasikan hasil karya anak di rumah sebagai bentuk penilaian?

4. Bagaimana cara orangtua mendokumentasikan hasil karya anak rumah sebagai bentuk penilaian
Freepik/Maria-sbytova

Selama kondisi pandemi Covid-19 dan proses pembelajaran terjadi di rumah, maka guru akan meminta bantuan orangtua untuk mengirimkan foto-foto hasil karya atau video proses kegiatan si Kecil. 

Jika sedang ada tugas untuk meningkatkan kreativitas anak, maka hasil karya mereka bisa didokumentasikan. Dokumentasi dari hasil karya anak-anak di rumah bisa berupa gambar, lukisan, hasil kolase, hasil guntingan, tulisan atau coretan- coretan. 

Selain itu, kegiatan kriya anak ketika bermain playdough atau pasir dapat didokumentasikan juga prosesnya. 

Pengiriman tersebut bisa melalui email atau Whatsapp. Kemudian, guru akan melakukan penilaian pada hasil karya dan video proses kegiatan anak tersebut. 

Untuk memudahkan guru dalam melakukan penilaian, orangtua perlu menuliskan nama dan tanggal hasil karya yang dilakukan oleh anak. Nantinya guru akan menyampaikan hasil penilaian mereka agar perkembangan dan pertumbuhan anak bisa ditingkatkan. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.