Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Gangguan Kesehatan Anak Selama Mudik, Ini Tipsnya!
Freepik
  • Mudik bersama si Kecil bisa memicu berbagai gangguan kesehatan karena perubahan lingkungan dan perjalanan panjang.

  • Beragam masalah seperti mabuk perjalanan hingga kelelahan sensorik bisa terjadi, namun dapat dicegah dengan langkah yang tepat.

  • Dengan persiapan dan kepekaan Mama, kesehatan dan kenyamanan si Kecil selama mudik bisa tetap terjaga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mudik adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul dengan keluarga besar. Namun perjalanan panjang yang harus ditempuh seringkali membawa tantangan kesehatan tersendiri, terutama untuk si Kecil.

Banyak gangguan kesehatan yang muncul selama mudik sebenarnya bisa dicegah dengan persiapan yang tepat. Masalahnya, Mama sering tidak menyadari bahwa hal-hal kecil selama perjalanan bisa berdampak pada kesehatan si Kecil.

Si Kecil lebih rentan terhadap perubahan lingkungan dan rutinitas.

Duduk lama, perubahan pola makan, dan paparan terhadap area publik bisa memicu berbagai masalah kesehatan yang mengganggu kenyamanan perjalanan.

Berikut Popmama.com rangkum 8 gangguan kesehatan anak selama mudik beserta tipsnya

1. Mabuk perjalanan

Freepik

Mabuk perjalanan adalah masalah paling umum yang dialami si Kecil saat mudik. Gerak kendaraan yang terus-menerus bisa membuat sistem keseimbangan di telinga si Kecil terganggu, memicu mual dan pusing.

Gejala mabuk perjalanan pada si Kecil bisa dimulai dengan wajah yang pucat, keringat dingin, dan mulai mengeluh perutnya tidak enak. Kalau tidak segera ditangani, si Kecil bisa muntah dan membuat perjalanan jadi sangat tidak nyaman.

Otak si Kecil masih dalam tahap perkembangan sehingga lebih sensitif terhadap apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan oleh sistem keseimbangan tubuh. Ini yang membuat mereka lebih rentan mabuk perjalanan dibanding orang dewasa.

Tips mencegah mabuk perjalanan:

  • Dudukkan si Kecil di posisi tengah atau depan agar pandangannya lebih stabil

  • Hindari membaca atau main ponsel yang membuat mata fokus pada objek bergerak

  • Buka jendela sedikit untuk sirkulasi udara segar

  • Beri makan ringan sebelum perjalanan, hindari perut kosong atau terlalu kenyang

  • Siapkan kantong plastik dan tisu basah untuk berjaga-jaga

  • Konsultasikan dengan dokter tentang obat anti mabuk yang aman untuk si Kecil

2. Masalah kulit selama perjalanan

Freepik/user18526052

Kulit si Kecil sangat sensitif dan mudah bereaksi terhadap perubahan lingkungan selama perjalanan. Biang keringat, iritasi, atau justru kulit kering karena AC adalah masalah yang sering muncul tapi kadang diabaikan Mama.

Biang keringat biasanya muncul di lipatan kulit seperti leher, ketiak, atau punggung karena si Kecil duduk lama dan berkeringat. Sementara kulit kering bisa terjadi karena AC mobil atau bus yang terlalu dingin dan mengurangi kelembaban kulit.

Duduk dalam posisi yang sama terlalu lama juga bisa membuat area tertentu seperti bokong atau paha terasa tidak nyaman, terutama kalau si Kecil pakai popok atau celana yang terlalu ketat.

Tips menjaga kesehatan kulit:

  • Pakaikan si Kecil baju yang nyaman, menyerap keringat, dan tidak terlalu ketat

  • Bawa lotion atau pelembab untuk menjaga kelembaban kulit

  • Sesekali atur suhu AC agar tidak terlalu dingin

  • Saat istirahat di rest area, biarkan si Kecil bergerak dan kulit bisa "bernapas"

  • Bawa bedak atau salep khusus untuk mencegah ruam popok kalau si Kecil masih pakai diapers

  • Ganti baju si Kecil kalau sudah terlalu basah karena keringat

3. Sembelit saat mudik

Freepik

Sembelit adalah masalah yang jarang dibahas tapi ternyata sangat sering terjadi pada si Kecil selama mudik. Perubahan pola makan, kurang minum, dan kurang gerak membuat sistem pencernaan si Kecil terganggu.

