Berdasarkan data dari National Center for Missing Exploited Children (NCMEC), dalam empat tahun terakhir, ditemukan sekitar 5,5 juta kasus pornografi anak di Indonesia. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara keempat di dunia, dan negara kedua di Asia Tenggara.
Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto sendiri mengungkapkan jika korbannya cukup beragam, mulai dari anak preschool, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga anak sekolah menengah atas, dengan rata-rata usia 12-14 tahun.
Mengutip dari statista.com, kekerasan sexual anak-anak termasuk pornografi meningkat beberapa tahun ke belakang. Peningkatan ini terjadi karena pandemi yang terjadi beberapa tahun lalu menyebabkan banyak orang aktif online untuk waktu yang lebih lama. Meningkatkan paparan anak kepada komunitas atau orang yang berbahaya.
Pada kesempatan kali ini, Popmama.com ingin mengajakmu menyelami masalah kasus pronografi anak yang meningkat di Indonesia. Simak selengkapnya, berita Indonesia posisi keempat konten porno anak di dunia.