Si Kecil yang biasanya buang air besar teratur tiba-tiba jadi susah buang air besar (BAB) karena selama perjalanan lebih banyak makan camilan makanan yang kurang serat. Ditambah lagi, si Kecil sering menahan keinginan BAB karena tidak nyaman dengan toilet umum.

Sembelit yang dibiarkan bisa membuat si Kecil jadi rewel dan tidak nyaman. Perut terasa penuh, kembung, dan si Kecil jadi tidak nafsu makan meski sudah sampai di tempat tujuan.

Tips mencegah sembelit:

  • Pastikan si Kecil cukup makan makanan berserat seperti buah dan sayur

  • Bawa buah potong atau snack sehat yang kaya serat

  • Ingatkan si Kecil untuk minum air putih yang cukup, jangan tunggu sampai haus

  • Jangan biarkan si Kecil menahan keinginan BAB, cari toilet terdekat saat si Kecil bilang mau

  • Ajak si Kecil bergerak saat istirahat di rest area untuk membantu pergerakan usus

  • Kalau perlu, bawa obat pencahar ringan yang sudah dikonsultasikan dengan dokter

4. Pegal dan kaku karena kurang gerak

Freepik

Duduk terlalu lama dalam posisi yang sama membuat otot dan sendi si Kecil jadi kaku. Si Kecil yang aktif biasanya sangat tidak nyaman dengan kondisi ini dan bisa jadi rewel tanpa Mama menyadari penyebabnya.

Berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengatur posisi duduk sendiri, si Kecil seringkali tidak sadar bahwa tubuh mereka butuh peregangan. Mereka hanya merasakan tidak nyaman tapi tidak tahu harus bagaimana.

Kekakuan otot yang tidak ditangani bisa membuat si Kecil sulit tidur nyenyak meski sudah lelah. Bahkan setelah sampai di tempat tujuan, si Kecil masih terlihat rewel dan tidak mau diajak bermain.

Tips mencegah pegal dan kaku:

  • Setiap 1-2 jam sekali, ajak si Kecil berhenti di rest area untuk peregangan ringan

  • Gerakan sederhana seperti mengangkat tangan ke atas, memutar leher, atau jalan-jalan kecil sudah cukup membantu

  • Di dalam mobil, sesekali ajak si Kecil menggerakkan kaki atau tangan

  • Bawa bantal leher atau bantal kecil untuk menopang punggung si Kecil agar posisi duduk lebih nyaman

  • Kalau si Kecil tidur, atur posisi tidurnya agar tidak terlalu pegal saat bangun

  • Pijat ringan pada kaki atau tangan si Kecil saat istirahat

5. Overstimulasi dan kelelahan sensorik

Freepik/topntp26

Perjalanan mudik penuh dengan stimulasi yang berlebihan untuk si Kecil. Suara ramai di jalan, perjalanan panjang, banyak orang di rest area, dan perubahan lingkungan terus-menerus bisa membuat si Kecil kewalahan.

Si Kecil yang masih kecil belum punya kemampuan untuk memfilter stimulasi seperti orang dewasa. Semua yang mereka lihat, dengar, dan rasakan diproses sekaligus tanpa bisa dipilah mana yang penting dan tidak.

Akibatnya, si Kecil bisa jadi mudah menangis atau bahkan tantrum tanpa alasan yang jelas. Ini bukan karena mereka nakal, tapi karena sistem sensorik mereka butuh istirahat.

Tips mengatasi overstimulasi:

  • Kasih waktu tenang untuk si Kecil, misalnya dengan tidur siang atau sekadar duduk diam sebentar

  • Kurangi stimulasi berlebihan seperti musik yang terlalu keras atau mainan yang berisik

  • Bawa benda familiar dari rumah seperti boneka atau selimut favorit untuk memberikan rasa aman

  • Hindari rest area yang terlalu ramai kalau si Kecil sudah terlihat lelah

  • Buat rutinitas sederhana di mobil agar si Kecil merasa lebih terkontrol

  • Bicara dengan suara lembut dan tenang saat si Kecil mulai terlihat overwhelmed

6. Risiko infeksi dari area publik

Freepik/alexphotos

Perjalanan mudik tidak lepas dari paparan terhadap area publik seperti rest area, toilet umum, atau tempat makan. Si Kecil yang masih kecil belum paham betul tentang kebersihan dan sering menyentuh berbagai permukaan.

Pegangan kursi, meja, gagang pintu toilet, atau keran air adalah tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Yang lebih mengkhawatirkan, si Kecil sering menyentuh wajah, mata, atau memasukkan tangan ke mulut tanpa sadar setelah menyentuh permukaan kotor.

Risiko tertular penyakit seperti diare, flu, atau infeksi lainnya meningkat selama mudik karena banyaknya kontak dengan orang dan tempat yang berbeda-beda.

Tips mencegah infeksi:

  • Selalu bawa tisu basah antibakteri dan hand sanitizer

  • Lap tangan si Kecil sebelum makan dan setelah menyentuh benda-benda di area publik

  • Edukasi si Kecil dengan cara sederhana tentang pentingnya tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor

  • Kalau memungkinkan, bawa alas duduk portable untuk si Kecil di toilet umum

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap kali ada kesempatan

  • Bawa makanan dan minuman sendiri untuk mengurangi kontak dengan area publik

7. Bau dan sensitivitas penciuman

Freepik

Si Kecil punya indra penciuman yang lebih sensitif dibanding orang dewasa. Bau kendaraan, bensin, asap rokok, atau bahkan bau makanan tertentu bisa memicu mual atau pusing pada si Kecil.

Bau yang mungkin biasa saja untuk orang dewasa bisa terasa sangat menyengat untuk si Kecil. Apalagi kalau dikombinasikan dengan gerak kendaraan, bau-bauan ini bisa memperparah mabuk perjalanan.

Si Kecil yang sudah mulai merasa mual karena bau seringkali tidak bisa mengungkapkan dengan jelas apa yang mereka rasakan. Mereka hanya bilang "enak" atau tiba-tiba jadi rewel tanpa alasan.

Tips mengatasi masalah bau:

  • Bawa aromaterapi ringan seperti minyak kayu putih atau minyak telon yang familiar untuk si Kecil

  • Pastikan ventilasi udara di kendaraan cukup baik, buka jendela sedikit untuk sirkulasi

  • Hindari membawa makanan dengan bau menyengat di dalam mobil

  • Kalau si Kecil mulai mengeluh tentang bau, segera cari udara segar

  • Jauhkan si Kecil dari sumber bau seperti toilet atau tempat sampah saat di rest area

  • Bawa masker ringan kalau si Kecil mau memakainya saat bau tidak bisa dihindari

8. Kesehatan gigi karena konsumsi camilan

Freepik

Mudik identik dengan snack dan jajanan. Si Kecil yang biasanya punya jadwal makan teratur tiba-tiba jadi ngemil terus sepanjang perjalanan. Ini membuat risiko gigi berlubang meningkat drastis.

Makanan manis dan lengket yang dikonsumsi terus-menerus tanpa diselingi minum air putih atau gosok gigi bisa merusak email gigi si Kecil. Apalagi kalau si Kecil tertidur setelah makan tanpa berkumur atau sikat gigi.

Yang lebih parah, kebiasaan ngemil terus ini kadang terbawa sampai di tempat tujuan dan si Kecil jadi susah kembali ke pola makan normal.

Tips menjaga kesehatan gigi:

  • Pilih snack yang lebih sehat seperti buah potong, keju, atau biskuit tanpa gula berlebihan

  • Pastikan si Kecil minum air putih setelah makan untuk membilas sisa makanan

  • Bawa sikat gigi dan pasta gigi travel size untuk digunakan saat istirahat di rest area

  • Batasi konsumsi permen atau cokelat, jangan biarkan si Kecil ngemil terus tanpa henti

  • Kalau si Kecil makan sesuatu yang manis, suruh berkumur dengan air putih

  • Setelah sampai tujuan, langsung sikat gigi si Kecil sebelum tidur

Persiapan yang matang sebelum berangkat mudik sangat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan.

Bawa perlengkapan yang dibutuhkan seperti obat-obatan, tisu basah, hand sanitizer, dan makanan sehat untuk si Kecil.

Ingat bahwa si Kecil tidak selalu bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan dengan jelas. Mama harus lebih peka terhadap perubahan perilaku si Kecil yang mungkin jadi tanda mereka sedang tidak nyaman.

Apakah Mama sudah mempersiapkan kebutuhan si Kecil untuk mudik nanti?

Editorial Team